Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Edukasi pemanfaatan Tanaman Herbal Lokal dan Pelatihan Pemasaran Produk Olahan Ika Fitri Apriani; Rifqy Muhammad Hamzah; Adam Hermawan; Intan Ade Ayuna; Tisya Aulia Zahra; Zulfa Faizatul Maula; Malendra Athaya Suhendar; Nilamsari Nilamsari; Aryanuca Aryanuca
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/k55k7f89

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam pemanfaatan sumber daya lokal dan pengembangan usaha produktif masyarakat. Namun, KWT Sajatina Mekar di Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan tanaman herbal, pengembangan produk bernilai tambah, pengelolaan usaha, serta pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman anggota KWT mengenai pemanfaatan tanaman herbal lokal dan pemasaran produk olahannya. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, persiapan, edukasi tanaman herbal, pelatihan pemasaran, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 19 anggota KWT mengikuti kegiatan yang mencakup pengenalan dan budidaya tanaman herbal, pengemasan produk, penentuan harga jual, serta pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pretest dan posttest dengan analisis normalized gain (N-Gain). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 2,78 menjadi 3,32, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,466 yang termasuk kategori sedang. Sebanyak 63,16% peserta berada pada kategori peningkatan sedang, 15,79% tinggi, dan 21,05% rendah. Hasil tersebut menunjukkan perubahan skor evaluasi yang positif setelah kegiatan. Program ini menjadi langkah awal penguatan kapasitas KWT melalui integrasi edukasi tanaman herbal dan pemasaran produk olahan, dengan kebutuhan pendampingan lanjutan untuk mendukung penerapan keterampilan dan keberlanjutan usaha. 
The effect of the GASING method on elementary school students' self-efficacy in mathematics learning Ika Fitri Apriani; Nakita Puspita Sari; Rifqy Muhammad Hamzah; Tria Antiya; Intan Ade Ayuna
International Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/ijmme.v4i3.2365

Abstract

Purpose – This study examined the effect of the GASING (Easy, Fun, and Enjoyable) method on elementary students’ mathematical self-efficacy in multiplication learning, addressing limited evidence on its affective outcomes beyond cognitive achievement. Methodology – A quasi-experimental, non-equivalent control-group design involved 40 fourth-grade students in Tasikmalaya Regency, Indonesia, including 22 experimental and 18 control participants. The experimental group received GASING-based instruction, while the control group received conventional instruction. Self-efficacy was assessed using a 26-item questionnaire covering Bandura’s dimensions of magnitude, strength, and generality. Data were analysed using descriptive statistics, t-tests, N-Gain, Cohen’s d, and linear regression. Findings – Mean self-efficacy increased from 72.05 to 81.73 in the experimental group and from 70.67 to 73.89 in the control group. The post-test difference was statistically significant (p < 0.001), with a large effect size (Cohen’s d = 1.92). Regression analysis yielded R² = 0.349. Although both groups demonstrated low N-Gain, improvement was greater in the experimental group (0.29) than in the control group (0.09). Conclusion – GASING shows potential for strengthening elementary students’ mathematical self-efficacy through gradual, concrete, and enjoyable multiplication learning. Significance – This study extends GASING research beyond cognitive outcomes by providing quasi-experimental evidence concerning mathematical self-efficacy. It highlights the value of integrating affective development into elementary mathematics instruction through structured, accessible, and engaging learning experiences.