Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Jarkom

SISTEM ADMINISTRASI AKADEMIK BERBASIS MOBILE MENGGUNAKAN ANDROID STUDI KASUS DI IST AKPRIND YOGYAKARTA Sitorus, Dani Wijaya; Sutanta, Edhy; -, Suraya
Jurnal Jarkom Vol 4 No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan administrasi akademik pada Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta membutuhkan sarana baru yang dapat diakses menggunakan perangkat mobile yang menyediakan fitur untuk melakukan transaksi dan layanan informasi, seperti jadwal kuliah, jadwal ujian dan kegiatan entri data Kartu Rencana Studi (KRS). Penelitian ini mengembangkan sebuah aplikasi administrasi akademik yang membantu mahasiswa untuk melakukan proses pembayaran administrasi akademik, her registrasi, dan entri data KRS, serta menyediakan informasi jadwal kuliah, jadwal ujian, dan nilai secara online menggunakan perangkat mobile Android. Sistem yang dibangun memiliki dua bagian utama, yaitu aplikasi berbasis mobile yang digunakan oleh Mahasiswa dan aplikasi berbasis web yang digunakan oleh Biro Keuangan dan Biro Administrasi Akademik. Penyimpanan data menggunakan sistem basisdata eksternal MySQL dengan dukungan bahasa pemrograman PHP dan teknologi JSON.
MEMBANGUN JARINGAN INTERNET WIFI YANG SEHAT DI DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Suryaningrum, Fajar; -, Suraya; Rachmawati, Rr. Yuliana
Jurnal Jarkom Vol 1 No 1 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan Wireless Fidelity (Wi-Fi) untuk mengakses internet sehat ni sudah sangat banyak terpasang di kantor-kantor maupun di tempat-tempat umum lainnya. Di beberapa kantor dinas yang tidak memiliki keamanan internetnya sehingga para pegawai dengan mudah mengakses situs-situs yang tidak sepantasnya dan dapat menyebabkan kinerja pegawai tersebut menurun. Maka dari itu, di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ini akan menggunakan metode internet sehat dengan memanfaatkan beberapa aplikasi pengamanan internet yaitu DNS Nawala dan Squid yang diimplementasikan dengan proxy server. Hasil dari penelitian ini akan menghasilkan netode internet sehat dengan cara memblokir situs yang dianggap negatif. Diharapkan metode ini dapat membuat jaringan wireless di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga terhindar dari gangguan situs yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna internet.
MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN DELAY POOLS DI SQUID PROXY Kurnianto, Catur Andi; -, Suraya; Nurnawati, Erna Kumalasari
Jurnal Jarkom Vol 2 No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung satu sama lain dan bekerja secara otomatis. Hal yang dapat mempengaruhi kestabilan koneksi internet yaitu besarnya bandwidth yang digunakan jaringan tersebut dan seberapa efektif bandwidth tersebut bisa dimanfaatkan. Bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat lain dalam satu waktu tertentu. Delay pools memungkinkan administrator untuk membatasi pemakaian bandwidth yang dapat digunakan oleh user dan juga membatasi bandwidth yang dapat digunakan oleh suatu tipe file tertentu. Salah satu jenis metode dalam memanajemen bandwidth menggunakan squid. Squid merupakan salah satu aplikasi cache yang berlisensi GPL (GNU Public License) dan merupakan implementasi proxy server yang dapat menyimpan objek pada cache. Delay Pools merupakan fitur bawaan dari squid yang digunakan untuk melakukan manajemen bandwidth. Pada pengujian sistem ini, diantaranya mencakup pengujian download, upload, filtering konten-konten dewasa dan pemblokiran media sosial pada waktu jam kerja. Pada pengujian download dan upload tersebut dapat diketahui sistem mampu membagi bandwidth tersebut dengan adil ke semua user. Untuk pengujian filtering konten sistem menggunakan dua cara yaitu filtering dengan delay pools dan dengan DNS Nawala. Kemudian sistem ini juga memblokir akses media sosial pada waktu jam kerja agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.