This Author published in this journals
All Journal Marinade
Sri Hayati
IPB University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hidroksiapatit Biogenik Tulang Tuna Untuk Penyisihan Kromium Total Pada Limbah Cair Penyamakan Kulit Ikan Bambang Riyanto; Cahyuning Isnaini; Sri Hayati; Rosma Amami
Marinade Vol 9 No 02 (2026): Oktober, 2026
Publisher : Fisheries Product Technology Department, Faculty of Marine Science and Fisheries, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/devr8c85

Abstract

Limbah tulang tuna kaya kalsium fosfat dan dapat dikonversi menjadi hidroksiapatit biogenik sebagai adsorben mineral untuk penyisihan kromium dari limbah cair penyamakan kulit ikan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas tuna bone-derived biogenic hydroxyapatite (TB-HAp) dalam menurunkan kromium (Cr) total berdasarkan karakter material, efisiensi penyisihan, kapasitas adsorpsi semu setelah 30 menit (q₃₀), pH, dan total padatan terlarut (TDS). TB-HAp dibuat dari tulang tuna sirip kuning (Thunnus albacares) melalui pembersihan, penghilangan lemak, pengeringan, penggilingan, pengayakan 60 mesh, dan sintering pada 900 °C selama 5 jam. Material dikarakterisasi melalui analisis proksimat, X-ray diffraction (XRD), Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), dan scanning electron microscopy (SEM). Uji adsorpsi batch dilakukan dalam dua ulangan eksperimental independen (n = 2) menggunakan dosis TB-HAp 0–3 g L⁻¹ dalam 1 L limbah nyata pada 300 rpm dengan waktu kontak tetap 30 menit. Serbuk tulang mengandung abu 54,12 ± 0,03% bb dan menghasilkan TB-HAp dengan rendemen 50,11 ± 1,05%. TB-HAp menunjukkan dominasi fase apatit, kristalinitas relatif 82,8%, pita PO₄³⁻, OH⁻, dan CO₃²⁻, serta partikel aglomeratif berukuran 0,128–1,294 µm. Penyisihan Cr total tertinggi sebesar 22,27 ± 0,51% diperoleh pada dosis 3 g L⁻¹, sedangkan q₃₀ tertinggi sebesar 11,66 ± 0,29 mg g⁻¹ diperoleh pada dosis 1 g L⁻¹. Pada kondisi uji 30 menit, penyisihan Cr total maksimum sebesar 22,27 ± 0,51% menunjukkan potensi awal.