Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN SELF REGULATED LEARNING DENGAN METAKOGNITIF SISWA KELAS X PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 CIAWIGEBANG Fitriani, Indah Nur; Hindriana, Anna Fitri; Satianugraha, Haruji
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v8i1.820

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemikiran bahwa salah satu kompetensi yang dikembangkan melalui pembelajaran biologi adalah kemampuan pemecahan masalah, salah satu cara untuk menganalisis suatu masalah dan memecahkan permasalahan adalah menggunakan kemampuan metakognitif dengan mengembangkan sikap self regulated learning. Model pembelajaran inquiry merupakan salah satu model pembelajaran yang menggunakan masalah nyata sebagai pengantar dalam pembelajarannya. Pengukuran kemampuan metakognitif dengan menggunakan tes essai sedangkan pengukuran self regulated learning degan menggunakan angket. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  seberapa besar hubungan antara self regulated learning dengan kemampuan metakognitif pada pembelajaran biologi. Penilitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan Posttes Only Control Design, dan dilaksanakan pada tanggal 21 April sampai 29 April 2014. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA Negeri 1 Ciawigebang tahun ajaran 2013-2014 sebanyak 340 siswa, pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan clusterandom sampling. sample yang digunakan sebanyak dua kelas, keduanya dijadikan sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 80 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes essai. Berdasarkan hasil perhitungan statistic diperoleh skor rata-rata self regulated learning sebesar 65,79 dengan standar deviasi (S) sebesar 4,85 dan skor rata-rata kemampuan metakognitif sebesar 83,83 dengan standar deviasi (S) sebesar 5,14. Dari perhitungan korfisien korelasi diperoleh nilai sebesar 0,762. Koefisien korelasi antara self regulated learning dengan kemampuan metakognitif menunjukan adanya korelasi yang positif., sedangkan kontribusi variabel self regulated learning terhadap kemampuan metakognitif diperoleh dari koefisien determinasi sebesar 0,580. Hal ini menunjukkan bahwa variabel self regulated learning mempengaruhi 58% terhadap kemampuan metakognitif.  Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini yaitu terdapat korelasi positif antara self regulated learning dengan kemampuan metakognitif siswa kelas X pada konsep limbah dan daur ulang limbah di SMA Negeri 1 CiawigebangKata Kunci : Self Regulated Learning, Kemampuan Metakognitif
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DIPADU MIND MAP TERHADAP KREATIVITAS DALAM MEMECAHAN MASALAH PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN Susanti, Novi Tri; Hindriana, Anna Fitri; Satianugraha, Haruji
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 1 (2019): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.928 KB) | DOI: 10.25157/jpb.v7i1.4300

Abstract

This study aim to determine the effect of Problem Based Learning (PBL) models in mind map integration to creativity of problem solving in the environmental pollution concept of graders X. The method used is a Quasi-experimental design form Nonequivalent Control Group Design (pretest- posttest). The study population is all the students of graders X academic year 2017/2018 as many as 9 classes with the number of 360 students. The sample used was 80 students from two classes as an experimental class and a control class. Sampling was done by Cluster Random Sampling technique. Instruments used include test descriptions, questionnaires and teacher observation sheets. The results of the analysis of the test descriptions creativity in problem solving obtained results of hypothesis testing (t test) i.e. 20.5 t count > t table of 2.66 means that Ho refused and Hi accepted, it means PBL learning models in Mind Map integration effect on creativity in problems solving. This is indicated by an increase in the average score on each indicator of creativity in problem solving in which students are able to grow various ideas, enrich ideas, add or detail the details of an idea and determine the truth to solve the problems. From the analysis of questionnaire data showed an interest in learning to use the PBL modela in Mind map integration, students agreed that if the model of PBL in Mind map integration may be easier to learn about the concept of Environmental Pollution. In addition, students also agreed that if the PBL models in Mind map integration effect on creativity in problems solving. The results showed that there was a significant influence between learning using PBL models in Mind map integration those not using the learning models to creativity in problems solving in the concept of environmental pollution of graders X.
INTEGRATING CONSERVATION EDUCATION IN BIOLOGY: COMMUNITY AWARENESS OF LONG-TAILED MACAQUE CONSERVATION Satianugraha, Haruji; Prianto, Agus
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v12i1.26482

Abstract

Ecosystem degradation and biodiversity loss in Indonesia are often driven by a lack of public awareness regarding conservation. One species significantly affected is the long-tailed macaque (Macaca fascicularis), whose population is threatened by habitat changes and human interactions. This study aims to compare the conservation awareness of communities in Babakan Subdistrict (Plangon), Cirebon, and Purwasari Village, Kuningan, to support conservation education integration into Biology learning. A quantitative descriptive method with a survey technique was used, collecting data through validated and reliable questionnaires. The respondents consisted of 40 individuals from each research location. Data analysis was conducted using the Mann-Whitney U test to examine differences in conservation understanding between the two communities. The findings revealed significant differences, with the Babakan Subdistrict (Plangon) community exhibiting a higher level of conservation awareness than the Purwasari Village community. This difference is likely influenced by Plangon's role as an educational tourism site, which indirectly enhances conservation awareness. The study concludes that conservation understanding can be improved through educational programs integrated into Biology learning and community activities. Therefore, it is recommended to implement more intensive and collaborative conservation education programs at the community, school, and local government levels to enhance environmental awareness