Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Proses Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Small Group Work (SGW) dan Supervisi Akademik Sudarmini, Ni Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v3i3.19262

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran matematika di SD Negeri 2, 3, dan 4 Bukian pada semester I tahun pelajaran 2018/2019. Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan cara melakukan supevisi atau obserpasi kelas/ kunjungan kelas dengan instrumen. Dalam menganalisis data yang diperoleh digunakan metode analisis deskriptif. Data yang dihasilkan dari penelitian ini terdiri dari data awal, data siklus I dan data Siklus II. Dari data awal diperoleh rata-rata kemampuan melaksanakan proses pembelajaran matematika, hanya mencapai nilai 73,76 dan ketuntasan  baru mencapai 23,52%. Data ini jauh di bawah harapan mengingat ketuntasan pelaksanaan proses pembelajaran minimal 80,00. Rata-rata nilai  siklus I sudah terjadi peningkatan yaitu rata-ratanya  mencapai 77,88 dan prosentase ketuntasannya mencapai 35,29 %. Pada siklus II perolehan rata-ratanya sudah mencapai 88,94 dan persentase ketuntasan  sudah mencapai 100%. Data pada Siklus II ini sudah sesuai harapan, yaitu kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran matematika di SD Negeri 2, 3, dan 4 Bukian pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 mengalami peningkatan melalui penerapan proses pembelajaran mengikuti alur explorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran Small Group Work (SGW) dan supervisi akademik.
Angka Lempeng Total Bakteri pada Daging Sapi Bali yang Dipasarkan Keluar Bali Rabiulfa, Pramita; Rudyanto, Mas Djoko; Sudarmini, Ni Wayan
Indonesia Medicus Veterinus Vol 10 (1) 2021
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19087/imv.2021.10.1.12

Abstract

Pengujian Angka Lempeng Total Bakteri (ALTB) adalah salah satu jenis uji awal dalam mengidentifikasi jumlah mikrob secara umum pada daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ALTB pada daging sapi bali yang akan dipasarkan keluar Bali. Sampel berupa daging sapi berjumlah 20, berasal dari empat perusahaan daging sapi di Bali yang akan mengirim daging sapi keluar pulau Bali melalui Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Denpasar. Pengujian dilakukan dengan memasukkan 1 mL inokulum sampel yang telah diencerkan ke dalam cawan petri, kemudian ke dalam cawan tersebut dituangkan Plate Count Agar (PCA) sampai media padat, diinkubasi dan dilakukan perhitungan bakteri yang tumbuh. Cawan Petri yang mengandung jumlah koloni 25 sampai dengan 250 dipilih untuk penghitungan koloni. Berdasarkan hasil penelitian, rerata jumlah koloni bakteri dari pemeriksaan ALTB pada perusahaan A adalah 42,76 x 103 (CFU/g), perusahaan B adalah 7,9 x 103 (CFU/g), perusahaan C adalah 30 x 103 (CFU/g), dan perusahaan D adalah 35,7 x 103 (CFU/g). Semua hasil yang didapat dari setiap perusahaan memiliki jumlah koloni yang berada di bawah standar SNI dan layak untuk dipasarkan dan dikonsumsi.
Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Proses Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Small Group Work (SGW) dan Supervisi Akademik Sudarmini, Ni Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2019): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v3i3.19262

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran matematika di SD Negeri 2, 3, dan 4 Bukian pada semester I tahun pelajaran 2018/2019. Data hasil penelitian ini dikumpulkan dengan cara melakukan supevisi atau obserpasi kelas/ kunjungan kelas dengan instrumen. Dalam menganalisis data yang diperoleh digunakan metode analisis deskriptif. Data yang dihasilkan dari penelitian ini terdiri dari data awal, data siklus I dan data Siklus II. Dari data awal diperoleh rata-rata kemampuan melaksanakan proses pembelajaran matematika, hanya mencapai nilai 73,76 dan ketuntasan  baru mencapai 23,52%. Data ini jauh di bawah harapan mengingat ketuntasan pelaksanaan proses pembelajaran minimal 80,00. Rata-rata nilai  siklus I sudah terjadi peningkatan yaitu rata-ratanya  mencapai 77,88 dan prosentase ketuntasannya mencapai 35,29 %. Pada siklus II perolehan rata-ratanya sudah mencapai 88,94 dan persentase ketuntasan  sudah mencapai 100%. Data pada Siklus II ini sudah sesuai harapan, yaitu kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran matematika di SD Negeri 2, 3, dan 4 Bukian pada semester I tahun pelajaran 2018/2019 mengalami peningkatan melalui penerapan proses pembelajaran mengikuti alur explorasi, elaborasi dan konfirmasi dalam pembelajaran Small Group Work (SGW) dan supervisi akademik.
Tinjauan Hukum Hindu Terhadap Perbuatan Zina: Perspektif Etika Dan Dharma Sudarmini, Ni Wayan
Belom Bahadat Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Belom Bahadat Hukum Agama Hindu
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/bb.v15i2.1773

Abstract

Adultery, from the perspective of Hindu law, is seen as a serious violation of moral values, the sanctity of sacred relationships (grhastha asrama), and a social order based on dharma. This study aims to examine the views of Hindu law on adultery by reviewing Hindu legal sources such as the Veda Smrti, especially the Manawa Dharmasastra, Sarasamuccaya, Parasara Dharmasastra, Arthasastra, and Hindu ethical teachings based on morality and dharma. The research method used is empirical sociological research with a normative-theological approach through literature study. The results of the study indicate that adultery is categorized as adharma because it violates the principles of moral purity, honesty, and family order as the foundation of social life. Hindu law provides moral, social, and religious sanctions for perpetrators of adultery, which are not only aimed at punishment but also at educating and restoring balance through karma phala. In addition, Hindu ethical teachings emphasize self-control (indriya nigraha), loyalty (śraddhā), and responsibility in household relationships as ways to prevent adultery. Thus, Hindu law not only provides a normative legal aspect to the prohibition of adultery, but also offers an ethical and religious approach that emphasizes maintaining harmony in life based on dharma.