Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pukis “Bangga” (Bayam-Mangga) Untuk Mengatasi Anemia Fidyatun, Erna; Rachmawati, Ayudhia; Lestari, Oniek; Handayani, Puri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.137 KB)

Abstract

Data Riskesdes dan organisasi pangan dan pertanian (FAO) prevalensi gizi buruk pada balita 5,4% dan gizi kurang 13% pada tahun 2007. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) pada tahun 2001 menunjukkan dan 47% anak usia 0-5 tahun menderita anemia. Dengan adanya permasalahan tersebut diperlukan solusi yang strategis dan efektif dalam menangani masalah anemia gizi besi pada masyarakat terutama anak-anak. Salah satu solusi yaitu dengan cara menciptakan suatu kreasi dan inovasi makanan, seperti pukis “bangga”. Secara fisiolofis, tubuh manusia memang membutuhkan 3,9 gr zat besi dan 40 gr vitamin C. Maka dapat diperkirakan dalam setiap pembuatan pukis “bangga” terkandung 375 gr tepung terigu, 100 gr bayam, dan 750 gr mangga, dimana dalam satu resep dihasilkan 30 pukis “ bangga”, dengan perhitungan perkiraan setiap pukis mengandung, Fe = 3,3 gr dari bayam serta Vitamin C= 25 gr yang diperoleh dari mangga. Berdasarkan hasil perhitungan paling tidak 1 pukis mampu memenuhi kebutuhan zat besi, akan tetapi akibat dari proses pemasakan pukis tersebut maka kemungkinan kandungan Fe dalam bayam menjadi berkurang. Dengan pembuatan produk ini diharapkan dapat mengatasi anemia gizi zat besi dan dapat meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat serta mengurangi bahaya yang di timbulkan dari cemilan yang tidak sehat yang beredar di pasaran.
Persepsi ibu balita terhadap vaksinasi MR di wilayah kerja Puskesmas Beji: alasan penolakan dan penerimaan Lia Arsyina; Ayu Amalia Rahmi; Ayudhia Rachmawati; Dortua Lince Sidabalok; Nada Amirah; Redi Yudha Irianto; Evi Martha; Bambang Wispriyono
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 35, No 10 (2019)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2163.432 KB) | DOI: 10.22146/bkm.48531

Abstract

Maternal perceptions of MR vaccination in work area of Puskesmas Beji: explanations of reasons for and againts Purpose: Data from the Ministry of Health shows that as of October 2018, the coverage of MR vaccination nationally still has not reached the target. Depok is one of the cities that has not reached the target. This is due to the rejection of the child's parents. Therefore, the purpose of this study was to find out how the mother's perception and find out the reasons for acceptance and rejection of MR vaccination. Method: This research is a qualitative study with 23 informants consisting of mothers of children under five (mothers agree and disagree), cadres, midwives, and heads of Puskesmas uses Focus Group Discusion and In-depth Interview. Results: The results of this study found that for knowledge, mothers who agreed were mostly know about MR vaccination, while most mothers who did not agree admitted that they did not know. Whereas for perceptions, most of the mothers who disagree have a negative perception of MR vaccination, while most mothers who agree have positive perceptions of MR vaccination. There are also various reasons why mothers accept or refuse MR vaccination. Conclusion: Mother's perception of MR vaccination is one of the causes of rejection, resulting in MR vaccination coverage in Depok not yet reaching the national target.
Tinjauan Sistematis: Efek Kontaminasi dari Tailing Pertambangan terhadap Kesehatan Masyarakat Ayudhia Rachmawati; Danang Wahansa Sugiarto
Buletin Keslingmas Vol 42, No 1 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.1 TAHUN 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v42i1.9607

Abstract

Tailing menjadi salah satu bahaya pencemar yang dapat memicu terjadinya kerusakan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Potensi dampak kesehatan timbul jika kontaminan memiliki kontak secara langsung ataupun tidak langsung dengan populasi di sekitar lokasi pertambangan. Artikel ini bertujuan untuk meringkas beberapa artikel ilmiah yang relevan dan mencakup adanya bahan pencemar yang terkandung dalam tailing pertambangan, serta untuk menilai beberapa gambaran dampak kesehatan yang terjadi. Artikel ini menggunakan metode tinjauan sistematik. Pencarian literatur menggunakan tiga basis data ilmiah, yakni PubMed, Sage Journal, dan Wiley Online Library yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir. Kriteria inklusi termasuk kontaminasi yang berasal dari tailing pertambangan, dampak kesehatan berupa manisfestasi penyakit maupun penilaian risiko (non-karsinogenik dan karsinogenik), subjek penelitian dilalukan pada manusia, serta merupakan penelitian original. Terdapat 353 artikel yang diambil pada seleksi awal, dan di akhir terdapat 7 artikel yang dimasukkan ke dalam tinjauan sistematis. Artikel yang terpilih menunjukkan bahwa berbagai macam polutan yang berasal dari tailing pertambangan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan berupa lesi kulit hingga persalinan obstetric premature. Selain itu, berbagai artikel yang ditinjau juga menggambarkan bahwa kelompok anak-anak memiliki risiko kesehatan yang lebih rentan dibandingkan dengan orang dewasa.
Sarana Air Bersih Jenis Perpipaan (PDAM) di Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur Ellanda Yunisa; Arnelya Natasha Lumadyo; Cica Rahmawati; Nurmala Indika; Ervini Ervini; Munawati Banne La’bi; Tirsa Tonapa; Irene Fidela Fuan Taruk Padang; Ayudhia Rachmawati
Buletin Keslingmas Vol 42, No 3 (2023): BULETIN KESLINGMAS VOL.42 NO.3 TAHUN 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v42i3.10452

Abstract

Pemanfaatan penggunaan PDAM sebagai sarana penyedia air bersih utama, masif digunakan oleh masyarakat di Kelurahan Air Putih, Kalimantan Timur. Pentingnya pemenuhan persyaratan baik kualitas, kuantitas hingga kontinuitasnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih guna menunjang derajat kesehatan masyarakat. Oleh sebeb itu, penelitian ini mencoba menggambarkan adanya potensi risiko pencemaran pada sarana air bersih yang digunakan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif, dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara secara langsung, guna dapat ditarik sebuah kesimpulan dari informasi yang didapatkan.  Adapun sampel penelitian adalah 30 KK dengan sistem purposive sampling. Sebanyak 21 KK (70%) termasuk pada kelompok penggunaan sarana air bersih yang tidak berisiko terhadap pencemaran air. Sedangkan 9 KK (30%) termasuk dalam kelompok yang berpotensi memiliki risiko terjadinya pencemaran sarana air bersih. Hal tersebut berdasarkan pada ditemukannya potensi cross-connection pada jaringan perpipaan masyarakat. Perlunya upaya monitoring dan evaluasi berkala yang dilakukan untuk dapat meminimalisir terjadinya kejadian tersebut.
IMPLEMENTASI PROSES REKLAMASI MELALUI MONITORING DAN PENILAIAN LINGKUNGAN LAHAN BEKAS TAMBANG PT X, KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2022 Rachmawati, Ayudhia; Sartika, Afnila
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v17i2.3924

Abstract

Reklamasi merupakan proses yang dilakukan dalam upaya mengembalikan fungsi lahan setelah proses ekplorasi usai dilakukan (pasca tambang). Salah satu dari serangkaian kegiatan reklamasi adalah revegetasi, dimana akan adanya pemantauan dan penilaian kualitas lingkungan (air, udara, dan tanah), sebagai parameter kelayakan dan meminimalisir adanya pencemaran yang terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan participant observation dimana adanya keterlibatan peneliti secara langsung dalam serangkaian kegiatan reklamasi yang di lakukan oleh PT X selama periode tertentu. Proses revegetasi yang dilaksanakan oleh PT X telah sesuai dengan standar yang ditetapkan, khususnya terkait dengan pemilihan jenis tanaman. Adapun tanaman yang dibudidayakan diantaranya trembesi, kaliandra, turi, sengon, pucuk merah, jambu bol, kelapa, kelengkeng merah, jagung, dan bunga putih. Sedangkan pada pemantauan dan penilaian kualitas lingkungan sebagian besar sudah memenuhi persyaratan baku mutu lingkungan pada udara ambien, tanah, dan air minum. Namun untuk parameter mikrobiologi (E.coli dan Total Coliform) masih diatas batas yang dipersyaratkan. Begitupun dengan kandungan Zn dan Fe pada tanah di sekitar lahan bekas tambang. Penilaian terkait dengan kualitas lingkungan PT X dinilai masih sesuai dan wajar, hal tersebut didasarkan pada proses revegetasi yang masih berjalan, dimana penggunaan pupuk berpotensi meningkatkan konsentrasi pada beberapa parameter lingkungan. Maka sebagai tindak lanjut nantinya, diperlukan upaya pemanfaatan olahan bahan organik lain, yang ramah lingkungan dan digunakan sesuai takaran dalam penyuburan tanah di lahan bekas tambang.
GAMBARAN INSPEKSI SANITASI PEMUKIMAN DI KAWASAN KUMUH KELURAHAN SUNGAI PINANG LUAR, SAMARINDA Azzahra, Gasella Aurelia; Zalzabila Maharani, Siti Malikha; Rugayyah, Syarifah; Anastasya, Melisa; Utami, Reza Evelin; Rachmawati, Ayudhia; Elvira, Vivi Filia; Syamsir, Syamsir; Sedionoto, Blego
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v18i2.4279

Abstract

Latar belakang: Permukiman kumuh yang belum memenuhi persyaratan kesehatan rumah tinggal dapat berpotensi meningkatkan risiko terjadinya penularan penyakit. Peranan sanitasi lingkungan dapat berpengaruh besar terhadap derajat kesehatan masyarakat yang tinggal atau bermukim di wilayah tersebut. Studi kasus penelitian ini di laksanakan pada Kelurahan Sungai Pinang Luar yang mana termasuk ke dalam permukiman berkategori kumuh. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui penilaian rumah sehat dalam rangka peningkaan kondisi permukiman kumuh yang memenuhi syarat di Kelurahan Sungai Pinang Luar berdasarkan pada persyaratan yang berlaku. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif obervasional secara langsung dan inspeksi terhadap komponen rumah, sarana sanitasi, serta perilaku penghuni. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan November 2023. Penelitian ini berlokasi sekitaran bantaran Sungai Karang Mumus, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, tepatnya pada RT 4-9. Populasi yang diambil sebagai sampel sebanyak 30 rumah dari proses pemilihan sampel yang representatif dari seluruh rumah yang ada pada permukiman kumuh tersebut. Hasil: Terdapat 29 rumah yang belum memenuhi syarat rumah sehat. Untuk rumah yang mendapatkan skor ≥ 1068, hanya ada 1 rumah yang memenuhi syarat rumah sehat, yaitu dengan nilai 1087. Dalam evaluasi perilaku terhadap 30 rumah, perilaku membuka jendela di kamar tamu dan ruang keluarga mendapat penilaian paling rendah. Simpulan: Sebanyak 90% rumah tidak memenuhi syarat sebagai kategori rumah sehat. Hal ini didominasi oleh faktor yang terkait dengan sarana sanitasi dan perilaku penghuni. Perlunya pemenuhan sarana dan edukasi sebagi rencana tindak lanjut perbaikan.
Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pengolahan Limbah Cair 2019-2024 Muhammad Aidil Fitrah; Ayudhia Rachmawati; Syamsir Syamsir
Buletin Keslingmas Vol 44, No 1 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 1 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.12443

Abstract

Pengolahan limbah cair merupakan masalah lingkungan utama yang telah mendapatkan perhatian besar dalam penelitian ilmiah karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penelitian dalam bidang pengolahan limbah cair selama lima tahun terakhir (2019-2024) untuk memberikan rekomendasi perkembangan riset tentang pengolahan limbah cair dimasa mendatang. Data diperoleh dari basis data artikel ilmiah Google Scholar, Sqopus, dan PubMed. Penelusuran menggunakan aplikasi Publish or Perish dengan kata kunci wastewater treatment dan dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi pada tahun 2020, diikuti oleh penurunan hingga tahun 2024. Topik utama dan terbaru yang muncul meliputi photocatalytic degradation, antibiotik, microplastic, ARGs, microalga, dan energy recovery. Temuan ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk merumuskan kebijakan, inovasi teknologi, serta pendekatan preventif  sekaligus memberikan saran kepada peneliti dalam melakukan kajian penelitian yang mengarah pada topik-topik tersebut dimasa mendatang.
Assesment of Healthy Housing Sanitation in Bengkuring Residence Area, North Sempaja Sub-Dictrict, Samarinda City Nada, Nur Nazliyatun; Wardhani, Amelia Yunita; Khairunnisa, Nur Baiti; Ramadanti, Nadiyah Karin; Pusparini, Ryzkita; Hutabarat, Fiery Indra Christian; Rachmawati, Ayudhia
Panakeia Journal of Epidemiology Vol. 2 No. 1 (2025): Panakeia Journal of Epidemiology
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/panakeia.v2i1.2848

Abstract

The home plays an important role as a place of protection and family development to create a healthy physical, mental, and social life. The condition of a clean home that meets health standards can reduce the risk of environmentally-based diseases. Healthy home criteria require the achievement of proper lighting, ventilation, clean water, and adequate sanitation facilities. This study aims to evaluate the sanitation conditions of housing and settlements and conduct an inspection of healthy home criteria in housing areas in Bengkuring. This research method is descriptive, using direct observation and interviews. The research sample consists of 30 households selected through purposive sampling. The results show that of the 30 homes inspected, 47% were categorized as unhealthy. Contributing factors include the location of the homes on swampland, the presence of waste dumps, the use of non-ideal building materials, and homeownership by individuals who are no longer productive. There is a need for more attention to lighting, wastewater disposal, air circulation, and natural light inside the house. Additionally, increasing public understanding and awareness is crucial to creating housing that meets health standards
The Risk of Sulfur Dioxide Exposure and Its Correlation with the Incidence of Hypertension in Street Sweepers In Samarinda City Rachmawati, Ayudhia; Safika, Erri Larene; Syamsir, Syamsir
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 24, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.68159

Abstract

Latar belakang: Emisi gas buang kendaraan bermotor merupakan sumber pencemaran udara yang paling signifikan, terutama di wilayah perkotaan. SO2 merupakan salah satu polutan yang dihasilkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Kota Samarinda terkenal dengan pesatnya peningkatan jumlah kendaraan pribadi, terutama kendaraan berbahan bakar fosil, yang berpotensi meningkatkan konsentrasi SO2 dan dapat berdampak pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko paparan konsentrasi SO2 pada penyapu jalan dan hubungan antara kejadian hipertensi dengan asupan SO2.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penilaian risiko kesehatan lingkungan. Pendekatan EHRA akan memperkirakan risiko yang diterima oleh penyapu jalan akibat paparan SO2 di jalan raya Kota Samarinda. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pekerja penyapu jalan yang bertugas pada empat lokasi jalan raya yang telah ditentukan. Sampel penelitian berjumlah 61 orang dan diperoleh melalui teknik total sampling. Teknik pengukuran konsentrasi SO2 menggunakan impinger dengan analisis spektrofotometer. Tekanan darah diukur secara real-time. Uji chi-square digunakan untuk menunjukkan perbedaan proporsi antara variabel asupan dan hipertensi.Hasil: Konsentrasi SO2 masih di bawah batas baku mutu lingkungan yang dipersyaratkan (< 150 mg/Nm3) yakni 18,18 mg/Nm3. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada perbedaan proporsi kejadian hipertensi dengan asupan SO2 (nilai p = 1.000). Akan tetapi, pekerja dengan asupan SO2 >0,0012 mg/kg/hari memiliki peluang lebih besar untuk mengalami hipertensi dibandingkan penyapu jalan dengan asupan >0,0012 mg/kg/hari (OR = 1,111).Simpulan: Kualitas udara di jalan raya Kota Samarinda masih tergolong aman dan sehat, terutama pada parameter sulfur dioksida. Petugas penyapu jalan tidak berisiko mengalami gangguan kesehatan khususnya kejadian hipertensi. ABSTRACT Background: Vehicle exhaust emissions are the most significant source of air pollution, especially in urban areas. SO2 is one of the pollutants produced by car exhaust emissions. The number of private vehicles, especially fossil fuel vehicles, is increasing rapidly in Samarinda City. These vehicles have the potential to increase SO2 concentrations and can have an adverse on health. This study aims to determine the risk of exposure to SO2 concentrations among street sweepers and the relationship between the incidence of hypertension and SO2 intake.Methods: This study used an environmental health risk assessment approach. The EHRA approach estimated the risk faced by street sweepers due to exposure to SO2 in Samarinda City highways.  This study’s population consisted of all street sweepers working at four specified roadways.  The sample, comprising 61 participants, was selected using a to tal sampling technique. The SO2 concentration measurement technique involved an impinger with spectrophotometer analysis. Blood pressure was measured in real-time. The chi-square test was used to show differences in proportions between intake and hypertension variables.Results: The SO2 concentration, measured at 18.18 mg/Nm3, was found to be below the required environmental quality standard limit (< 150 mg/Nm3). The results of the chi-square test showed no difference in the proportion of hypertension incidents with SO2 intake (p-value = 1,000). However, workers with SO2 intake of >0.0012 mg/kg/day showed a higher likelihood of developing hypertension than street sweepers with an intake of >0.0012 mg/kg/day (OR = 1.111).Conclusion: The air quality in the highways of Samarinda City is deemed safe, especially in terms of the sulfur dioxide parameter. Street sweepers are not at risk of experiencing health problems.
Enhancing Adolescent Capacity through the RAPIH Program in Tengin Baru Village, North Penajam Paser Abdullah, Ahmad Fadhlil Azhim; Suleman, Angellia; Pradita, Adelia Putri; Jenissa, Abel; Rahmadina, Andi Nur Nayla; Ramadhani, Irma; Vionita, Wanda Dila; Pakki, Irfansyah Baharuddin; Rachmawati, Ayudhia
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 1 No. 1 (2025): The 3rd MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescent issues have multiple elements, one of which is related to adolescent health knowledge. According to the results of primary data from Field Learning Experience I (PBL) 2024 in Tengin Baru Village, adolescents awareness of adolescent health, particularly reproductive health, remains low, and adolescents' stress levels are high. Based on early marriage indicators, up to 64.2% of adolescents lack enough reproductive health knowledge. Meanwhile, up to 30.5% of adolescents lack information regarding the effects of adolescent stress. This study aims to improve adolescents awareness of health, with a particular focus on reproductive health and stress management in Tengin Baru Village. The research's particular objective is to assess the efficacy of an educational counseling program in enhancing high school students' knowledge levels, hence encouraging improved health behaviors among adolescents. This program uses an educational counseling method in the form of delivering material via PowerPoint media and using pre- and post-tests to measure the level of student knowledge before and after counseling is provided to high school adolescents in grades 11 and 12, with 33 participants. Adolescent knowledge in Tengin Baru Village increased by 15.75% between before and after counseling, from 72.73% to 88.48%, as proved by the results of the pre-test and post-test. The importance of gaining information in modifying one's behavior, such as by offering adolescent health counseling. Counseling activities can be conducted regularly to provide the most up-to-date knowledge about the development of adolescents issues. Furthermore, cross-sector coordination is required to ensure that the program runs well.
Co-Authors Abdul Ridho Dhafa Risqillah Abdullah, Ahmad Fadhlil Azhim Adelina Butar Butar, Bellinda Afifah Bidayah Akhmad Dzikri Al Mubarok, Ahmad Zakki Alifka Ramadani, Sela Amalia, Syaumi Nur Amirah, Nada Anastasya, Melisa Angela Lionthin Salsa Aprilia Sarwani, Audi Arnelya Natasha Lumadyo Arsyina, Lia Ashri Rahmaya Nur Ayu Amalia Rahmi Azzahra, Gasella Aurelia Bambang Wispriyono Blego Sedionoto, Blego Cica Rahmawati Daffi Maulany, Ahmad Danang Wahansa Sugiarto Danang Wahansa Sugiarto Dhafin, Ahmad Dortua Lince Sidabalok Ellanda Yunisa Elvira, Vivi Filia Erna Fidyatun Erri Larene Safika Ervini Ervini Evi Martha Fauzi , Fahri Hasbiah Hutabarat, Fiery Indra Christian Inayah, Andini Nur Tsabita Irene Fidela Fuan Taruk Padang Irfansyah Baharuddin Pakki Jenissa, Abel khadri, Albrian Khairunnisa, Nur Baiti Marsanda, Siti Masyhuri Majiding, Chaidir Misnawati Morrin Choirunnisa Thohira Muhammad Aidil Fitrah MUHAMMAD RIZAL Munawati Banne La’bi Muzaqi , Muhammad Choirul N. Nurjanah Nabilla Nabilla Nabillah, Nur Annisa Nada, Nur Nazliyatun Nur, Muhammad Roihan Nurhidayat , Rifki Nurilmi, Alifani Siti Nurmala Indika Oniek Lestari, Oniek Pardilla , Irva Alrisyaduhita Pradita, Adelia Putri Puri Handayani Pusparini, Ryzkita Puspita , Shindy Putra, Umar Farauk Eka Putri Fitria Listi Rachmadani, Nova Sri Rahma Nabilla, Hanifah Rahmadani, Tiara Fitri Rahmadina, Andi Nur Nayla Ramadanti, Nadiyah Karin Ramadhani, Irma Ravli Saputra, Ardi Redi Yudha Irianto Riagil , Julia Putri Ridho Abdilah, Muhammad Noval Rosandini , Adella Nadhif Rugayyah, Syarifah Sabrinanova, Monanda Sartika, Afnila Sasmita, Khania Fazza Siti Fadilah Harun Siti Nuraini Sitohang, Yohana Sri Rahmayanti, Sri Suleman, Angellia Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Tirsa Aulia Juniarti Tirsa Tonapa Umhersuny, Brithnay Vensca Valencia Utami, Reza Evelin Vionita, Wanda Dila Virgil, Aron Natala Vivi Filia Elvira Wardhani, Amelia Yunita Wulandari, Tiara Sahfitri Wulandari, Yanti Nur Yumanda , Inayah Dwi Setia Zalzabila Maharani, Siti Malikha