Irma Ervina
Department Of Periodontology, Faculty Of Dentistry-Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERANAN KITOSAN DALAM TERAPI PERIODONTAL R. Tri Rizky Ananda; Irma Ervina
Cakradonya Dental Journal Vol 14, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/cdj.v14i1.27298

Abstract

Penyakit periodontal disebabkan oleh plak dan bakteri yang mempengaruhi jaringan pendukung gigi. Terapi periodontal secara mekanik bertujuan untuk menghilangkan biofilm dan kalkulus subgingiva untuk mencegah rekolonisasi bakteri dan pembentukan biofilm. Dalam beberapa kasus di mana terapi mekanis memiliki keterbatasan, maka terapi penunjang seperti terapi antibiotik diberikan. Kitosan adalah sejenis selulosa polisakarida alami, banyak ditemukan pada serangga, cangkang krustasea dan dinding sel jamur, juga dikenal sebagai kitin terlarut yang tidak beracun, biokompatibel dan biodegradable. Kitosan memiliki beberapa karakteristik seperti efek antibakteri terhadap bakteri patogen periodontal, antiinflamasi, sistem penghantar obat, meningkatkan aktivitas modulasi regeneratif, hemostatik dan aktivitas penyembuhan. Makalah ini menjelaskan manfaat kitosan sebagai biomaterial alami yang aman dan dapat digunakan dalam berbagai bidang di bidang kedokteran gigi. Kitosan juga memiliki sifat biologis yang baik, sehingga kitosan cukup menjanjikan bila digunakan dalam pengelolaan terapi periodontal non bedah.
Hubungan Antara Periodontitis Dengan Kelahiran Bayi Prematur Berberat Badan Lahir Rendah Ditinjau Dari Aspek Destruksi Periodontal Khairiyah Ulfah; Irma Ervina
Cakradonya Dental Journal Vol 8, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : FKG Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelahiran bayi prematur berberat badan lahir rendah merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di negara maju maupun negara berkembang. Kejadian bayi berat badan lahir rendah di Indonesia tahun 2003 sebesar 90 per 1000 kelahiran. Kelahiran prematur ini meningkatkan risiko angka kematian dan kesakitan bayi, yang mencakup ketidakmampuan perkembangan saraf, kelemahan kognitif, masalah pernafasan, anomali kongenital dan gangguan tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara periodontitis dengan kelahiran bayi prematur BBLR khususnya ditinjau dari aspek destruksi periodontal dan perbedaan tingkat destruksi periodontal antara ibu yang melahirkan bayi prematur BBLR dengan ibu yang melahirkan bayi normal. Penelitian dilakukan secara observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dari Rumah Sakit Umum Haji Adam Malik, Rumah Sakit Umum dr.Pirngadi, Rumah Sakit Umum Haji, Klinik Bersalin Tri Putri, dan Klinik Bersalin Yakin Sehat dengan total sampel 45 orang, terdiri dari ibu yang melahirkan bayi prematur BBLR sebanyak 17 orang dan ibu yang melahirkan bayi normal sebanyak 28 orang. Pemeriksaan gigi meliputi kedalaman saku dan kehilangan perlekatan klinis dengan menggunakan prob dan kaca mulut dengan pencahayaan senter. Tidak ada hubungan antara periodontitis dengan kelahiran bayi prematur BBLR dan terdapat perbedaan tingkat destruksi periodontal antara ibu yang melahirkan bayi prematur BBLR dan ibu yang melahirkan bayi normal. Rata-rata kedalaman saku ibu yang melahirkan bayi prematur BBLR lebih tinggi daripada ibu yang melahirkan bayi normal, namun perbedaan tersebut tidak bermakna secara statistik. Sedangkan rata-rata kehilangan perlekatan klinis ibu yang melahirkan bayi prematur BBLR lebih tinggi daripada ibu yang melahirkan bayi normal dan perbedaan tersebut bermakna secara statistik. Periodontitis pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko kelahiran bayi prematur BBLR.