Muhammad Arya Wildana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancangan Sistem Informasi Surat Multiuser dengan Tracking-History Berbasis Audit Trail PT Bumi Daya Plaza Muhammad Arya Wildana; Iqbal Baihaqi; Hanafi Eko Darono; Sandra Jamu Kuryanti
Akasia: Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi Vol 6 No 2 (2026): Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) - Oktober 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/akasia.v6i2.15161

Abstract

Pengelolaan surat secara manual masih menjadi kendala dalam proses administrasi di PT Bumi Daya Plaza, seperti sulitnya menelusuri status dokumen, penomoran surat keluar yang dilakukan secara manual, disposisi yang tidak terdokumentasi, serta belum tersedianya riwayat aktivitas pengguna terhadap dokumen. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Manajemen Surat berbasis web yang dilengkapi fitur tracking, history multi-user, dan audit trail. Metode pengembangan yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan basis data PostgreSQL dan MySQL, serta menerapkan Role-Based Access Control (RBAC) agar setiap pengguna memperoleh hak akses sesuai kewenangannya. Pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing dengan Laravel Dusk dan teknik Equivalence Partitioning terhadap 16 skenario pada 7 dari 13 use case menunjukkan seluruh skenario berhasil (pass), termasuk 4 skenario masukan tidak valid yang ditolak sistem. Hasil tersebut menunjukkan bahwa fitur penomoran surat keluar otomatis, validasi nomor surat, pencatatan tracing status, dan pencatatan disposisi digital berfungsi sesuai kebutuhan fungsional yang ditetapkan. Pengujian belum mencakup seluruh use case, dan dampak sistem terhadap efektivitas dan efisiensi proses persuratan belum diukur sehingga menjadi bahan penelitian lanjutan.