KURNIAWAN, OKTA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH VARIASI MEDIA ARANG TEMPURUNG KELAPA, TONGKOL JAGUNG, DAN KAYU JATI PADA METODE PACK CARBURIZING TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA SS400 KURNIAWAN, OKTA; SUKMA DRASTIAWATI, NOVI
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapasitas produksi cangkul yang semakin besar meningkatkan persaingan industri cangkul dalam negeri dan luar negeri. Oleh karena itu menimbulkan permasalahan banyaknya cangkul luar negeri dari Cina yang mempunyai kualitas lebih baik terutama kekerasan permukaan mata cangkul, hal tersebut mengancam industri cangkul di Indonesia. Untuk mengatasi permasalahan diatas dilakukan penelitian dengan tujuan meningkatkan kualitas kekerasan permukaan material baja SS400 dengan metode pack carburizing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi media tempurung kelapa, tongkol jagung, dan kayu jati pada metode pack carburizing terhadap kekerasan dan struktur mikro baja SS400. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni eksperimen pack carburizing dengan variasi media arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan kayu jati. Baja SS400 dengan dimensi 100 mm x 50 mm x 2 mm dimasukkan ke dalam kontainer (wadah) yang sudah terisi campuran kalsium karbonat (CaCo3) dan media arang kemudian kontainer ditutup dipanaskan menggunakan muffle furnace sampai temperatur 950ÂșC, holding time 2 jam dan quenching dengan media air. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji kekerasan berskala vickers dan uji struktur mikro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pack carburizing dengan variasi media arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan kayu jati berpengaruh terhadap kekerasan dan struktur mikro baja SS400, Nilai kekerasan yang tertinggi dari hasil penelitian ini adalah variasi media arang tempurung kelapa sebesar 861 HV dan yang terendah adalah media arang tongkol jagung sebesar 669,6 HV sedangkan media arang kayu jati sebesar 838,1 HV. Hasil pengujian struktur mikro terbentuk fasa martensit pada permukaan material baja SS400 setelah perlakuan proses pack carburizing dengan variasi media arang tempurung kelapa, tongkol jagung, dan kayu jati yang dilanjutkan proses holding time dan quenching, fase martensit yang terbentuk lebih dominan pada variasi media arang tempurung daripada variasi media arang kayu jati, dan tongkol jagung. Kata kunci : pack carburizing, baja SS400, variasi media carburizing, holding time, quenching.
Pengembangan E-Modul Interaktif dengan PBI untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Aljabar Siswa Kelas VII Kurniawan, Okta; Sukestiyarno, YL; Hidayah, Isti
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v6i1.10702

Abstract

This study aims to (1) analyze students' problem-solving skills before using the results of developing interactive e-modules in PBI learning, (2) produce interactive e-modules in PBI learning that can be used as materials or tools for teachers to facilitate learning activities, (3) produce interactive e-modules in PBI learning with quality, namely interactive e-modules for PBI learning that meet valid, practical and effective criteria so that they can help students improve their problem-solving skills. The research method used an R D approach. The subject of this research was taken based on a purposive sampling technique. While the validators consisted of lecturers from the Semarang State University Postgraduate Program and 2 (two) teachers from SMP 16 Bengkulu city. Data collection was carried out through tests, observations, questionnaires, and documentation. Data analysis was performed using descriptive and inferential statistics using the Wilcoxon test. The results of this study concluded that (1) The students' problem-solving skills prior to learning using interactive e-module development in mathematics learning showed both groups in the medium category, (2) The results of interactive e-module development in Mathematics learning on Class VII Algebra story material met valid and practical criteria, (3) The results of interactive e-module development in Mathematics learning in Class VII Algebra word problems were considered effective because it had been proven from differences in the problem solving abilities of students in the control group and the treatment after treatment.