Novia Hidayatunnisa
Univversitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUSANA READY TO WEAR BERBAHAN LIMBAH DENIM DENGAN SUMBER IDE OMBAK LAUT Novia Hidayatunnisa; I Dewa Ayu Made Budhyani; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 2 (2024): July Period
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v15i2.69374

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ada dua: pertama, untuk menjelaskan aspek prosedural dalam produksi garmen siap pakai dengan memanfaatkan bahan denim bekas, dengan menggunakan konsep gelombang laut; dan kedua, menilai kualitas produk Busana Ready to Wear berbahan limbah denim tersebut di atas, dengan memanfaatkan gelombang laut sebagai inspirasi kreatifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Creation (R&D), yang secara khusus berfokus pada pembuatan Alat Pelindung Diri (APD). Model pengembangan APD terdiri dari tiga tahap berbeda: perencanaan, pembuatan, dan penilaian. Strategi pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemberian kuesioner, yang selanjutnya dilakukan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil data tersebut dapat diperoleh dari evaluasi tiga ahli fashion yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut. Ahli pertama adalah guru yang terafiliasi dengan SMK Negeri 2 Singaraja, sedangkan ahli kedua adalah dosen peminatan Tata Busana pada Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Ganesha. Terakhir, ahli ketiga adalah dosen Seni Rupa Universitas Ganesha. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Memproduksi item fashion yang tersedia dalam bentuk ansambel terkoordinasi yang terdiri dari atasan dan rok. Langkah awal yang dilakukan peneliti untuk memastikan aspek prosedural dan tingkat keunggulannya adalah tahap perencanaan. Selama tahap awal pengumpulan referensi untuk mengubah ide konseptual menjadi desain nyata, peneliti melanjutkan ke tahap pembuatan. Pada tahap ini peneliti melewati banyak tahapan, khususnya tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Langkah evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi kekurangan dalam kemajuan pengembangan garmen siap pakai. 2) Hasil uji mutu barang fashion siap pakai memperoleh persentase rata-rata sebesar 96,27%. Berdasarkan tabel konvensi, tingkat keberhasilan ini menunjukkan sertifikasi yang sangat terpuji.