Salim
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Dan Pengolahan Kayu Manis Sebagai Potensi Ekonomi Lokal Masyarakat Jorong Hulu Banda, Malalak Barat Salim; Adlan Sanur Tarihoran
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini beranjak dari adanya kegiatan pengabdian masyarakat yang penulis lakukan. Dimana hal ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan masyarakat Jorong Hulu Banda, Nagari Malalak Barat pada kayu manis (Cinnamomum burmannii) sebagai sumber pendapatan utama, dengan sekitar separuh dari kurang lebih 300 KK yang ada menggantungkan penghasilannya pada komoditas ini. Selama ini kulit kayu manis umumnya masih dijual mentah kepada toke dengan harga yang berbeda-beda, yaitu sekitar Rp15.000 per kilogram untuk ukuran kecil dan Rp30.000 per kilogram untuk ukuran besar, sementara batangnya hanya dimanfaatkan sebagai kayu bakar, sehingga potensi ekonomi kayu manis di wilayah ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan dan pengolahan kayu manis kepada masyarakat guna meningkatkan nilai tambah dan potensi ekonomi lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap petani kayu manis, toke pembeli, dan perangkat jorong, serta didukung data sekunder dari literatur terkait. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa kondisi geografis Jorong Hulu Banda yang berbukit dan lembab sangat mendukung budidaya kayu manis, perbedaan harga jual berdasarkan ukuran kulit menjadi hal yang perlu dipahami petani, dan potensi pengolahan kayu manis menjadi produk bernilai tambah masih besar dan belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan dan pengolahan kayu manis sebagai potensi ekonomi lokal.