Rendahnya pemahaman konsep matematika dan kurangnya motivasi belajar siswa masih menjadi tantangan besar dalam pendidikan matematika pada era digital ini. Pendekatan pembelajaran konvensional yang monoton sering kali memicu kejenuhan siswa serta menyulitkan mereka dalam memvisualisasikan objek-objek matematika yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren penggunaan game edukasi digital, menganalisis efektivitasnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah 32 artikel ilmiah tervalidasi yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran tren media pembelajaran dari aplikasi Android yang berdiri sendiri (standalone) menuju platform kuis interaktif berbasis web seperti Wordwall, Quizwhizzer, dan Genially karena faktor kemudahan aksesibilitas. Implementasi game edukasi digital secara konsisten terbukti memberikan dampak positif yang nyata terhadap kemampuan berpikir matematis siswa. Mekanisme permainan seperti papan peringkat, batas waktu, dan elemen visual yang menarik dapat menumbuhkan indikator motivasi intrinsik siswa seperti kegigihan, perhatian, dan antusiasme belajar. Namun, ditemukan adanya kesenjangan fokus penelitian di mana mayoritas studi masih didominasi pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan materi aritmetika dasar. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa permainan edukasi digital merupakan instrumen alternatif yang kredibel untuk menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna. Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas pengembangan game edukasi pada materi yang lebih kompleks di jenjang sekolah menengah.