Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS MESIN PENGUPAS DAN PEMOTONG KENTANG SEMI OTOMATIS Waluyo Utomo, Nugroho
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertumbuhan industri di era yang serba cepat sekarang ini secara langsung menuntut agar adanya sebuah inovasi teknologi. Dalam dunia pangan contohnya banyak usaha dibidang keripik kentang yang mempunyai aneka rasa, tetapi dalam prosesnya kentang masih dikupas secara manual yang sangat memakan waktu. Maka dalam perkembangannya diperlukan inovasi sebuah inovasi ini dibuktikan dengan suatu rancangan yang menggabungkan dua sistem yaitu piringan pengupas dan pisau pemotong dalam satu mesin. Pada akhirnya ditentukan bahwa penelitian Tugas Akhir (TA) ini membahas tentang “Analisis Mesin Pengupas Dan Pemotong Kentang Semi Otomatis”. Dalam analisis hasil pengujian, langkah awal yang dilakukan adalah menentukan tahap proses pembuatan mesin pengupas dan pemotong kentang semi otomatis, sehingga dapat menganalisa hasil pengujian pada mesin tersebut sampai didapatkan variabel parameter yaitu : Parameter piringan pengupas diameter 300 mm kecepatan 500 rpm, parameter waktu pengupasan 24 detik/satuan kentang, parameter pulley diameter 300 mm kecepatan 500 rpm diameter 200 mm kecepatan 725 rpm diameter 150 mm kecepatan 1000 rpm, parameter waktu pemotongan 20 detik 15 detik 10detik. Hasil akhir yang didapatkan adalah hasil pengujian mesin pengupas dan pemotong kentang semi otomatis lebih produktif dan efisien. Dalam perkembangannya untuk meningkatkan dan memperoleh variabel parameter yang maksimal dapat dilakukan perubahan diameter pulley 300 mm dan sabuk jenis FM 5D dengan putaran motor 5800 rpm, sehingga dapat diperoleh waktu 10 detik untuk pemotongan satu bahan kentang. Kata Kunci :Analisis mesin, pengupas dan pemotong kentang semi otomatis.
PENGARUH KOMPOSISI BACKING GAS ARGON (99%) DAN GAS H2N2 (20%-80%) PADA PROSES PENGELASAN GTAW DENGAN MATERIAL STAINLESS STEEL SA 312 TP 304 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN WALUYO UTOMO, NUGROHO; HAFIZH AINUR RASYID, AKHMAD
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH KOMPOSISI BACKING GAS ARGON (99%) DAN BACKING GAS H2N2 (20%-80%) PADA PROSES PENGELASAN GTAW DENGAN MATERIAL STAINLESS STEEL SA 312 TP 304 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN Nama : Nugroho Waluyo Utomo NIM : 16050754091 Program Studi : S-1 Teknik Mesin Jurusan : Teknik Mesin Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Akhmad Hafizh Ainur R., S.T., M.T. Dapat kita ketahui tingkat kekerasan sambungan las GTAW dapat dipengaruhi beberapa faktor, antara lain adalah penggunaan backing gas dan penggunaan kawat pengisi (filler rod). Dalam pengambilan data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif yaitu menggambarkan hasil penelitian dalam tabel, grafik, dan foto, kemudian diuji hipotesisnya dengan menggunakan uji-t. Jumlah spesimen yang digunakan sebanyak 4 spesimen, yang berbeda komposisi backing gas nya. Selanjutnya spesimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pipa stainless steel SA 312 TP 304 yang dilas GTAW dan diuji struktur mikro pada daerah logam induk dan logam las kemudian diuji kekerasan sebanyak tiga pada setiap daerah uji dan diambil nilai rata-ratanya. Hasil penelitian menunjukkan uji struktur mikro pada daerah logam induk (base metal) spesimen A1 A2 dan spesimen B1 B2 didominasi struktur kristal fasa austenite. Sedangkan pada daerah logam las (weld metal) spesimen A1 A2 dan spesimen B1 B2 terjadi perubahan pada fasa struktur kristalnya yaitu fasa ferrite dan bainit. Pada uji kekerasan daerah BM (Base Metal) nilai tertinggi diperoleh dengan nilai 53,9 Kg pada backing gas nitrogen (H2N2) (20%-80%), Pada uji kekerasan daerah HAZ (Heat Affected Zone) nilai tertinggi diperoleh dengan nilai 53,9 Kg pada backing gas argon (Ar) (99%), Pada uji kekerasan daerah WM (Weld Metal) nilai tertinggi diperoleh dengan nilai 56,2 Kg pada backing gas argon (Ar) (99%). Hal ini diperkuat berdasarkan hasil analisis parametrik normalitas dan homogenitas dengan hasil > 0,05 yang berarti data normal-homogen dan pada uji t, terlihat bahwa backing gas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai kekerasan karena nilai sig (2-tailed) < 0,05 dan t hitung > t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: Backing Gas, Stainless Steel SA 312 TP 304, Struktur mikro, dan Nilai kekerasan
PENGARUH KOMPOSISI BACKING GAS ARGON (99%) DAN GAS H2N2 (20%-80%) PADA PROSES PENGELASAN GTAW DENGAN MATERIAL STAINLESS STEEL SA 312 TP 304 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN WALUYO UTOMO, NUGROHO; HAFIZH AINUR RASYID, AKHMAD
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENGARUH KOMPOSISI BACKING GAS ARGON (99%) DAN BACKING GAS H2N2 (20%-80%) PADA PROSES PENGELASAN GTAW DENGAN MATERIAL STAINLESS STEEL SA 312 TP 304 TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN NILAI KEKERASAN Nama : Nugroho Waluyo Utomo NIM : 16050754091 Program Studi : S-1 Teknik Mesin Jurusan : Teknik Mesin Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Akhmad Hafizh Ainur R., S.T., M.T. Dapat kita ketahui tingkat kekerasan sambungan las GTAW dapat dipengaruhi beberapa faktor, antara lain adalah penggunaan backing gas dan penggunaan kawat pengisi (filler rod). Dalam pengambilan data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif yaitu menggambarkan hasil penelitian dalam tabel, grafik, dan foto, kemudian diuji hipotesisnya dengan menggunakan uji-t. Jumlah spesimen yang digunakan sebanyak 4 spesimen, yang berbeda komposisi backing gas nya. Selanjutnya spesimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pipa stainless steel SA 312 TP 304 yang dilas GTAW dan diuji struktur mikro pada daerah logam induk dan logam las kemudian diuji kekerasan sebanyak tiga pada setiap daerah uji dan diambil nilai rata-ratanya. Hasil penelitian menunjukkan uji struktur mikro pada daerah logam induk (base metal) spesimen A1 A2 dan spesimen B1 B2 didominasi struktur kristal fasa austenite. Sedangkan pada daerah logam las (weld metal) spesimen A1 A2 dan spesimen B1 B2 terjadi perubahan pada fasa struktur kristalnya yaitu fasa ferrite dan bainit. Pada uji kekerasan daerah BM (Base Metal) nilai tertinggi diperoleh dengan nilai 53,9 Kg pada backing gas nitrogen (H2N2) (20%-80%), Pada uji kekerasan daerah HAZ (Heat Affected Zone) nilai tertinggi diperoleh dengan nilai 53,9 Kg pada backing gas argon (Ar) (99%), Pada uji kekerasan daerah WM (Weld Metal) nilai tertinggi diperoleh dengan nilai 56,2 Kg pada backing gas argon (Ar) (99%). Hal ini diperkuat berdasarkan hasil analisis parametrik normalitas dan homogenitas dengan hasil > 0,05 yang berarti data normal-homogen dan pada uji t, terlihat bahwa backing gas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai kekerasan karena nilai sig (2-tailed) < 0,05 dan t hitung > t tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: Backing Gas, Stainless Steel SA 312 TP 304, Struktur mikro, dan Nilai kekerasan
ANALISIS MESIN PENGUPAS DAN PEMOTONG KENTANG SEMI OTOMATIS Waluyo Utomo, Nugroho
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3 No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v3i01.14044

Abstract

Abstrak Pertumbuhan industri di era yang serba cepat sekarang ini secara langsung menuntut agar adanya sebuah inovasi teknologi. Dalam dunia pangan contohnya banyak usaha dibidang keripik kentang yang mempunyai aneka rasa, tetapi dalam prosesnya kentang masih dikupas secara manual yang sangat memakan waktu. Maka dalam perkembangannya diperlukan inovasi sebuah inovasi ini dibuktikan dengan suatu rancangan yang menggabungkan dua sistem yaitu piringan pengupas dan pisau pemotong dalam satu mesin. Pada akhirnya ditentukan bahwa penelitian Tugas Akhir (TA) ini membahas tentang “Analisis Mesin Pengupas Dan Pemotong Kentang Semi Otomatis”. Dalam analisis hasil pengujian, langkah awal yang dilakukan adalah menentukan tahap proses pembuatan mesin pengupas dan pemotong kentang semi otomatis, sehingga dapat menganalisa hasil pengujian pada mesin tersebut sampai didapatkan variabel parameter yaitu : Parameter piringan pengupas diameter 300 mm kecepatan 500 rpm, parameter waktu pengupasan 24 detik/satuan kentang, parameter pulley diameter 300 mm kecepatan 500 rpm diameter 200 mm kecepatan 725 rpm diameter 150 mm kecepatan 1000 rpm, parameter waktu pemotongan 20 detik 15 detik 10detik. Hasil akhir yang didapatkan adalah hasil pengujian mesin pengupas dan pemotong kentang semi otomatis lebih produktif dan efisien. Dalam perkembangannya untuk meningkatkan dan memperoleh variabel parameter yang maksimal dapat dilakukan perubahan diameter pulley 300 mm dan sabuk jenis FM 5D dengan putaran motor 5800 rpm, sehingga dapat diperoleh waktu 10 detik untuk pemotongan satu bahan kentang. Kata Kunci :Analisis mesin, pengupas dan pemotong kentang semi otomatis.