Abdurrochim, Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Lompat Jauh Gaya Jongkok melalui Pembelajaran Berbasis Bermain pada Siswa Sekolah Dasar Azman, Haerul; Muhsan, Muhsan; Abdurrochim, Muhamad
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i1.2437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan lompat jauh gaya jongkok siswa kelas V SDN Manggong melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain. Masalah penelitian adalah rendahnya keterampilan dasar lompat jauh siswa, khususnya pada aspek keaktifan, awalan, tolakan, dan mendarat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: keaktifan siswa dalam kategori "Baik" meningkat dari 68% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Teknik awalan, tolakan, dan mendarat dalam kategori "Baik" juga meningkat, masing-masing mencapai 95%, 95%, dan 89% pada siklus kedua. Kesimpulannya, metode berbasis bermain efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik dasar dan motivasi siswa. Disarankan agar guru pendidikan jasmani menggunakan pendekatan ini dalam pembelajaran keterampilan fisik lainnya. Enhancing Squat Long Jump Skills through Play-Based Learning in Elementary School Students Abstract This study aimed to enhance fifth-grade students’ squat long jump skills at SDN Manggong through a play-based learning approach. The research problem focused on students' low performance in basic long jump skills, specifically in activity level, takeoff, propulsion, and landing. The methodology used was Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles, each with two sessions. Research instruments included observation sheets and questionnaires. Results showed a significant increase: students' activity level in the “Good” category rose from 68% in the first cycle to 100% in the second cycle. Takeoff, propulsion, and landing techniques also improved in the “Good” category, reaching 95%, 95%, and 89% in the second cycle, respectively. In conclusion, the play-based method effectively enhanced students' motor skills and motivation. It is recommended that PE teachers apply this approach to other physical skill instruction.
PELATIHAN LUNGES STYLES EMPAT PENJURU BERBEBAN 2 KILOGRAM TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI PADA PENCAK SILAT PSHT PALARAN TAHUN 2020 Abdurrochim, Muhamad
CENDIKIA Vol 5 No 1 (2021): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan, siswa pencaksilat psht ranting palaran dilihat dari hasil kejuaraan yang diikuti saat memberikan serangan kepada lawan, sering terlihat lemahnya tendangan yang diarahkan kepada lawan sehingga membuat lawan mudah menangkap dan membanting yang menyebabkan poin lawan terus bertambah. siswa pencaksilat psht ranting palaran juga kurang mendapatkan latihan meningkatkan kekuatan otot tungkai, bahkan latihan yang didapat cenderung tidak terprogram. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui dapat atau tidaknya pelatihan lunge styles empat penjuru berbeban 2 kilogram dalam meningkatkan kekuatan otot tungkai siswa pencaksilat psht ranting palaran tahun 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups design. Populasi berjumlah 35 orang, diambil sampel berjumlah 24 orang diambil secara acak sederhana dari populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik ordinal pairing. Frekuensi pelatihan 4 kali seminggu selama 4 minggu. Instrument penelitian menggunakan leg dynamometer untuk mengetahui kekuatan otot tungkai. Analisis data menggunakan uji t-test independent hasil yang didapatkan nilai t-paired dengan yang dihitung (p < 0.05). artinya ada perbedaan yang signifikan dengan rata-rata antara kedua kelompok kekuatan otot tungkai. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan lunges styles empat penjuru berbeban 2 kilogram dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai siswa pencaksilat psht ranting palaran tahun 2020.
PENGARUH LATIHAN MEDICINE BALL DAN LATIHAN PUSH UP TERHADAP HASIL TOLAK PELURU PADA SISWA SMA NEGERI 5 SAMARINDA TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Abdurrochim, Muhamad
CENDIKIA Vol 4 No 2 (2021): Cendekia
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil tolakan tolak peluru pada siswa SMA Negeri 5 Samarinda tahun pelajaran 2019/2020 dengan populasi 30 orang.Jenis penelitian ini ada eksperimen dengan pola M-G (Matched-Group Desigen) yaitu sebelum eksperimen dilakukan antara kelompok A dan kelompok B. Antara kelompok A dan kelompok B diseimbangkan lebih dahulu sehingga dua-duanya dari titik yang sama. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan t-tes. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat pengaruh penerapan dari latihan medicine ball terhadap hasil tolak peluru pada siswa SMA Negeri 5 Samarinda tahun pelajaran 2019/2020, dimana thitung>ttabel. Thitung menunjukan 3,231 sedangkan ttabel menunjukan 2,75. Terdapat pengaruh penerapan dari latihan push-up terhadap hasil tolak peluru pada siswa SMA Negeri 5 Samarinda tahun pelajaran 2019/2020, dimana thitung>ttabel. Thiutng menunjukan 3,259 sedangkan ttabel menunjukan 2,75. Sehingga dengan demikian Hipotesis nol (Ho) ditolak dan Hipotesis alternatif (Ha) diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh latihan medicine ball dan latihan push-up terhadap hasil tolak peluru pada siswa SMA Negeri 5 Samarinda tahun pelajaran 2019/2020.
Latihan Punching Pad untuk Meningkatkan Frekuensi dan Akurasi Tendangan Lingkar Dalam Tarung Derajat Sardani, Ratih Kusuma; Syarifoeddin, Elya Wibawa; Abdurrochim, Muhamad
Sportify Journal Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i1.5080

Abstract

Atlet Tarung Derajat Satlat Lingkar Muslim Lombok Barat masih mengalami kesulitan dalam melakukan tendangan lingkar dalam secara cepat, stabil, dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan frekuensi dan akurasi tendangan lingkar dalam setelah latihan menggunakan punching pad. Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 15 atlet yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes frekuensi tendangan dan tes akurasi tendangan lingkar dalam. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired-sample t-test. Hasil menunjukkan frekuensi tendangan meningkat dari 12,53 menjadi 17,67, atau meningkat 41,02%. Akurasi tendangan meningkat dari 14,80 menjadi 21,73, atau meningkat 46,82%. Uji paired-sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada frekuensi dan akurasi dengan p < 0,001. Penelitian menyimpulkan bahwa latihan punching pad berkaitan dengan peningkatan frekuensi dan akurasi tendangan. Punching Pad Training to Improve the Frequency and Accuracy of Inner Circular Kicks in Tarung Derajat Abstract Tarung Derajat athletes at Satlat Lingkar Muslim West Lombok still experience difficulties performing inner circular kicks quickly, stably, and accurately. This study aimed to determine improvements in kick frequency and accuracy after punching pad training. A one-group pretest-posttest design was used. The sample consisted of 15 athletes selected through purposive sampling. The research instruments were a kick frequency test and an inner circular kick accuracy test. Data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, and paired-sample t-tests. The results showed that kick frequency increased from 12.53 to 17.67, or by 41.02%. Kick accuracy increased from 14.80 to 21.73, or by 46.82%. The paired-sample t-test showed significant improvements in both frequency and accuracy, with p < 0.001. The study concludes that punching pad training is associated with improved kick frequency and accuracy.