AGUS PRIANTO, DAVID
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROFIL PELATIH EKSTRAKURIKULER FUTSAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI GRESIK MAKHMUDI, ALI; AGUS PRIANTO, DAVID
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Olahraga futsal biasanya dijadikan sebagai pembelajaran di luar mata pelajaran sekolah yang disebut ekstrakurikuler yang berguna sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi bakat di dalam dirinya untuk mencapai prestasi dan pelatih sebagai jembatan untuk mencapai prestasi yang dicapai. Pelatih dituntut untuk dapat memberikan yang terbaik untuk tim, maka dari itu pelatih yang baik seharusnya memiliki keilmuan atau latar belakang yang sesuai dalam cabang olahraga yang ditekuninya, baik cara melatih ataupun strategi untuk menghasilkan sebuah prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelatih ekstrakurikuler futsal Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gresik yang menjuarai kejuaraan futsal ?JUSTFIX? di SMA Negeri 1 Cerme pada tahun 2014-2017 meliputi juara 1, 2 dan 3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif menggunakan angket dan wawancara. Uji coba terbatas dilakukan pada 11 pelatih futsal SMP di Gresik. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dari beberapa faktor yang digunakan untuk mengambarkan profil pelatih ekstrakurikuler futsal dengan persentase tertinggi adalah (1) tingkat pendidikan tertinggi 72,7% dari S1 Olahraga, (2) lisensi pelatih 0% tidak ada lisensi pelatih, (3) lama melatih 54,5% melatih > 6 tahun, (4) kejuaraan yang pernah diikuti 63,6% mengikuti tingkat kabupaten, (5) jumlah kejuaraan 72,7% 1-4 kali, (6) prestasi atlet yang dilatih 63,6% tingkat kabupaten, (7) juara yang pernah diperoleh 3 tahun terakhir 37% juara II, (8) anak latih 34,4% kelas 7 dan 8, (9) prestasi pelatih (sebagai pemain/atlet) 69,2% tingkat kabupaten dan prestasi pelatih (sebagai pelatih) 53,8% tingkat kabupaten, (10) kategori yang dilatih 78,5% melatih putra, (11) program latihan 53,8% menggunakan program latihan harian. Persentase yang paling tinggi dari keseluruhan pernyataan yaitu kategori yang dilatih. Sedangkan persentase yang paling rendah yaitu lisensi pelatih. Kata Kunci : Profil, Pelatih, Ekstrakurikuler, Futsal. ABSTRACK Futsal is usually used as a learning outside school subjects are called extracurricular useful as a forum for students to develop the potential talent within him to achieve the feat and the coach as a bridge to achieve the achievements. Coaches are required to provide the best for the team, and therefore a good coach should have a scientific or appropriate background in the sport practiced, either by training or strategy for generating an achievement. This study aims to determine the profile of futsal extracurricular coach Junior High School (SMP) in Gresik, who won the championship futsal "JUSTFIX" SMAN 1 Cerme in 2014-2017 include champion of 1, 2 and 3. The method used in this research is descriptive quantitative method using questionnaires and interviews. Limited trials were conducted on 11 futsal junior high school coaches in Gresik. Data were analyzed by descriptive quantitative. The research result of several factors used to portray profile coach extracurricular futsal with the highest percentage is (1) the highest educational level 72,7% of the S1 Sport, (2) licensed coaches 0% no license coach, (3) long train 54,5% train> 6 years, (4) championships have been followed 63,6% following the district level, (5) the number of championships 72,7% 1-4 time, (6) the achievements of athletes who trained 63,6% of the district, (7) champion ever obtained last 3 years 37% title II, (8) children trained 34,4% of grade 7 and 8 (9) achievement of the coach (as a player / athlete) 69,2% of the district and achievement trainer (coach) 58,3% of the district level, (10) categories were trained 78,5% trained men, (11) the exercise program 53,8% use a daily exercise program. The highest percentage of all statements is the category that is trained. While the lowest percentage is the trainer?s license. Keywords: Profile, Coach, Extracurricular, Futsal
PENGARUH LATIHAN LATIHAN TABATA CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN PADA PEMAIN FUTSAL ROMDANI, SAKIR; AGUS PRIANTO, DAVID
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebuah jawaban dari rumusan masalah pengruh latihan tabata circuit training terhadap peningkatan kelincahan atlet futsal. Metode ini adalah menggunakan kuantitatif ekperimen dengan jumlah sampel sebanyak 15 atlet yang melakukan aktivitas fisik . Kelincahan diukur dengan menggunakan tes lari Illinois agility run. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan tabata circuit training terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan atlet dikarenakan hasil perhitungan statistik menggunakan paired sample t test nilai dari Sig. (2-tailed) 0,002 < 0,05. Artinya dapat disimpulkan bahwa latihan tersebut dapat dijadikan variasi latihan dalam meningkatkan kelincahan. Berdasarkan data peningkatan kemampuan latihan tabata circuit training untuk data persentase peningkatan pretest dan postest yaitu 1,99 %. Dari sebuah analisis data dan bahasan disimpulkan bahwa tabata circuit training terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan pada pemain yang melakukan aktivitas fisik. Berikut merupakan hasil dari penelitian sehingga bisa dijadikan kajian dan masukan Bagi pelatih, pembina serta atlet dapat menggunakan tabata circuit training sebagai salah satu Kata Kunci: Tabata Circuit Training, Kelincahan. Abstract The purpose of this study is to find out an answer from the research questionthe effect of tabata circuit training in increasing agility in futsal players. This method in this study is quantitative experimen with a total sample of 15 athletes doing physical activity. Agilitywas measured by using the illinois agility run test. The results showed that tabata circuit training exercises have a significant effect on improving the agility of athletes due to the results of statistical calculations using paired sample t test values from Sig. (2-tailed) 0,002 < 0,05. It means that it can be concluded that those training can be used as a variation in training in increasing agility. Based on the data increasing ability of tabata circuit training for percentage data, the pretest and posttest increase was 1,99 %. From the data analysis result and discussion, it can be concluded that tabata circuit training has a significant effect in increasing agility in player who doing physical activity. The following are the results of the study so that it can be used as a study and input.For trainers, coaches and athletes can use tabata circuit training as an alternative to improve agility. Keyword: Circuit Training Tabata, Agility
ANALISIS PELATIH FUTSAL DALAM MENJALANKAN COACHING PROCESS LATIHAN TEKNIK DI ESPIRITO FUTSALISMO U16 DAN MURSYID EFFENDI FUTSAL AKADEMI U16 FEBRIANSYAH, AFDOL; AGUS PRIANTO, DAVID
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCabang olahraga Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari di Surabaya. Terbuktidengan melimpahnya usaha jasa sewa lapangan dan banyak pula akademi Futsal yang berdiri di Surabaya. Denganadanya akademi Futsal, maka dibutuhkan pula sosok pelatih yang dapat melatih para pemain yang ada di akademiFutsal tersebut. Tidak sembarang orang dapat melatih dengan baik. Dari segi teknis, pelatih yang baik adalah pelatihyang bisa membuat pemain paham tentang apa yang dilatihnya. Dan cara pelatih untuk dapat membuat pemainnyamudah paham yaitu dengan melakukan coaching process dengan baik. Coaching process merupakan salah satu materiyang diajarkan pada pelatih saat mengikuti lisensi pelatih Futsal level 1 Nasional yang dimana isinya mencakup hal-haldetail dari sebelum latihan sampai selesai latihan. Penting bagi pelatih akademi untuk bisa menjalankan coachingprocess dengan baik karena berpengaruh pada tingkat kepemahaman pemainnya. Dari hal tersebut saya berinisiatifuntuk melakukan penelitian tentang coaching process latihan teknik pada pelatih di Espirito Futsalismo U16 danMursyid Effendi Futsal Akademi U16.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskrtiptif. Hasil penelitian telahdilakukan dengan proses pengamatan dan wawancara terhadap objek yang diteliti (pelatih akademi). Berdasarkan hasilpengamatan dengan menggunakan instrumen penilaian coaching process, total nilai yang diperoleh dari dua pelatihakademi yang menjadi objek penelitian tersebut adalah mendapat predikat ?Cukup Baik? dalam hal melatih.Kata kunci : coaching process, akademi, pelatih Futsal.AbstractFutsal is one of the most popular sports in Surabaya. Proven by the abundance of field rental services andmany Futsal academies that stands in Surabaya. With the Futsal academy, then we need a coach who can train theplayers in the Futsal academy. Not just anyone can train be well. From a technical perspective, a good coach is a coachwho can make players understand what they are train. And how to train to be able to make the player easy to undertandis by doing the coaching process be well. The coaching process is one of the materials taught to the trainer whenfollowing the coaching course level one nation, where the contents include the details from before training until the endof training. It?s important for coaches at the academy to be able to run the coaching process be well, because it affectsthe level of understanding of the players. From this I took the initiative to conduct research the basic training coachingprocess on coach who train at the Espirito Futsalismo U16 and Mursyid Effendi Futsal Academy U16This study used qualitative research methods with a descriptive approach. The result of the research have beencarried out with the process of observing and interviewing the object under study (academy coach). Based onobservations using assessment instruments of the coaching process, the total value obtained from the two academycoaches who became the objects of the research was to get a pretty good predicate in terms of training.Keywords : coaching process, academy, Futsal coach.1