Marliana S
Universitas Cokroaminoto Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Sentra Kedelai Melalui Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Desa Leang-Leang, Kabupaten Maros Aminah Aminah; Yusriani Yusriani; St. Sabahannur; Marliana S; Rastina Kalla; Muhammad Fadel
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v5i1.6901

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mentransformasi sentra kedelai melalui diversifikasi produk olahan berbasis potensi lokal guna meningkatkan nilai tambah komoditas dan memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat di Desa Leang-Leang, Kabupaten Maros. Kegiatan melibatkan 31–50 peserta yang terdiri atas anggota kelompok tani, pelaku UMKM, dan masyarakat yang berminat mengembangkan usaha berbasis kedelai. Pendekatan participatory empowerment diterapkan melalui identifikasi potensi dan kebutuhan, pelatihan dan praktik diversifikasi produk, pengemasan dan pelabelan, pemasaran digital, pengelolaan usaha sederhana, serta penyerahan peralatan produksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan umpan balik peserta untuk menilai keterlibatan, kemampuan praktik, serta respons terhadap kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah kedelai menjadi susu kedelai, tempe, tepung kedelai, keripik tempe, cookies, dan stik kedelai, sekaligus memperoleh pengalaman dalam pengemasan, branding, pemasaran digital, dan pengelolaan usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk berbasis kedelai berpotensi meningkatkan nilai tambah komoditas dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal. Namun, dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi jangka panjang belum diukur secara longitudinal sehingga diperlukan pendampingan dan evaluasi lanjutan.