This Author published in this journals
All Journal Logistik
Hibarkah Kurnia
Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pelita Bangsa, Jl. Inspeksi Kalimalang No. 09, Cikarang-Bekasi, Jawa Barat, Indonesia 17530

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERCEPATAN RANTAI PASOK MELALUI INTEGRASI LEAN DAN GREEN MANUFACTURING PADA PRODUKSI PARTS OTOMOTIF UNTUK KEBERLANJUTAN ORDER PELANGGAN Hibarkah Kurnia; Asep Arwan Sulaeman; Vebina Sheila Pasha
LOGISTIK Vol. 19 No. 02 (2026): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/logistik.v19i02.72491

Abstract

Keterlambatan pengiriman suku cadang otomotif menjadi fenomena serius dalam rantai pasok industri kendaraan roda empat, terutama pada komponen berbahan polipropilen (PP) yang mengalami keterlambatan hingga 26 hari dari target 18 hari, disertai overproduksi, tingkat cacat 6% per bulan, serta pencemaran udara akibat pembakaran limbah produksi. Penelitian ini bertujuan mempercepat waktu proses produksi, mengurangi pemborosan dan pencemaran lingkungan, serta menyeimbangkan stok produksi dengan pesanan pelanggan agar order tetap berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran deskriptif-eksploratif melalui Focus Group Discussion (FGD), Current State Mapping (CSM), tindakan perbaikan Just in Time (JIT) dan e-Kanban berbasis barcode-RFID, re-layout area perakitan dan inspeksi akhir ke satu gedung, kemudian diukur kembali dengan Future State Mapping (FSM) dalam kerangka integrasi Lean dan Green Manufacturing. Hasil penelitian menunjukkan waktu proses produksi satu lot (3.656 pcs) turun dari 11,0 hari menjadi 4,5 hari (reduksi 59%), process time menyusut 60% dan lead time 40%. Produksi rata-rata meningkat dari 42.917 pcs menjadi 59.990 pcs per bulan (efisiensi 78% menjadi 90%), tingkat cacat turun dari 6% menjadi 0,6%, perputaran persediaan terkendali di bawah 30 hari, dan capaian rencana pengiriman mencapai 96% sehingga keberlanjutan order pelanggan terjamin dan pembakaran limbah dapat dieliminasi.