Desa Wisata Umbulrejo di Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, memiliki potensi wisata alam dan budaya yang mendukung perkembangan UMKM. Meskipun terdapat berbagai jenis UMKM yang mencerminkan potensi ekonomi lokal, pemanfaatannya belum optimal sehingga belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dalam menentukan strategi pengembangan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo. Terdapat 5 narasumber yang dilibatkan dalam penelitian ini, yaitu ulu-ulu (sie kesejahteraan), kepala dukuh, pengelola desa wisata, dan pelaku UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah SWOT dengan pendekatan matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pengembangan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo. Analisis SWOT kuantitatif menunjukan bahwa Desa Wisata Umbulrejo lebih condong untuk meningkatkan keunggulan, kekuatan yang ada dan mengurangi kelemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Desa Wisata Umbulrejo berada pada kuadran I atau strategi progresif, yang berarti memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang besar untuk berkembang. Strategi pengembangan UMKM di Desa Wisata Umbulrejo dapat dilakukan dengan mempromosikan produk khas dan unik kepada wisatawan melalui media sosial, pemasaran online, serta kerja sama dengan destinasi wisata dan toko oleh-oleh. Selain itu, pelaku UMKM perlu memastikan ketersediaan produk, mengembangkan inovasi produk dan kemasan, mengoptimalkan kapasitas produksi dan kualitas SDM, serta memperkuat citra produk lokal sebagai ciri khas Desa Wisata Umbulrejo.