Rahayu, Theresia Sri
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING Emilia, Emilia; Wasitohadi, Wasitohadi; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.84

Abstract

Pembelajaran  Matematika merupakan pembelajaran yang dianggap sulit dan kurang menyenangkan bagi siswa. Upaya meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di Sd Negeri Ledok 05 Salatiga dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving. Problem Solving(Pemecahan Masalah) merupakan suatu metode pembelajaran yang meliputi kemampuan untuk mencari informasi, menganalisis situasi, dan mengidentifikasi masalah dengan tujuan menghasilkan suatu penemuan sehingga dapat  mengambil suatu tindakan untuk mencapai sasaran. Penelitian yang dilakukan  merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa khusus nya pada pembelajaran Matematika, dengan mempersiapkan suatu perencanaan ,tindakan, observasi, serta refleksi Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukan terjadinya suatu peningkatan terhadap hasil belajar siswa di Sd Negeri Ledok 05 Salatiga. Hal ini di tunjukan pada presentase hasil belajar siswa pada siklus 1 menunjukan 32%, pada siklus II 41% peningkatan ini berdampak positif terhadap sebuah hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelas V SD Negeri Ledok 05 Salatiga
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS 4 SD Cahyo, Riky Nur; Wasitohadi, Wasitohadi; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Basicedu Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.118

Abstract

Penenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPS dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual siswa kelas IV SD.  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan berbantuan media audio visual, dikarenakan dengan model dan berbantuan media siswa menjadi lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ini juga menjadikan siswa mampu berfikir kritis
Penerapan Pendekatan Saintifik dan Model Team Games Tournament Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Hermawan, Albertus; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i2.386

Abstract

Abstrak Pembelajaran saintifik menekankan pada proses pencarian pengetahuan dari pada transfer pengetahuan, peserta didik dipandang sebagai subjek pembelajar yang perlu dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran. Model Team Games Tournament melibatkan peserta didik sebagi tutor sebaya, mengandung unsur permainan yang bisa meningkatkan semangat belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan motivasi belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran Saintifik dan Team Games Tournament (TGT). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimental research). Penelitian dilaksanakan di SD Mukiran 03 dan SD Mukiran 04, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang pada Semester 2 tahun pelajaran 2019 - 2020. Pelaksanaan eksperimen dilakukan di kelas 4, dengan masing – masing sampel sebesar 20 peserta didik. Uji Beda dilakukan dengan metode independent t test untuk mengetahui secara komparatif perbedaan mean rata – rata bermakna antara 2 kelompok. Nilai signifikansi dari kesamaan varians yang diasumsikan dan kesamaan varians yang tidak diasumsikan memperoleh nilai < nilai alpha (0,000 < 0,050). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kelompok yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran saintifik (SDN Mukiran 03) memiliki perbedaan signifikan dengan kelas yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran team games tournament (SDN Mukiran 04).
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Tematik di Sekolah Dasar Candra, Andista Mutia; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1212

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat validitas, tingkat kepraktisan dan tingkat efektifitas Media Pembelajaran Berbasis Game Interatif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Tematik pada Materi Operasi Hitung Bilangan Cacah Kelas 2 SD. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D) yang telah dikembangkan oleh (Sukmadinata, 2016:164). Penelitian ini dilakukan menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Tahap Analisis (Analysis), Tahap Perancangan (Design), Tahap Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Data hasil uji validasi ahli diperoleh sebagai berikut: (1) persentase yang diperoleh dari uji validasi ahli materi sebesar 75% dengan kategori baik, sedangkan uji ahli media didapatkan skor sebesar 77% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan data yang diperoleh dari uji validitas ahli materi dan ahli media, maka dapat disimpulkan bahwa Media Pembelajaran Berbasis Game Interatif untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Tematik pada Materi Operasi Hitung Bilangan Cacah Kelas 2 SD telah layak digunakan
Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation (GI) dan Teams Games Tournament (TGT) Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Palupi, Intan Diyah Retno; Rahayu, Theresia Sri
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i1.33451

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematika sangat penting dikembangkan, untuk itu diperlukan adanya proses pembelajaran matematika yang banyak melibatkan siswa secara aktif khususnya dalam proses pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keefektivitas model pembelajaran Group Investigatin (GI) dan Teams Games Tournament (TGT) ditinjau dari kemampuan berpikir kritis Matematika. Penelitian yang digunakan adalah kajian meta-analisis, dengan mengumpulkan beberapa artikel serta jurnal yang relevan. Penelitian ini menggunakan beberapa Uji Prasayarat. Untuk menentukan Uji rata-rata penelitian ini menggunakan Uji Ancova untuk mengetahui perbedaan pada model pembelajaran, kemudian dihitung dengan teknik Effect Size berbantuan SPSS 24.00 for Windows. Hasil analisis data diperoleh bahwa Teams Games Tournament lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis Matematika dibandingkan Group Investigation. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil data dengan nilai signifikasi > 0,05, dalam Uji Ancova mendapatkan hasil bahwa nilai posttest model pembelajaran Group Investigation yakni 76,3000 dan 82,2000 untuk model pembelajaran Teams Games Tournament. Kemudian, pada Fhitung diperoleh nilai 10,751 dan untuk  Ftabel diperoleh hasil 3,59, maka Fhitung  > Ftabel dengan nilai 10,751 > 3,59 dan signifikasinya 0,004 < 0,05. Untuk Uji Effect Size diperoleh hasil pada Partial Eta Squared yakni 0,297 dengan nilai Siginifikansi 0,004. Maka dapat dinyatakan dari hasil tersebut, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara model Group Investigation dan model Teams Games Tournament ditinjau dari kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Matematika siswa Sekolah Dasar.
Meta Analisis Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Laerning dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Matematika SD Afrianingrum, Sayekti Dona; Rahayu, Theresia Sri
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i1.33503

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan siswa dalam pemecahan maslah akibat penggunaan pembelajaran dengan metode ceramah dan pembelajaran dengan pendekatan berpusat kepada siswa, menjadi salah satu alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji perbedaan komparasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Posing terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika Sekolah Dasar dengan menggunakan Meta-Analisis. Dalam penelitian ini langkah pertama yang dilakukan yaitu menentukan masalah. Langkah kedua pencarian data jurnal penelitian diinternet melalui Google Cendekia. Setelah selesai pencarian data, maka peneliti memperoleh 20 jurnal yang sesuai. Langkah ketiga menganalisis data penelitian untuk memperoleh hasil dan kesimpulan yang kuta, dan langkah keempat serta terakhir yaitu laporan hasil penelitian dengan menyampaikan bagian-bagian penting dari hasil penelitian yang telah diperoleh. Uji Prasyarat dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Komparasi, serta uji Independent Sample t Test. Dengan melakukan uji normalitas menggunakan uji Stastistik atau Kolmogorov-Smirnov uji telah berdistribusi normal jika nilai signifikan mempunyai nilai rata-rat diatas 0,05. sehingga memberikan pengaruh tergolong terhadap meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika
Efektifitas Model Pembelajaran Problem Solving dan Group Investigation terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD dalam Pembelajaran Matematika: Meta – Analisis Yuliyanti, Ana; Rahayu, Theresia Sri
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v4i1.33518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran Problem Solving dan Group Investigation terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran Matematika siswa SD. Metode penelitian ini adalah meta-analisis. Penelitian dimulai dengan dengan merumuskan masalah penelitian dan menguji hasil penelitian yang relevan untuk dianalisis. Data dikumpulkan dengan menelusuri artikel dan jurnal dengan menggunakan Google Scholar. Hasil analisis data diperoleh bahwa model pembelajaran Group Investigation memiliki peningkatan lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran Problem Solving, yakni 15,90% dan 14,06%. Data dianalisis dan diolah menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS). Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa pembelajaran Cooperative Learning tipe Problem Solving dan Group Investigation tidak memiliki perbedaan signifikan dengan nilai Sig. > 0,05 dan memiliki kualitas yang sama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Maka dapat dinyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Problem Solving dan Group Investigation terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD dalam pembelajaran Matematika.
Perbedaan Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dan Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Monopoli terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Saputro, Okta Aji; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v4i1.24719

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan  berpikir kritis siswa kelas IV di Gugus Joko Tingkir Salatiga. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest Posttest Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini meliputi tiga Sekolah Dasar yang terletak di gugus Joko Tingkir Salatiga dengan Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel penelitian meliputi 25 siswa kelas IV SD Negeri Tingkir Lor 01 sebagai keompok eksperimen, 25 siswa kelas IV SD Negeri Tingkir Tengah 02 sebagai kelompok kontrol dan 25 siswa kelas IV SD Negeri Tingkir Lor 02 sebagai kelas uji validitas. Ada dua teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teknik tes yang berupa 15 soal pilihan ganda dan teknik non tes yang berupa pengamatan dan wawancara. Teknik analisis yang dipakai meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t yang diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0.00 < 0.05, maka H0 ditolak Ha diterima atau dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan  berpikir kritis siswa kelas IV SD di Gugus Joko Tingkir Salatiga. Hal ini juga didukung dari data deskriptif yang menunjukkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelompok eksperimen (kelas Project Based Learning) lebih tinggi dibandingkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelompok kontrol (kelas Problem Based Learning).
Efektivitas Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Make a Match dan Numbered Head Together: Kajian Meta – Analisis Prameswari, Dinda Putri; Rahayu, Theresia Sri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i1.28244

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana menentukan model pembelajaran cooperatif learning yang tepat bagi siswa. Hal ini dapat ditinjau dari dua model yang diajukan yaitu make a match dan numbered head together. Kedua model diasumsikan dapat meningkatkan hasil belajar melalui berbagai hasil penelitian sebelumnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian meta analisis. Teknik pengumpulan data dengan observasi dilakukan menggunakan jurnal penelitian terdahulu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik uji Uji hipotesis dilakukan dengan analisis deskriptif uji beda rata-rata t-test. Hasil penelitian tentang efektivitas model pembelajaran cooperative learning tipe make a match dan numbered head together dengan kajian meta – analisis tidak diperoleh perbedaan signifikan dengan nilai Sig. > 0.05. Pembelajaran yang diterapkan kepada siswa menggunakan model make a match dan numbered head together memiliki tingkat keberhasilan yang sama. Peneliti menyarankan untuk mengembangkan evaluasi meta analisis dengan berbagai pendekatan model yang lebih variatif. Secara umum penerapan model pembelajaran tipe make a match dan numbered head together relatif memiliki tingkat keberhasilan yang sama sehingga pelaksanaan di kelas dapat diterapkan dengan maksimal.Kata Kunci: Make a Match, Numbered Head Together, Meta – Analisis.
Development of Comic Media on Learning Theme 7 Sub-Theme 4 in Third Grade Elementary Schools Kristiyanto, Daniel; Rahayu, Theresia Sri
International Journal of Elementary Education Vol 4 No 4 (2020): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v4i4.30206

Abstract

The lack of concrete learning media affects student learning outcomes, requiring learning media to motivate students to learn. This study aimed to develop comic media in learning Theme 7, Sub-theme 4 to improve third-grade elementary school students' learning outcomes. This research is development research, using the 4D development model. The subject of this research is the validity of comic media. The data collection method used was providing validation sheets to experts. The instrument used was a non-test instrument in the form of a comic media validation sheet. The data analysis technique used is quantitative statistical analysis. This development results indicate that the validation results on the material expert test obtained results with a score of 44 with a percentage of 73%. The media expert test results obtained a score of 90, with a percentage of 90%. So it can be concluded that the development of comic media in learning theme 7 sub-theme 4 to improve student learning outcomes is declared valid. This research implies that comic media can create student interest in learning and reading interest.