Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 040455 Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar IPA siswa yang terlihat dari sebagian siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu penyebab kondisi tersebut adalah proses pembelajaran yang masih cenderung berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam memahami konsep dan menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 040455 Berastagi dengan sampel penelitian sebanyak 51 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 49,60 meningkat menjadi 82,60 pada posttest. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 7,16 lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,00 dengan taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 040455 Berastagi.