Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Systematic Literature Review: Audit Committee on Audit Report Lag Jenny Liana; Enggar Diah Puspa Arum; Wiralestari
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 5 No. 01 (2026): December - January, International Journal of Economics, Business and Innovatio
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v5i01.2614

Abstract

This study aims to review articles related to the effect of the audit committee on audit report lag. A bibliometric-based Systematic Literature Review (SLR) method is employed to identify, evaluate, and synthesize relevant empirical findings from the reputable Scopus database. The literature search was conducted using a combination of the keywords “audit committee” and “audit report lag.” Of the 64 articles initially identified, 20 articles met the inclusion criteria after a screening process using the PRISMA protocol. The findings indicate that audit report lag is an important indicator of reporting quality, influenced by a combination of firm-level internal factors, auditor characteristics, and governance mechanisms. Several studies position the audit committee as a governance mechanism that affects not only the quality of financial reporting but also the speed with which reports reach the market. The impact of the audit committee on audit report lag is not one-directional: a committee that is “strong but overly busy” may prolong the process, whereas a committee that is independent, expert, focused, and led by a competent chairperson can act as a key catalyst in improving the timeliness of financial reporting.
THE EFFECT OF PROFITABILITY, LIQUIDITY, INDEPENDENT BOARD OF COMMISSIONERS AND AUDIT COMMITTEE ON COMPANY VALUE Saputri, Tiara Estafania; Wiralestari; Jumaili, Salman
Kajian Akuntansi Vol. 26 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/kajian_akuntansi.v26i2.7930

Abstract

Abstract. This study analyzes the effect of profitability, liquidity, independent board of commissioners, and audit committee on company value. The population in this study consists of companies in the industrial sector listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2021–2023. The sampling method used is purposive sampling. The sample in this study consisted of 47 companies observed over 3 years, and after outlier data was removed, the total sample amounted to 130. This study is a quantitative study using secondary data from the Indonesia Stock Exchange. The data analysis techniques used include descriptive statistics, classical assumption tests: normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and autocorrelation test. Meanwhile, hypothesis testing was conducted using multiple linear regression analysis with IBM Statistical Product and Service Solution (SPSS) Version 27 software. The analysis results show that profitability, liquidity, independent board of commissioners, and audit committee simultaneously have a statistically significant effect on company value. However, when analyzed partially, only profitability, liquidity, and the audit committee significantly effect company value, while the independent board of commissioners has no significant effect on company value. These findings indicate that company value in the industrial sector is influenced by financial performance and internal governance, providing important insights for investors and company management.
NILAI PERUSAHAAN: KINERJA ESG, LIKUIDITAS, DAN LEVERAGE PADA PERUSAHAAN IDX ESG LEADERS Nurjannah, Nurjannah; Enggar Diah Puspa Arum; Wiralestari
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Kompetif (JAK)
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v9i1.2632

Abstract

Penelitian ini penting karena nilai perusahaan mencerminkan persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Kinerja ESG, likuiditas, dan leverage diteliti karena ketiganya merupakan faktor-faktor keuangan dan keberlanjutan yang dapat memengaruhi risiko, kepercayaan investor, serta valuasi pasar perusahaan, terutama bagi perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX ESG Leaders. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG), likuiditas, dan leverage terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang terdaftar dalam Indeks IDX ESG Leader periode 2020–2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan rasio Tobin’s Q sebagai indikator penilaian pasar terhadap kinerja dan prospek perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan publikasi resmi Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode total sampling dan dianalisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG yang diukur menggunakan ESG Risk berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan risiko ESG yang tidak dikelola secara optimal dapat menurunkan nilai perusahaan. Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko ESG yang efektif serta penggunaan leverage secara optimal berperan penting dalam meningkatkan nilai perusahaan, khususnya pada perusahaan yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan.
Implementasi Metode Hidroponik dalam Kemandirian Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi (Studi Indonesia - Malaysia) Wijaya, Rico; Wahyudi, Ilham; Arum, Enggar Diah Puspa; Wiralestari; Brilliant, Aulia Beatrice
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v4i1.1918

Abstract

Wilayah Terengganu di Malaysia terletak di Pantai Timur Semenanjung Malaysia. Daerah pesisir ini sulit untuk bercocok tanam dengan metode penanaman tradisional, tidak hanya karena kondisi lingkungan yang keras tetapi juga karena kualitas tanah yang kurang subur untuk menanam tanaman seperti sayuran. Kondisi geografis Kuala Terengganu yang demikian membuat sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Wilayah Kuala Terengganu juga mengedepankan sektor pariwisata sebagai penggerak perekonomian negara. Sehingga sedikit penduduk Kuala Terengganu yang mengerti tentang cara bercocok tanam. Hal ini tentu membuat kebutuhan akan sayuran dan bahan pangan lainnya yang bersumber dari bercocok tanam sulit terpenuhi. Oleh karena itu, budidaya tanaman berbasis Hidroponik sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengatasi kesulitan bercocok tanam di daerah pesisir, sehingga akan berdampak pada ketersediaan sumber daya pangan khususnya sayuran dan mampu menciptakan lapangan kerja baru. Untuk mencapai hal tersebut perlu dilakukan penyuluhan dan pendampingan mengenai metode penanaman berbasis hidroponik, manajemen usaha dan pemasaran sayuran yang dibudidayakan pada saat sudah berjalan dan tentunya perlu dukungan dari Pemerintah Daerah agar dapat memperluas pengembangan metode Hidroponik yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar Kuala Terengganu.