Yuda El Miftah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Tes Laboratorium dan Tes Manual VO₂max pada Atlet Sepak Bola Mahasiswa IKOR Yuda El Miftah; Agus Rusdiana; Tian Kurniawan
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 2 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i2.9658

Abstract

Sepak bola menuntut kapasitas daya tahan aerobik tinggi, yang diukur melalui VO₂max menggunakan tes laboratorium (CPET) sebagai baku emas maupun tes lapangan seperti Beep Test, Balke Test, dan Cooper Test. Kesesuaian ketiga tes lapangan dengan tes laboratorium pada atlet sepak bola mahasiswa Indonesia belum banyak diteliti secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan membandingkan nilai VO₂max dari tes laboratorium dengan tiga tes lapangan pada 12 atlet sepak bola mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR), menggunakan desain deskriptif komparatif dengan pendekatan within-subject (repeated measures). Data dianalisis dengan Repeated Measures ANOVA dan uji post hoc Bonferroni. Rata-rata VO₂max terendah diperoleh dari tes laboratorium (30,23 mL/kg/menit), sedangkan estimasi tertinggi diperoleh dari Beep Test (39,69), Balke Test (36,50), dan Cooper Test (34,59 mL/kg/menit). Repeated Measures ANOVA menunjukkan perbedaan sangat signifikan antar keempat metode (F(1,57; 17,23) = 86,70; p < 0,001), dan uji post hoc menunjukkan seluruh tes lapangan berbeda signifikan dengan tes laboratorium (p < 0,05), dengan kecenderungan mengestimasi VO₂max lebih tinggi; overestimasi terbesar pada Beep Test. Cooper Test dan Balke Test tidak berbeda signifikan. Temuan ini menegaskan ketiga tes lapangan tidak dapat menggantikan tes laboratorium tanpa kalibrasi, sehingga lebih tepat digunakan untuk pemantauan longitudinal dan interpretasi relatif, bukan nilai absolut.