Doni Doni
Universitas Alma Ata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai Tabayyun QS. Al-Hujurat Ayat 6 dalam Menghadapi Hoaks Digital pada Siswa MTs melalui Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Urpha Rekyaningrum; Dhorva Endriana Fatimatuz Zuhriyah; Dea Syafa Fatimah; Nur Syakira Rahmania; Indri Mustikawati; Doni Doni; Syukur Abdullah Muin; Wahyu Kholis Prihantoro
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 5 (2026): OKTOBER - NOVEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran hoaks di media sosial menjadi tantangan bagi siswa dalam menerima, memeriksa, dan menyebarkan informasi. Dalam menghadapi persoalan tersebut, nilai tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 dapat menjadi landasan untuk membiasakan pemeriksaan kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik verifikasi informasi siswa Madrasah Tsanawiyah, tantangan yang dihadapi, serta penerapan nilai tabayyun dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data wawancara terhadap lima siswa dan satu guru di MTsN 2 Bantul. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian siswa telah melakukan verifikasi informasi melalui pemeriksaan sumber, penelusuran situs resmi, perbandingan informasi, dan konfirmasi kepada guru atau pihak terkait. Namun, praktik tersebut belum sepenuhnya konsisten dan pemahaman siswa terhadap istilah tabayyun masih beragam. Tantangan yang ditemukan meliputi kesulitan membedakan informasi asli dan hasil penyuntingan, pengaruh fear of missing out (FOMO), serta kecenderungan mempercayai informasi yang telah tersebar luas. Dari sisi guru, nilai tabayyun diterapkan melalui penjelasan QS. Al-Hujurat ayat 6, pembiasaan memeriksa sumber informasi, diskusi, dan tugas membandingkan berita hoaks dengan berita asli. Guru juga mengamati bahwa siswa mulai lebih sering mengonfirmasi kebenaran informasi sebelum membagikannya. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai tabayyun relevan untuk mendukung penguatan literasi digital siswa melalui pembelajaran Al-Qur’an Hadis, meskipun penerapannya masih perlu dibiasakan secara konsisten.