Sakti Yunita Sari
Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Pekerja di PT Wachyuni Mandira Kabupaten Ogan Komering Ilir Sakti Yunita Sari; Sri Sulastuti; Rifka Yudhi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 6 No. 1 (2027): March 2027
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v6i1.9332

Abstract

Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan bentuk perlindungan hukum yang wajib diberikan perusahaan kepada pekerja, terutama pada kegiatan usaha yang memiliki risiko kecelakaan kerja. PT Wachyuni Mandira sebagai perusahaan budidaya udang menjalankan kegiatan pemanenan, pengangkutan hasil panen menggunakan perahu (klotok), dan penggunaan peralatan bermesin sehingga membutuhkan penerapan K3 yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan K3 di PT Wachyuni Mandira berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta mengidentifikasi faktor penghambat pemenuhan kewajiban K3 dalam praktik. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dan yuridis empiris dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K3 telah dilaksanakan melalui penyediaan alat pelindung diri (APD), sarana keselamatan, pelatihan dan pengarahan, penyampaian informasi bahaya, pemeriksaan fasilitas keselamatan, serta pelaporan ketenagakerjaan. Pelaksanaan tersebut menunjukkan pemenuhan pada unsur pelaksanaan rencana K3 serta pemantauan dan evaluasi kinerja K3, dengan bentuk perlindungan yang dominan bersifat preventif karena tidak ditemukan pelanggaran K3 yang menimbulkan sanksi administratif. Faktor penghambat bersifat situasional, yaitu perubahan jumlah orang di lokasi kerja dan keberadaan pihak eksternal yang memerlukan penyesuaian perlindungan keselamatan. Kepatuhan yang ditemukan bersifat parsial karena penelitian tidak mencakup audit SMK3 secara menyeluruh.