Karya musik ?KuarTbone? merupakan singkatan dari kuartet trombone. Karya musik ini terinspirasi dari sebuah komunitas yang terdapat di Jurusan Sendratasik yaitu KKM Tiwul. Seiiring dengan berjalannya proses latihan yang dialami oleh KKM Tiwul terdapat permasalahan yang salah satu diantaranya adalah permasalahan mengatur emosi (akurasi pitch), karena banyaknya anggota Tiwul dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda pula. Dalam bermain musik format besar yang dialami KKM Tiwul selama proses latihan tidak dapat menampakkan kemampuan bermain atau skill individu secara menyeluruh maka dari itu komposer mempunyai ide untuk mengungkapkan fenomena tersebut kedalam karya musik ?KuarTbone?, dengan harapan komposer ingin memaksimalkan kemampuan bermain secara individu, bisa menciptakan militansi dalam bermain musik, dan dapat menjadi salah satu cara atau pilihan dalam menananggulangi permasalahan yang ada pada KKM Tiwul. Karya musik ?KuarTbone? memiliki 209 birama dengan durasi waktu 8.30 menit. Karya musik ini dikemas dengan format musik kuartet. Karya musik ini memiliki bentuk musik tiga bagian yaitu A, B dan C. Bagian A berisi kalimat a introduksi, a, a?, a1, a1?, a?, a2, a3, a4, a5, a5? yang diaminkan pada tangga nada C dengan sukat 4/4. Bagian B berisi kalimat b, b?, b1, b2, b2?, b3 yang dimainkan pada tangga nada F dengan sukat 3/4. Bagian C berisi kalimat c introduksi, c, c1, c2, c3, c4, c5, c6, c7, dan coda yang kembali dimainkan pada tangga nada C dengan sukat 3/4 dan 6/8.Ditinjau dari segi fokus masalah penulisan, karya ini berfokus pada tinjauan harmoni dalam progress akord. Karya musik ?KuarTbone? menggunakan harmoni 3 suara dan 4 suara dalam progres akord. Komposer akan menjabarkan masing-masing harmoni dalam progres akord tersebut yang terdapat di setiap kalimat karya musik ?KuarTbone?.Kata Kunci : KuarTbone. Harmoni.