Sulistianingsih, Kadek Ferna
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Make A Match Berorientasi Masalah Kontekstual Meningkatkan Hasil Belajar IPA Sulistianingsih, Kadek Ferna; Wibawa, I Made Citra; Suarjana, I Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2021): Mei
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v2i2.40185

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan model pembelajaran Make A Match Berorientasi Masalah Kontekstual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD. Hal ini dikarenakan proses pembelajaran masih bersifat (teacher center), guru lebih sering mengajar menggunakan metode ceramah, siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, Hasil belajar IPA yang masih berada dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Dengan model pembelajaran make a match berorientasi masalah kontekstual dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah melalui kartu soal dan kartu jawaban yang sudah disediakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperimen). Populasi pada penelitian ini berjumlah 198 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 67 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode tes dalam bentuk tes objektif. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji-t. hasil penelitian ini menunjukan perubahan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran make a match berorientasi masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukan dengan nilai thitung > ttabel (3,68 > 2,00) dengan taraf signifikansi 5% sehingga H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match berorientasi masalah kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.
Meningkatkan Keterampilan Menari Bali Siswa Tunarungu dengan Media Kamus Tari Rejang Dewa Sulistianingsih, Kadek Ferna; Desiana, Made Rizky Krisna; Suartini, Kadek Putri; Suranata, Kadek
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.476 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v5i1.13018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menari pada siswa tunarungu dengan berbantuan media kamus tari Bali untuk siswa kelas IV SD Negeri 2 Bengkala. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui proses dokumentasi, wawancara dan tes yang berupa praktik. Berdasarkan hasil analisis akhir yang telah dilakukan terlihat presentase keterampilan menari kedua siswa tunarungu memiliki perbedaan. Penelitian dengan menggunakan Media Kamus Tari sangat dapat memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan keterampilan menari pada siswa tunarungu. Hal ini dilihat dari isi kamus tari menyisipkan gambar dan kode –kode tari yang menarik yang membuat siswa lebih mudah mengerti penerapan tari. Pada media kamus tari ini akan berisikan sebuah gambar gerakan-gerakan yang ada pada tari yang akan ditarikan yaitu tari Rejang Dewa. Gambar-gambar gerakan itu akan dibuat dan ditampilkan secara bertahap sesuai dengan alur gerakan yang ada di tari tersebut. Selain gambar-gambar, dalam kamus ini juga akan berisi tulisan seperti kode-kode di masing-masing gerakan tersebut. Bagi anak tunarungu, untuk menguasai unsur gerak, ruang, tenaga, waktu, dan ekspresi, yang didalamnya termasuk posisi, tingkatan, jangkauan, arah, posisi, dan kecepatan gerak serta formasi, tidaklah terlalu sulit. Dengan melihat model (guru tari) mereka secara bertahap dapat mencontoh dengan baik. Salah satu kesulitan utama yang sering dihadapi adalah suatu kenyataan bahwa anak sulit untuk menyesuaikan dengan tepat antara gerakan dengan irama Melalui media kamus tari diharapkan kemampuan siswa dalam mengembangkan minat dan bakat yang dimilikinya dalam tari teruma pada anak tunarungu, akan tetapi dalam pelaksanaannya,peneliti menemukan perbedaan kemampuan minat dan bakat siswa sangat berbeda pada dua siswa tunarungu. Perbedaan tersebut dilihat dari antusias dan minat siswa tunarungu untuk mengikuti penerapan Tari Rejang Dewa. Jadi, terdapat peningkatan kemampuan menari siswa tunarungu dengan bantuan Kamus Tari Rejang Dewa yang menggunakan kode-kode tangan dan kaki dalam penerapannya