This Author published in this journals
All Journal Abdimas Mandalika
Afanin Qanit Adhanajwan
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gerakan Masyarakat Sadar Gizi (GEMAR GIZI): Penguatan Literasi Gizi Seimbang pada Kader Posyandu Ayudhia Rachmawati; Bryan Setya Pradita; Lasya Fauzia; Afanin Qanit Adhanajwan; Ainida Dewi Arwana; Ratu Zulaikha
Abdimas Mandalika Vol 5, No 6 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i6.42003

Abstract

Abstract:  The implementation of balanced nutrition in the community still faces challenges, including limited understanding of food selection, meal portioning, nutrient adequacy, and the application of the Isi Piringku (My Plate) guideline. These limitations may affect appropriate dietary practices and the delivery of nutrition information to families and communities. The Gerakan Masyarakat Sadar Gizi (GEMAR GIZI) community service program aimed to improve Posyandu cadres’ knowledge of balanced nutrition principles and their practical application, thereby strengthening their role in community nutrition education. The activity was conducted on July 11, 2026, involving 30 Posyandu cadres. The implementation stages included a pre-test to assess baseline knowledge, nutrition education through interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, presentations, and leaflets, followed by a post-test evaluation. The assessment instrument consisted of five statements, and the results were analyzed using the Wilcoxon test at α=0.05. The results showed an increase in correct responses from 114 (76.0%) to 124 (82.7%), while incorrect responses decreased from 36 to 26. The Wilcoxon test indicated a significant difference in knowledge before and after the educational intervention (Z = -2.101; p = 0.036). The GEMAR GIZI program demonstrated that participatory nutrition education can improve Posyandu cadres’ knowledge of balanced nutrition and may strengthen their role in delivering nutrition education to the community.Abstrak: Penerapan gizi seimbang di masyarakat masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman mengenai pemilihan pangan, pengaturan porsi makan, pemenuhan zat gizi, dan penerapan pedoman Isi Piringku. Kondisi tersebut dapat memengaruhi ketepatan praktik konsumsi pangan serta penyampaian informasi gizi kepada keluarga dan masyarakat. Kegiatan pengabdian Gerakan Masyarakat Sadar Gizi (GEMAR GIZI) bertujuan meningkatkan pengetahuan kader Posyandu mengenai prinsip dan penerapan gizi seimbang sehingga kader dapat mendukung edukasi gizi di masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Juli 2026 dengan melibatkan 30 kader posyandu. Tahapan pelaksanaan meliputi pengukuran pengetahuan awal melalui pre-test, penyampaian edukasi menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, presentasi, dan leaflet, kemudian evaluasi melalui post-test. Instrumen evaluasi terdiri atas lima pernyataan dan hasil dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada α=0,05. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan jumlah jawaban benar dari 114 (76,0%) menjadi 124 (82,7%), sedangkan jawaban salah menurun dari 36 menjadi 26. Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi (Z=-2,101; p=0,036). Kegiatan GEMAR GIZI menunjukkan bahwa edukasi partispatif dapat meningkatkan pengetahuan memperkuat kader Posyandu mengenai gizi seimbang dan berpotensi memperkuat peran kader dalam penyampaian edukasi gizi kepada masyarakat.