This Author published in this journals
All Journal Logistik
Nika Manik
Program Studi Teknik Logistik, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia Aceh 24355

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA WAITING TIME PILOT DAN SERVICE TIME PADA BERBAGAI SEGMEN OPERASIONAL DI KUALA TANJUNG MULTIPURPOSE TERMINAL Anwar; Nika Manik
LOGISTIK Vol. 19 No. 02 (2026): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v19i02.70956

Abstract

Terminal Multipurpose Kuala Tanjung (KTMT) merupakan salah satu simpul pelabuhan strategis di Sumatera Utara yang melayani berbagai jenis komoditas muatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kinerja pelayanan kapal berdasarkan indikator Waiting Time Pilot dan Service Time. Indikator Service Time tersebut mencakup variabel Berthing Time (BT), Berth Working Time (BWT), Effective Time (ET), Idle Time (IT), Non Operating Time (NOT), serta rasio ET/BT sepanjang tahun 2025. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data kinerja operasional kapal secara triwulanan. Sumber data penelitian berasal dari laporan resmi kinerja operasional pelayanan bongkar muat kapal di KTMT tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Waiting Time Pilot mencatatkan angka sebesar 0 menit dari total 1.094 pergerakan kapal. Sementara itu, indikator Service Time mengindikasikan adanya variasi kinerja yang signifikan antarsegmen terminal berdasarkan kriteria BT, BWT, ET, IT, NOT, dan rasio ET/BT. Sebagai ilustrasi, pada segmen General Cargo Internasional, laporan kinerja mencatat rata-rata BT sebesar 120 jam/kapal, BWT 72 jam/kapal, ET 62 jam/kapal, IT 10 jam/kapal, NOT 48 jam/kapal, dan rasio ET/BT sebesar 52%. Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan efektivitas waktu pelayanan kapal antarsegmen terminal. Oleh karena itu, evaluasi secara mendalam terhadap komponen waktu operasi sangat diperlukan guna mengidentifikasi titik-titik pelayanan yang memiliki tingkat kinerja relatif lebih rendah.