Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN CITRA LANDSAT 8 UNTUK IDENTIFIKASI KONSENTRASI TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DI PERAIRAN TELUK LAMBEUSO Zuhrita, Anissa
Jurnal Spasial Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.471 KB) | DOI: 10.22202/js.v6i1.3557

Abstract

Teluk Lambeuso menjadi tempat bermuaranya Krueng Lambeuso dan Krueng Unga, aliran air  yang masuk menuju teluk mengandung Total Suspensed Solid (TSS). Nilai TSS yang tinggi dapat menurunkan kualitas ekosistem perairan.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui disribusi Total Suspended Solid (TSS) di Teluk Lambeuso dengan pengolahan citra digital menggunakan data temporal Landsat 8 yang menggunakan algoritma Parwati (2014): TSS = 3.3238*exp (34.099*Red Band), data yang digunakan hasil perekaman pada tahun 2015, 2017, 2019. Berdasarkan hasil analisis spasial diketahui bahwa distribusi konsentrasi TSS di Teluk Lambeuso tahun 2015, 2017, 2019 secara keseluruhan mengalami penurunan. Luasan Konsentrasi  0 -10 mg/l terbesar terjadi pada tahun 2019 sebesar 756,79 hektar. Luasan Konsentrasi  10-30 mg/l terbesar terjadi pada tahun 2017 sebesar 2178,81 hektar. Luasan Konsentrasi  30-50 mg/l terbesar terjadi pada tahun 2015 sebesar 105,99 hektar. Luasan Konsentrasi   ≥ 50 mg/l terbesar terjadi pada tahun 2015 sebesar 56,33 hektar.
Penentuan Status Mutu Air Sungai Selincah Berdasarkan Metode Indeks Pencemaran Sebagai Upaya Pengendalian Kualitas Lingkungan Zuhrita, Anissa; Putra, Aprizon; Umar, Iswandi
Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Kependudukan dan Pembangunan Lingkungan (JKPL)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpl.v3i2.39

Abstract

Sungai Selincah yang mengalir di Sub DAS Lubuk Raman Kota Jambi, memiliki aktivitas permukiman dan industri yang membuang limbah ke sungai, berpotensi mencemari air. Penelitian ini menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) untuk menilai tingkat pencemaran air Sungai Selincah. Pengambilan sampel dilakukan sebelum dan setelah pembuangan limbah industri. Hasil menunjukkan kualitas air Sungai Selincah tercemar sedang (IP 6,078), melampaui baku mutu air Kelas II Peraturan Pemerintah (PP) No. 82/2001 untuk beberapa parameter, termasuk Biological Oxygen Demand (BOD), Total Phosphate (P), Free Chlorine (Cl2), dan Hydrogen Sulfide (H2S). Ini menunjukkan bahwa limbah dari aktivitas permukiman dan industri di sekitar Sungai Selincah memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas air sungai. Evaluasi lebih lanjut dan tindakan mitigasi diperlukan untuk mengurangi pencemaran air dan menjaga kelestarian Sungai Selincah serta lingkungannya.
Flood Potential Assessment of the Way Urang Sub-Watershed Based on Peak Discharge Using the Rational Method Zuhrita, Anissa; Wahyu, Hyundra Zakiya Putri; Handayani, Nelly; Milla, Helny Yofin Mega; Safitri, Nabila Zalianti; Murti, Sigit Heru; Sudaryatno
International Journal for Disaster and Development Interface Vol. 5 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Amcolabora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53824/ijddi.v5i2.112

Abstract

Peak discharge is a key indicator for assessing flood potential in a river basin. This study estimates peak discharge in the Way Urang sub-watershed, Pesawaran, Lampung, by integrating remote sensing and Geographic Information Systems (GIS) to derive physical parameters that control surface runoff. The Rational Method was applied, combining the runoff coefficient (C), rainfall intensity (I), and drainage area (A). The runoff coefficient was calculated using the Cook Method, which takes into account soil type, slope gradient, vegetation density, and drainage density. Rainfall intensity was derived from daily records using the Mononobe equation, with time of concentration estimated from the Kirpich formula. Data sources include Sentinel-2 imagery, DEMNAS, rainfall records from 2014 to 2023, and field measurements. The results show a peak discharge of 217.19 m³/s for a basin area of 20.20 km², with a coefficient of variation (C) of 69.20% and an intensity (I) of 55.89 mm/h. High runoff reflects the combined effects of low-infiltration soils, steep slopes, and high annual rainfall. Morphometric measurements yielded a total channel cross-sectional area of 27.91 m² and an estimated bankfull discharge of ~9.53 m³/s, indicating that the channel capacity is far below the peak discharge. This imbalance suggests a high flood potential in downstream areas, particularly in Bunut Village. The findings underscore the importance of integrating spatial data, field surveys, and remote sensing to analyze watershed physical characteristics and to support more effective, spatially informed flood planning and mitigation.