Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahui secara jelas jenis minuman rehidrasi yang lebih efektif dalam mempercepat pemulihan denyut nadi setelah melakukan senam aerobik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian minuman isotonik dan air kelapa muda terhadap pemulihan denyut nadi setelah senam aerobik pada anggota Sanggar DNR Tambusai Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui rancangan two-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh anggota Sanggar DNR Tambusai Utara yang aktif mengikuti kegiatan senam aerobik. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok minuman isotonik dan kelompok air kelapa muda, masing-masing terdiri atas 10 orang. Pengukuran denyut nadi dilakukan sebelum aktivitas, sesudah aktivitas, serta pada menit ke-1, ke-3, dan ke-5 masa pemulihan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal (p > 0,05), sedangkan uji homogenitas menunjukkan varians kedua kelompok homogen (p > 0,05). Hasil paired sample t-test menunjukkan bahwa pemberian minuman isotonik berpengaruh signifikan terhadap pemulihan denyut nadi (p = 0,000 < 0,05), demikian pula pemberian air kelapa muda memberikan pengaruh signifikan terhadap pemulihan denyut nadi (p = 0,000 < 0,05). Selanjutnya, hasil independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok minuman isotonik dan kelompok air kelapa muda terhadap pemulihan denyut nadi (p = 0,001 < 0,05). Rata-rata penurunan denyut nadi pada kelompok minuman isotonik sebesar 53,70 denyut/menit, sedangkan pada kelompok air kelapa muda sebesar 39,50 denyut/menit pada menit ke-5 masa pemulihan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa minuman isotonik lebih efektif dibandingkan air kelapa muda dalam mempercepat pemulihan denyut nadi setelah senam aerobik pada anggota Sanggar DNR Tambusai Utara.