Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KONSEP PENGARUH KEPADATAN POPULASI MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN DI KELAS VII SMP NEGERI 7 KUNINGAN Wulan, Wulan; Martomidjojo, Russamsi; Prianto, Agus
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v7i2.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap prestasi belajar siswa pada konsep pengaruh kepadatan populasi manusia terhadap lingkungan dikelas VII SMP Negeri 7 Kuningan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kuningan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik sampel random sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Instrumen penelitian menggunakan tes berupa tes objektif, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji t, di peroleh thitung 3,82 dan ttabel pada taraf signifikan 1% 2,66 maka thitung ttabel yang berarti bahwa hipotesis H0 di tolak dan Hi diterima. Dari perhitungan uji Zrataan sebesar 2,42 dan Zdaftar 2,33 maka Zhitung Zdaftar. Selain itu juga dilakukan uji Zproporsi, diperoleh Zhitung sebesar 17,37 dan Zdaftar 2,33 maka Zhitung Zdaftar. Dengan demikian dari hasil uji rataan dan uji proporsi dapat diuji hipotesisnya serta disimpulkan bahwa Hi diterima dan H0 ditolak. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching
PENGARUH PENERAPAN TEACHING FACTORY DAN KETERLIBATAN DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP KESIAPAN BEKERJA LULUSAN SMK Prianto, Agus; ., Winardi; Noer Qomariyah, Oemi
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektifitas pendidikan kejuruan juga dapat dinilai dari seberapa besar lulusannya dapat terserap di dunia kerja. Harapan kepada SMK untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian sesuai dengan dunia kerja masih menghadapi tantangan yang besar. Hal ini terlihat dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan SMK yang dalam beberapa tahun terakhir selalu menempati posisi tertinggi. Untuk mengatasi masalah ini, melalui Inpres 9 Tahun 2016 pemerintah memutuskan untuk merevitalisasi SMK, yang antara lain dilakukan untuk memperkuat kegiatan pembelajaran berbasis teaching factory (TF) yang diharapkan mampu menumbuhkan kesiapan bekerja para lulusan. Penelitian ini mengkaji penerapan berbagai model pembelajaran berbasis TF dan pengaruhnya terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan penguatan kesiapan bekerja. Unit analisis dalam penelitian ini adalah para lulusan SMK tahun 2019 yang telah mengikuti pembelajaran berbasis TF. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa model pembelajaran berbasis TF yang dipersepsikan paling kuat dalam membangun keterlibatan dalam pembelajaran, secara berurutan, sebagai berikut: (1)penempatan kerja pada dunia usaha dan industri, (2) pembelajaran berbasis layanan masyarakat, (3) praktek kerja pada unit usaha sekolah, (4) pembelajaran berbasis produksi, dan (5) magang atau prakerin. Model pembelajaran yang dipersepsikan berpengaruh paling kuat terhadap pembentukan kesiapan bekerja, secara berurutan sebagai berikut: (1) penempatan kerja pada dunia usaha dan industri, (2) pembelajaran berbasis layanan masyarakat, (3) pembelajaran berbasis produksi, (4) pembelajaran berbasis praktek kerja pada unit usaha di sekolah, dan (5) kegiatan magang atau prakerin. Perlu kajian lebih lanjut mengapa kegiatan magang belum berperan optimal dalam membangun keterlibatan dalam pembelajaran dan dalam membentuk kesiapan bekerja.
PELATIHAN ANGKAT BEBAN DAN KEAMANAN, KESEHATAN, DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI PERUM PERHUTANI KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN (KPH) TASIKMALAYA Herlina, Nina; Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Yudayana, Bambang; Prianto, Agus
Empowerment Vol. 3 No. 02 (2020): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v3i02.3475

Abstract

The wood harvesting activity is one of the activities that is quite heavy and creates a lot of risk of work accidents. The Tasikmalaya Forest Management Unit  seeks to improve the quality of its workers by carrying out weightlifting and K3 training activities with the aim of being able to provide great benefits in understanding how to lift weights and K3. This activity was carried out at the Tasikmalaya KPH Urug TPK which is part of the Tasikmalaya Forest Management Unit . The activity was held on September 1, 2020 with a total of 20 training participants. The method used is to provide training in the form of indoor material on the method of lifting weights and the importance of K3, then continued with the implementation of practice in the field. minimize the risk of work accidents.Kegiatan pemanenan kayu merupakan salah satu kegiatan yang cukup berat dan banyak menimbulkan resiko kecelakaan kerja. Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya berupaya untuk meningkatkan kualitas pekerjanya dengan melaksanakan kegiatan pelatihan angkat beban dan K3 dengan tujuan dapat memberikan manfaat yang besar dalam memahami cara angkat beban dan K3. Kegiatan ini dilakukan di TPK Urug  KPH Tasikmalaya merupakan bagian dari  Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada Tanggal 1 September 2020 dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 20 orang. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan berupa materi dalam ruangan tentang metode angkat beban dan pentingnya K3,  kemudian dilanjutkan pelaksanan praktek di lapanganAdanya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta sehingga dapat menambah pengetahuan tentang metode angkat beban dan memahami SOP K3 serta dapat meminimalisir resiko kecelakaan kerja.
Menakar Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Agus Prianto
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 42, No 1 (2013): Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Indonesia untuk menjilma menjadi kekuatan ekonomi dunia memang sangatbesar. Setidaknya, hal itu dilihat dari stabilitas pertumbuhan ekonomi, meningkatnyaPDB, meningkatnya pendapatan per kapita; dan didukung dengan begitu besarnyaukuran ekonomi, pangsa pasar, jumlah penduduk besar dan masuk dalam usiaproduktif, serta kekayaan alam yang sangat melimpah. Memperhatikan begitubesarnya potensi ekonomi yang ada, rasanya tidak ada alasan untuk meragukankemampuan perekonomian Indonesia untuk masuk dalam barisan depan kekuatanekonomi dunia. Kinerja perekonomian suatu negara tentu tidak dapat dipisahkandengan berbagai faktor di luar variabel ekonomi. Kualitas pertumbuhan ekonomisangat dipengaruhi oleh kualitas daya saing bangsa. Perekonomian yang tumbuh dankuat mensyaratkan adanya pemerintahan yang efektif dan stabil, tersedianyainfrastruktur yang memadai, hukum yang tegak berdiri, tersedianya lembaga keuanganyang dapat dihandalkan, tersedianya sumber daya manusia yang terdidik dan cakap,institusi pendidikan yang memadai dan berkualitas, budaya wirausaha yang kuat,serta berbagai modal sosial yang berkembang di masyarakat. Pertumbuhan ekonomiIndonesia akan semakin berkualitas bila didukung oleh daya saing yang tinggi.
Berbagai Variabel yang Mempengaruhi Kesiapan untuk Bekerja Para Pencari Kerja Agus Prianto
Jurnal Manajemen dan Usahawan Indonesia Vol 42, No 3 (2013): Jurnal Manajemen Usahawan Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah utama yang menghambat peningkatan kinerja perekonomianIndonesia adalah pengangguran. Tingginya angka pengangguran di Indonesia tidakhanya karena terbatasnya kesempatan kerja, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkatkesiapan untuk pekerjaan pencari kerja. Untuk meningkatkan kesiapan kerja, makapencari kerja harus memahami tuntutan kemampuan yang diharapkan oleh penyediapekerjaan. Penelitian ini dilakukan terhadap penyedia pekerjaan dan pencari kerja diJawa Timur. Studi ini menemukan bahwa penyedia mengharapkan pencari kerja memilikisetidaknya 5 keterampilan kerja, yaitu: 1) memiliki motivasi kerja yang kuat, (2)kepribadian yang matang, (3) memiliki kematangan sosial, (4) memiliki sikap kerja yangpositif, dan (5) terampil dalam bekerja. Penelitian ini juga membuktikan bahwa kesiapankerja pencari kerja ditentukan oleh pengetahuan yang dimanifestasikan oleh penguasaanTIK, aplikasikomputer, kemampuanmembaca, dantingkatpemahamanbidangpekerjaan,serta keterampilan praktis yang dimanifestasikan dengan motivasi kerja, kedewasaan,kemampuan untuk berinteraksi, sikap kerja, kemampuan memecahkan masalah, dansikap tanggung jawab. Tingkat pendidikan dan pengalaman kerja adalah dua variabelyang mempengaruhi kesiapan untuk bekerja. Hasil penelitian ini menemukan bahwatingkat kesenjangan dilihat dari dimensi kesiapan kerja, pengetahuan dan penguasaanketerampilan praktis pencari kerja. Dalam penguasaan dimensi pengetahuan, pencarikerja dalam kategori sangat siap untuk bekerja. Tapi dari dimensi keterampilan praktis,pencari kerja dalam kategori cenderung siap untuk bekerja. Hal ini menunjukkan bahwapengetahuan yang didapat para pencari kerja dari pendidikan formal tidak sepenuhnyaselarasdengantuntutankerja. Pencarikerjadiharapkanuntukmemperbanyakpengalamankerja sebelum memasuki dunia kerja. Untuk meminimalkan ketidaksiapan para lulusanpendidikan sebelum memasuki dunia kerja, maka pengembangan kurikulum dankegiatan pembelajaran di sekolah harus selaras dengan tuntutan dunia kerja.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Orang Tua Siswa terhadap Layanan Pendidikan di Sekolah (Studi pada Sekolah Unggulan di Kabupaten Jombang) Agus Prianto
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 9, No 3 (2011)
Publisher : Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1720.663 KB)

Abstract

Recently, public attention to the existence of the top schools is increasing. It appears from the growing amount of interest people who are interested to send her son to go to school. With the advantages facilities, excellent schools managed to convince the parents to pay tuition fees of a relatively large when compared with ordinary schools. Amount of tuition fees to be paid by the parents would insist on better service activities. This study would assess the degree of satisfaction of the parents towards education services at school. This research is to complete the studies conducted by Standifird, et.al. (2008), who examines the satisfaction of students. By using analyser statistics, that is structural equation modeling (SEM), this studies reveal that the school is expected by the parents to be more responsive to the desires, wishes and complaints of the parents. Accordingly, the parents also expect the school to have attentive and caring with the parents of students. School leaders are also expected to continue to express the importance of good educational service to the staff, a representative of school buildings, school supplies are sufficient, teachers and school staff are professionals in the field of work.Keywords: excellent school, school services, satisfaction of the parents
PENGARUH KETERSEDIAAN FASILITAS BELAJAR, DUKUNGAN ORANG TUA YANG DIRASAKAN TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA PGRI NGIMBANG LAMONGAN Dr. Agus Prianto, M.Pd; Tuni Heni Putri
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 1, No 2 (2017): JPEKBM (Desember)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.546 KB) | DOI: 10.32682/jpekbm.v1i2.475

Abstract

Abstrak : Salah satu hal yang mendasar yang menyebabkan ketimpangan pendidikan di Indonesia adalah kurangnya fasilitas pendidikan yang ada sekolah. Fasilitas belajar adalah sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. Fasilitas belajar yang memadai akan meningkatkan motivasi belajar siswa dan mendukung siswa dalam mencapai prestasi belajar. Jika fasilitas belajar siswa yang tersedia di sekolah dan di rumah tidak lengkap maka akan membuat proses pembelajaran tidak maksimal, terhambat atau bahkan tidak terlaksana. Penelitian ini dilaksanakan di SMA PGRI Ngimbang Lamongan yang salah satu sekolah swasta dengan fasilitas belajar yang terbatas namun dalam beberapa tahun terakhir mampu menunjukkan prestasi yang sangat baik. Penelitian ini hendak mengkaji pengaruh ketersediaan fasilitas belajar, dukungan orang tua yang dirasakan, dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis jalur. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ketersediaan fasilitas belajar dan dukungan orang tua berpengaruh langsung dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa ketersediaan fasilitas belajar berpengaruh tidak langsung terhadap prestasi belajar melalui motivasi belajar. Dengan kata lain, ketersediaan fasilitas belajar berpengaruh terhadap motivasi belajar, dan motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan kepada pihak sekolah untuk memenuhi sarana belajar sesuai dengan standar permendiknas. Pihak sekolah diharapkan dapat lebih melibatkan para orang tua untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL KAUM MUDA, MENJAWAB TANTANGAN DUNIA KERJA MASA DEPAN: Sebuah Telaah Kritis Agus Prianto; Firman Firman
JPEKBM (Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis dan Manajemen) Vol 5, No 2 (2021): JPEKBM (DESEMBER,2021)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/jpekbm.v5i2.2338

Abstract

Kajian ini mengupas berbagai kecenderungan yang terjadi pada era sekarang dan yang akan datang, yang mengharuskan semua pihak memiliki literasi digital yang kuat. Penguatan literasi digital, khususnya bagi kaum muda merupakan hal yang mendesak seiring dengan semakin masifnya pemanfaatan perangkat digital dalam berbagai bidang kehidupan. Penggunaan teknologi digital dalam dunia kerja telah mengubah pekerjaan dan mengubah cara seseorang menjalankan pekerjaan. Berbagai jenis aktifitas pekerjaan rutin yang selama ini dikerjakan secara manual telah banyak digantikan dengan perangkat digital dan teknologi robotik. Laporan WEF tahun 2017 mengungkapkan dalam rentang 2 tahun antara tahun 2015 sampai 2017 terjadi peningkatan pemanfaatan perangkat digital dalam berbagai bidang kehidupan. Munculnya pandemic global pada awal tahun 2019, dan belum ada tanda-tanda kapan segera berakhir semakin memperkuat pemanfaatan perangkat digital dalam berbagai aktifitas pekerjaan. Pekerjaan yang bersifat rutin banyak yang digantikan oleh perangkat digital dan teknologi robotik. Hasil kajian mengungkapkan bahwa untuk menghadapi lingkungan kehidupan yang digerakkan oleh perangkat digital, maka penguatan literasi digital, khususnya bagi kaum muda yang akan lebih banyak berperan dalam kehidupan di masa depan; merupakan conditio sine qua non! Untuk itu disarankan agar kegiatan pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan diarahkan untuk memperkuat literasi digital agar kelak para lulusannya siap menjawab tantangan dunia kerja di masa depan.
Berbagai Faktor Penentu Kesiapan Untuk Berubah Dan Pengaruhnya Terhadap Keberlangsungan Kegiatan UMKM Di Wilayah Terdampak Wabah Covid-19 Agus Prianto; Ira Kurniawati; Moh. Taufik Wahyudi; Eva Yulistia
CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.699 KB) | DOI: 10.25273/capital.v4i1.7368

Abstract

Currently, real sector business activities are facing severe challenges. The development of ICT and theemergence of the covid-19 pandemic have led to changes in the business environment. Changes in thebusiness environment require businesses to adjust by developing new business strategies, so that theirbusiness activities are in line with market demands. This study examines various determinants ofreadiness to change and their effect on the continuity of MSME activities in the covid-19 affected areas.The results of the study revealed that the new values and attitudes of micro business operators did notsupport the readiness to change, so they faced the problem of the sustainability of business activities. Newvalues and attitudes are the main factors that shape readiness to change. While the readiness to change isan important factor that determines the sustainability of business activities. In addition, this studyrevealed that the business environment also as a factor forming change readiness and businesscontinuity. This research recommends the importance of strengthening new values and attitudes for,especially for micro business people; so that they are better prepared to face a change. Future studiesneed to examine the effect of sudden environmental changes on the sustainability of business activities.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Produk untuk Optimalisasi Potensi Alam Dusun Kedungdendeng Desa Jipurapah Plandaan-Jombang Edy Setiyo Utomo; Agus Prianto; Agung Kesna Mahatmaharti
Jurnal ABM Mengabdi Vol 6 No 1 (2019): Juli
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan merupakan upaya mengubah kondisi masyarakat yang menjadi lebih baik. Dusun Kedungdendeng merupakan salah satu dusun dari desa Jipurapah Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang merupakan daerah yang mempunyai potensi alam yang tinggi. Kegiatan pengabdian KKN PPM STKIP PGRI Jombang ini mengutamakan pengembangan sumber daya manusia melalui pemanfaatan dan inovasi produk berbasis potensi alam. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan humanistis. Hasil pengabdian ini antara lain: (1) meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat Dusun Kedungdendeng mengenai potensi alam, (2) terciptanya produk unggulan berupa Cassava Denda dan Zing-ZE Herbal, (3) meningkatnya keterampilan masyarakat dalam mengolah potensi alam sedemikian sehingga kesejateraan masyarakat semakin bertambah, dan (4) terbentuknya jiwa kewirausahaan masyarakat kedungdendeng. Keberlanjutan dalam kegiatan ini adalah pendaftaran PIRT guna mendapatkan legalitas produk masyarakat serta berkolaborasi dengan UMKM supaya dapat diterima secara regioanal maupun nasional. Endeavoring is the effort to change people’s condition to be better. Kedungdendeng is one village in Jipurapah, Plandaan, which exactly in Jombang is an area that has high natural potency. The Devotion of KKN PPM activity focuses in developing in human resource through the utilization and some innovative product of natural potential. This activity used humanity method. And the result of this endeavoring are: 1) The people knowledge and understanding about natural product are increasing gradually; 2) KKN PPM has created superior products which are Cassava Denda and Zing-Ze Herbal; 3) The people natural products managing skills are increasing rapidly, so then people happiness keep increasing; and 4) The interest of entrepreneurship are created. The continuation in this activity is registering PIRT in order to get the legal and halal license of the people product and the collaboration with UMKM so that can be accepted regionally and nationally.