Hanifah Fithri
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Keuangan Anak Melalui Sosialisasi Pengelolaan Uang Saku Yang Bijak Di Sd 05 Sungai Geringging Hanifah Fithri; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi keuangan merupakan salah satu kecakapan hidup dasar yang penting dikenalkan sejak usia sekolah dasar. Pemahaman mengenai keuangan membantu anak mengenali nilai uang, menentukan prioritas, serta menggunakan uang secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa kelas IV SD 05 Sungai Geringging mengenai pengelolaan uang saku secara bijaksana. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 melalui metode sosialisasi partisipatif, presentasi visual, diskusi terpandu, pemberian contoh kontekstual, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan berfokus pada kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas pengeluaran, menyisihkan sebagian uang saku, serta membangun kebiasaan menabung sejak dini. Siswa diberikan berbagai contoh sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar materi mudah dipahami dan dapat diterapkan secara langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui pertanyaan lisan, observasi terhadap partisipasi siswa, tanggapan terhadap kasus sederhana, dan refleksi pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mampu menjelaskan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas belanja, serta menyusun alokasi uang saku secara sederhana. Siswa juga mulai memahami pentingnya menyisihkan sebagian uang untuk ditabung dan mengenali risiko pembelian impulsif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan yang dilakukan secara interaktif dan sesuai dengan karakteristik usia siswa dapat menjadi fondasi dalam membentuk kebiasaan finansial yang bertanggung jawab. Keberlanjutan pembiasaan tersebut memerlukan dukungan guru dan orang tua agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.