Selly Malia
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, 24355, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Efisiensi Microwave-Assisted Hydrodistillation (MAHD) pada Ekstraksi Minyak Atsiri Jahe Segar dan Kering: Kajian Pengaruh Daya dan Waktu Faisal Faisal; Iqbal Kamar; Misbul Hadi; Selly Malia; Latifah Hanum
Quimica: Jurnal Kimia Sains dan Terapan Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jq.v8i2.15204

Abstract

Jahe (Zingiber officinale) merupakan komoditas rempah bernilai ekonomi tinggi yang kaya akan minyak atsiri, namun pemanfaatannya masih terkendala efisiensi metode ekstraksi konvensional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh daya microwave (300, 450, dan 600 W) dan waktu ekstraksi (15–22 menit) terhadap yield dan profil senyawa minyak atsiri jahe segar dan kering menggunakan metode Microwave-Assisted Hydrodistillation (MAHD), sekaligus menentukan kondisi operasi optimum berdasarkan analisis kinetika ekstraksi orde satu. Yield tertinggi pada jahe segar diperoleh pada 600 W, 22 menit (0,69%), sedangkan pada jahe kering yield tertinggi tercapai pada 600 W/20 menit (0,89%) sebelum menurun menjadi 0,83% pada 22 menit akibat degradasi termal, sehingga 20 menit ditetapkan sebagai kondisi optimum untuk jahe kering. Analisis kinetika orde satu menghasilkan konstanta laju ekstraksi (k) berkisar 0,276–0,651 menit⁻¹ dengan koefisien determinasi (R²) 0,954–0,982, dan menunjukkan bahwa jahe kering pada 600 W memiliki laju ekstraksi tercepat (waktu paruh 1,06 menit). Pengamatan SEM mengonfirmasi bahwa peningkatan daya microwave menyebabkan kerusakan struktur dinding sel yang lebih besar, mendukung peningkatan yield yang teramati.