Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penalaan PID pada sistem kendali ketinggian cairan menggunakan metode Cohen-Coon berbasis sistem kendali terdistribusi Saputra, Dede Irawan; Ibrahim, Aziz Maulana; Kusnandar, Kusnandar; Fakhri, Zul; Zainal, Yuda Bakti
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 4 No. 1: March 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jitel.v4.i1.2024.83-94

Abstract

Salah satu solusi dari pengendalian jarak jauh dapat menerapkan sistem kendali terdistribusi. Dengan process plant ketinggian air, integrasi sistem kendali terdistribusi dapat menggunakan protokol komunikasi message queue telemetry transport (MQTT). Broker MQTT dapat digunakan sebagai server yang menghubungkan antara process plant dengan desktop PC menggunakan software MQTT Explorer dan HMI yang digunakan dapat dibuat menggunakan Node-Red. Proses penalaan pada sistem pengendalian ketinggian cairan dapat menggunakan metoda Cohen-Coon. Hasil pengujian yang dilakukan dapat melihat performa kerja dari kendali ketinggian cairan dan juga menguji dari sistem komunikasi data dari HMI yang dibuat. Hasil dari pengujian kendali ketinggian air pada process plant dengan metode penalaan Cohen-Coon menghasilkan tanggapan sebesar Td = 20,5 detik, Tr = 67,75 detik, dan Ts = 88 detik dengan nilai referensi 10 cm. Hasil tersebut lebih baik dari pada penalaan menggunakan metode Ziegler-Nichols yang menghasilkan tanggapan sebesar Td = 20,5 detik, Tr = 67,75 detik, dan Ts = 88 detik. Untuk pengujian sistem komunikasi dari HMI digunakan metode ping dan tracert mendapatkan waktu tunda 0 sampai 1 ms untuk rentang pengiriman data.
Sosialisasi dan Penerapan Solar Cell untuk Peralatan bagi Pelaku UMKM Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Garut Permana, Ade Sena; Fakhri, Zul; Zaenal, Yuda Bakti; Basuki, Sofyan; Kusnandar, Kusnandar; Daelami, Achmad; Najmurrokhman, Asep
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i1.822

Abstract

Objek wisata Gunung Papandayan berlokasi di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung ini terletak 70 km bagian sebelah tenggara Kota Bandung dengan ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di lokasi objek wisata Gunung Papandayan terdapat bumi perkemahan yang sering dikunjungi oleh wisatawan terutama pada saat akhir pekan. Selain dikunjungi oleh wisatawan disana juga terdapat pedagang yang menyediakan makanan dan minuman serta perlengkapan untuk berkemah. Dengan kondisi geografis berada pada ketinggian 2.665 mdpl, fasilitas listrik untuk penerangan dari PLN belum tersedia. Dengan dasar tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk memberikan sosialisasi dan penerapan panel surya agar para pedagang dapat menyediakan energi listrik yang diperlukan oleh para wisatawan atau yang berkemah. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dengan menyediakan dan melakukan pemasangan panel surya dengan kapasitas 2´120 watt. Listrik yang diperoleh dari panel surya disimpan dalam baterai 12 volt DC 200 Ah dan digunakan untuk menyalakan lampu penerangan menggunakan lampu LED 15 watt dengan tegangan 12 volt DC serta untuk catu daya dengan tegangan 5 volt DC untuk menyalakan perangkat radio dan televisi serta pengisi gawai.
Pelatihan Instalasi Listrik Rumah Tangga Dan Elektronika Dasar Bagi Pemuda Di Desa Cilame Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Fakhri, Zul; Sunubroto, Sunubroto; Iskandar, Handoko Rusiana; Daelami, Ahmad
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.183 KB) | DOI: 10.26874/jakw.v1i1.10

Abstract

Desa Cilame adalah sebuah kawasan di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Cilame merupakan desa terluas di Kecamatan Ngamprah dan dihuni penduduk sekitar 34.689 jiwa yang tergabung dalam 25 Rukun Warga (RW). Jumlah masyarakat yang tergolong pemuda usia produktif 15 tahun s/d 30 tahun sebanyak 6.533 jiwa. Dari jumlah tersebut, jumlah pemuda yang putus sekolah sebanyak 1.287 orang. Makalah ini menguraikan tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan instalasi listrik rumah tangga dan elektronika dasar untuk pemuda putus sekolah di desa Cilame. Pemberian pelatihan tersebut ditujukan agar pemuda putus sekolah dapat menggunakan hasil pengetahuan dan keterampilan untuk keperluan sendiri atau untuk membuka usaha dengan berwiraswasta. Program pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu pre-test, pembuatan modul pelatihan, diskusi interaktif, workshop, dan post test. Kegiatan pelatihan ini bertempat di Gedung Aula Desa Cilame Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat dan diikuti oleh 12 peserta. Program pelatihan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah disusun. Meskipun belum semua peserta menguasai dengan baik materi yang disampaikan, tetapi peserta antusias dalam mengikuti pelatihan yang diberikan dan terlibat aktif dalam sesi diskusi maupun praktik.
Pelatihan Instalasi Listrik dan Pembuatan Catu Daya untuk para Santri di Pesantren Al-Musri, Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Daelami, Ahmad; Haz, Fauziah; Fakhri, Zul; Kusnandar, Kusnandar; Permana, Ade Sena; Zainal, Yuda Bakti; Najmurrokhman, Asep
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.938

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis santri serta pengurus Pesantren Al–Musri dalam bidang instalasi listrik, perakitan power supply, dan penerapan teknik tenaga listrik yang aman dan efisien. Pesantren yang berlokasi di Desa Ciburuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, masih menghadapi keterbatasan dalam aspek teknis kelistrikan, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal terhadap kondisi instalasi listrik eksisting, wawancara untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta, pelatihan teori dan praktik secara langsung, serta evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan komponen kelistrikan, prinsip dasar arus dan tegangan, teknik pemasangan instalasi listrik yang sesuai standar keselamatan, serta perakitan power supply sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, yang dibuktikan dengan keberhasilan peserta dalam melakukan praktik instalasi secara mandiri. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kader teknisi internal pesantren yang dapat melakukan perawatan dan pengembangan sistem kelistrikan secara berkelanjutan. Diharapkan program serupa dapat direplikasi pada pesantren lain di wilayah pedesaan untuk mendorong kemandirian dan keselamatan dalam pengelolaan kelistrikan.
PENERAPAN TENAGA LISTRIK SOLAR CELL UNTUK LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM DI KP. CILIMUS DESA PADAASIH KECAMATAN CISARUA KABUPATEN BANDUNG BARAT Fakhri, Zul; Daelami, Ahmad; Charisma, Atik; Somantri, Nivika Tifani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.259-264

Abstract

Pemerintah mulai beralih menggunakan energi terbarukan sebagai pembangkit listrik seperti pembangkit listrik tenaga surya. Penerangan Jalam Umum (PJU) solar cell adalah salah satu aplikasi dari pembangkit energi listrik tenaga surya. Sistem ini menjadi solusi penerangan jalan umum untuk daerah yang belum terjangkau enegi listrik dari PLN. Minimnya penerangan jalan umum PJU di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) banyak dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang gelap karena tidak terpasang PJU, mulai dari Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Cikalongwetan, Batujajar, Cihampelas, Sindangkerta, Rongga, Gununghalu, Cisarua, dan Lembang. Tim Pengabdian Kepada Masayarakat (PKM) Teknik Elektro Universitas Jenderal Achmad Yani melalui kegiatan PKM ini memasang  PJU solar  cell di Kp. Cilimus, RT.01 dan 02 RW.06 Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada 4 titik. Selain itu tim PKM juga memberikan penyuluhan terkait perawatan PJU solar cell. Penyuluhan ini diharapkan agar usia PJU solar cell lebih tahan lama.
Rancang Bangun Sistem Penyortiran dan Pemantauan Anak Ayam Sehat dan Tidak Sehat Berdasarkan Bobot dan Suhu menggunakan Platform Internet-of-Things Fakhri, Zul; Dedi, Dedi; Kusnandar, Kusnandar; Zainal, Yuda Bakti; Budiawan, Irvan; Najmurrokhman, Asep
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol24no2.749

Abstract

Kondisi kesehatan anak ayam pada fase awal pemeliharaan berperan penting terhadap produktivitas serta efisiensi usaha peternakan unggas. Penelitian ini bertujuan merancang dan merealisasikan sistem otomatis untuk penyortiran serta pemantauan kesehatan anak ayam berdasarkan bobot badan dan suhu tubuh dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem dirancang menggunakan sensor load cell sebagai pengukur bobot, sensor suhu MLX90614, serta mikrokontroler ESP32 sebagai unit pengolah data, dengan indikator keluaran berupa buzzer, LED, dan LCD. Data hasil pengukuran dikirim secara real-time ke platform ThingSpeak untuk keperluan visualisasi dan analisis. Proses klasifikasi dilakukan dengan membandingkan nilai bobot dan suhu terhadap ambang batas standar kesehatan ayam broiler. Anak ayam dikategorikan sehat apabila memiliki bobot 36–40 gram dan suhu tubuh 37–40 °C, sedangkan nilai di luar rentang tersebut menunjukkan kondisi tidak sehat. Hasil pengujian membuktikan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan kondisi anak ayam secara tepat dengan tingkat akurasi mencapai 100% serta menyediakan informasi yang dapat diakses melalui perangkat seluler maupun komputer. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemantauan kesehatan ayam dan mengurangi ketergantungan pada metode manual. Ke depan, pengembangan dapat dilakukan dengan menambahkan algoritma kecerdasan buatan untuk meningkatkan ketelitian klasifikasi.