Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS TENTANG PRESENSI (KEHADIRAN) PADA PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI BENGKEL CR-1ST FIRMANSYAH, RHEZA
Jurnal Teknik Mesin Vol 4, No 02 (2016): JTM : Volume 04 Nomor 02 Tahun 2016
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal yang paling penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga merugikan perusahaan. Keselamatan kerja berkaitan erat dengan peningkatan produksi dan produktivitas. Meningkatnya produksi dan produktivitas atas dasar tingkat keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi. Kecelakaan-kecelakaan yang menjadi sebab sakit, cacat dan kematian dapat ditekan sekecil-kecilnya. Tingkat keselamatan yang tinggi sejalan dengan pemeliharaan dan penggunaan peralatan kerja dan mesin secara produktif dan efisien.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan program K3 terhadap produktivitas kerja karyawan. Variabel bebas yang digunakan adalah penerapan keselamatan dan kesehatan kerja yang difokuskan pada jumlah kehadiran karyawan. Alat untuk mengukur variabel ini adalah tabel data jumlah kehadiran karyawan, sedangkan untuk variabel terikat dalam penelitian ini adalah produktivitas kerja yang difokuskan pada jumlah kendaraan yang selesai ditune up. Alat untuk mengukur variabel ini adalah tabel data jumlah kendaraan yang selesai ditune up oleh karyawan setiap bulannya. Objek penelitian ini adalah mekanik bengkel yang berjumlah 7 orang.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Program K3 tidak terlalu berdampak signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di bengkel CR-1St. Hal ini dapat dibuktikan dengan harga nilai rxy sebesar 0,56 nilai tersebut di-interpretasikan ke dalam tabel interpretasi nilai r product momen adalah termasuk dalam kategori yang mempunyai hubungan sedang. Sedangkan dengan pengujian secara signifikan dengan menggunakan uji t, hasil nilai uji t yaitu sebesar 1,49. Hasil perbandingan antara t thitung dan t tabel dengan ketentuan kesalahan (α) 5% dan dk = 5 adalah sebesar 2,57, sehingga besarnya thitung ≤ ttabel yaitu 1,49 ≤ 2,57 maka hasilnya adalah Ho diterima dan Ha ditolak oleh karena itu hubungan penerapan K3 terhadap produktivitas kerja karyawan dibengkel CR-1St Surabaya adalah hubungan yang rendah. Kata kunci: K3, Presensi, Produktivitas Kerja.
Peran dan Tantangan Organisasi Berbasis Kekayaan Intelektual di Kawasan ASEAN Firmansyah, Rheza; Budiansyah , Andi
Jurnal Lemhannas RI Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55960/jlri.v7i2.70

Abstract

Asia Tenggara sebagai daerah memiliki potensi besar, tidak hanya secara geografis tetapi juga dari semua sumber dayanya. Namun, potensi itu dapat bermanfaat jika dikelola secara menyeluruh menggunakan kemitraan, sebagaimana disebutkan dalam deklarasi ASEAN. Deklarasi tersebut menyatakan bahwa tujuan kemitraan adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan, juga berkolaborasi secara aktif dan membantu satu sama lain untuk mengatasi kepentingan bersama dalam hal-hal lain seperti sosial, budaya, teknis, ilmu pengetahuan, administrasi, dll. Berdasarkan pada tujuan itu, maka tidak diragukan lagi lebih baik jika semua negara ASEAN perlu mempertahankan kemitraan di bidang kekayaan intelektual (KI). Bidang ini mencakup kesadaran akan pentingnya pengembangan teknologi, yang saat ini sedang dikelola oleh ASEAN Working Group on Intelectual Property Cooperation (AWGIPC). Pada 2009, AWGIPC lalu membentuk ASEAN Patent Examination Co-operation (ASPEC) untuk mengimplementasikan sistem paten yang lebih efektif dan lebih efisien di ASEAN, yang diatur dalam ASEAN Action Plan 2011-2015. Tujuan dari kajian ini adalah untuk melihat peran dan tantangan organisasi berbasis kekayaan intelektual di ASEAN, khususnya tentang AWGIPC dan ASPEC, menggunakan metode analisis deskriptif yang didasarkan pada beberapa referensi terkait sebelumnya yang telah membahas tentang organisasi kekayaan intelektual di kawasan ASEAN.
Konflik Hukum dalam Penentuan Status Kewarganegaraan Anak dari Pernikahan Campuran: Analisis Perspekktif Hukum Perdata Internasional Firmansyah, Rheza; Latif, Moch Gufron; Nugroho, Lucky Dafira
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10302

Abstract

Konflik hukum dalam penentuan status kewarganegaraan anak hasil pernikahan campuran menjadi isu penting dalam praktik Hukum Perdata Internasional (HPI). Perbedaan sistem hukum antarnegara dimana Indonesia menganut asas ius sanguinis (kewarganegaraan berdasarkan keturunan) sementara negara lain menerapkan ius soli (berdasarkan tempat lahir) berpotensi menyebabkan kewarganegaraan ganda (dual nationality) atau anak tanpa kewarganegaraan (statelessness). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan hukum dan analisis terhadap instrumen hukum internasional serta peraturan nasional. Analisis difokuskan pada evaluasi  UU No. 12 Tahun 2006 yang mengatur kewarganegaraan ganda terbatas hingga usia 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan implementasi regulasi masih menghadapi kendala prosedural dan lemahnya kolaborasi internasional. Hukum Perdata Internasional berperan krusial menyelesaikan konflik melalui penentuan yurisdiksi dan penerapan prinsip the best interests of the child. Diperlukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan perlindungan hukum optimal bagi anak berkewarganegaraan ganda. Konflik Hukum, Kewarganegaraan Anak, Pernikahan Campuran, Hukum Perdata Internasional, Ius Sanguinis, Ius Soli.
Analisis Pertanggungjawaban Pelaku Pinjaman Online Menggunakan Akun Orang Lain Berdasarkan Perspektif Hukum Positif Maudila, R. Anisatul Mukaromah; Firmansyah, Rheza
Jurnal Dunia Ilmu Hukum (JURDIKUM) Vol. 2 No. 1 (2024): JURDIKUM - JUNI
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikum.v2i1.196

Abstract

Perkembangan teknologi yang banyak membawa perubahan / globalisasi pada kemajuan suatu negara. Hal ini dibuktikan dengan banyak munculnya inovasi alat canggih yang dibuat untuk memudahkan segala aktivitas manusia. Namun selain membawa dampak positif juga  dampak negatif ,dimana manusia hidupnya serba instan, cepat, dan efektif. Hal itu dikarenakan  aktivitas manusia banyak bergantung kepada alat canggih yang tersedia. Salah satu inovasi canggih yaitu adanya fintech yang merupakan aplikasi dalam bidang jasa keuangan. Dengan adanya jenis sistem ini dapat memudahkan manusia untuk melakukan pinjam meminjam , penawaran ataupun jual beli tanpa harus terjalin kontak fisik. Tetapi dampak dari pinjam online ini , data pribadi kita mudah untuk dilacak oleh orang lain dan disalahgunakan. Hal itu perlu dipelajarin oleh manusia agar tetap waspada dalam melakukan sesuatu. Dalam aturan hukum terkait   penyalahgunaan akun orang lain untuk melakukan pinjaman online ada yang sudah diatur, ada yang belum tergantung dengan bentuk penyalahgunaanya. Oleh karena itu dalam bnetuk pertanggungjawaban ini , kita sendiri yang dapat mewaspadai akan terjadinya hal hal buruk dalam akun pribadi kita