Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

Efektivitas Pembekalan Materi Kesehatan Reproduksi Tentang Bahaya Pernikahan Dini Untuk Remaja Putri Elba, Fardila; Wijaya, Merry
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v13i2.117

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi perhatian utama bagi kesehatan wanita di Indonesia. Kurangnya informasi mengenai bahaya pernikahan dini membuat remaja tidak memahami konsekuensinya, sehingga mereka mengambil keputusan untuk menikah dini tanpa mempertimbangkan risikonya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembekalan materi kesehatan reproduksi tentang bahaya pernikahan dini terhadap pengetahuan remaja putri. Studi kuantitatif dengan rancangan eksperimental semu dengan metode pre test-post test design, dilakukan di Desa Kalisari, Kabupaten Karawang, pada bulan Mei 2018. Populasi terdiri dari 316 remaja putri. Sampel sejumlah 101 orang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Sumber data berasal dari data primer (kuesioner) dan data sekunder (buku register pencatatan laporan tahunan di KUA). Data dianalisis menggunakan paired T-test dan perhitungan effect size (ES). Hasil studi menunjukkan bahwa setelah intervensi terdapat peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan yaitu dari (R = 66.14, s.b = 15.38) menjadi [R = 76.36, s.b = 16.10, t (101) = 7.65, p = 0.000]. Intervensi memiliki efektivitas yang besar (ES = 0.14) terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang bahaya pernikahan dini (ES = 0.37). Pembekalan materi kesehatan reproduksi tentang bahaya pernikahan dini efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri.
Efektivitas Pembekalan Materi Kesehatan Reproduksi Tentang Bahaya Pernikahan Dini Untuk Remaja Putri Elba, Fardila; Wijaya, Merry
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v14i1.121

Abstract

Early marriage is still a major concern for women's health in Indonesia. The lack of information on the dangers of early marriage make adolescents do not understand the consequences, so they took the decision to marry early without considering the risk. This study aims to find out the effectiveness of reproductive health material supply about the dangers of early marriage of girl adolescents' knowledge Quantitative study one group pre- and post-test pre-experimental design, done in the Kalisari Village, Karawang Regency, in May 2018. The population consists of 316 girl adolescents. Sample a number of 101 people elected by proportionate stratified random sampling. Data source derived from primary data (questionnaire) and secondary data (book-keeping register of annual reports on the KUA). The data were analyzed using paired T-test and calculation of the effect size (ES). The results show that the pre-test score (R = 66.14, SD = 15.38) increase to a post-test score [R = 76.36, SD = 16.10, t (101) = 7.65, p = 0000]. The intervention has great effectiveness (ES ? 0.14) towards increased knowledge of girl adolescents about the dangers of early marriage (ES = 0.37). Reproductive health material supply about the dangers of early marriage is effective to increase the knowledge of girl adolescents.
Faktor Kejadian Cacingan pada Balita Stunting di Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Elba, Fardila
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 1 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i1.164

Abstract

According to Riskesdas in Indonesia, helminthiasis is also still common, especially in children with a prevalence in 2013 of 22.6%. The impact that occurs if a toddler is continuously infected with worms, one of which is stunting. This study aims to compare the incidence of helminthiasis in toddlers (12-59 months) stunting and non-stunting in Cijeruk Village, Pam taken by the total sampling method and as many as 120 toddlers included in the control group taken by the proportionate stratified random sampling method. Research instruments using questionnaires and laboratory examinations.The results of a comparative study of the incidence of helminthiasis showed that there were 2 respondents (1.1%) positive had a helminthiasis and 178 (%) had no helminthiasis. The conclusion of this study is that there is no relationship between the incidence of helminthiasis on the incidence of stunting in Cijeruk Village, which is seen based on statistical tests (p = 1,000).
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Kejadian Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor Elba, Fardila; Putri, Mega
Sehat MasadaJurnal Vol 15 No 2 (2021): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v15i2.225

Abstract

Hasil riset studi kasus gizi balita Indonesia (SSGBI) 2019 mencatat bahwa jumlah balita stunting di Indonesia saat ini mencapai 27,67%, di Jawa Barat sendiri angka kejadian stunting yaitu 29,9%, sedangkan di Kabupaten Sumedang angkanya masih cukup tinggi yaitu sebesar 36%. di Puskesmas Jatinangor pada bulan Mei 2021, jumlah balita stunting tercatat sebanyak 100 balita dari 4438 jumlah balita secara keseluruhan. Wilayah kerja Puskesmas Jatinangor menjadi lokus balita stunting di Kabupaten Sumedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan jumlah sampel 100 balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Pengambilan sampel dengan total sampling. Pada penelitian ini digunakan data sekunder kunjungan rumah lokus intervensi stunting. Hasil penelitian ini didapatkan pemberian ASI Eksklusif pada balita stunting sebanyak 80% dan tidak ASI Eksklusif sebanyak 20%. Setelah diuji dengan statistik analisis bivariat terdapat hubungan pamberian ASI Eksklusif terhadap kejadian balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Jatinangor. Karena pada penelitian ini menggunakan uji chi-square (nilai p < 0.05 yaitu p value 0.000) terdapat hubungan signifikan antara pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting, Simpulan pada penelitian ini yaitu pemberian ASI Eksklusif memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting pada balita.