This Author published in this journals
All Journal Avatara Jurnal Murid
DANI, ACHMAD
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEPEMIMPINAN GUBERNUR SURYO SELAMA PERTEMPURAN 10 NOVEMBER 1945 DI SURABAYA DANI, ACHMAD
Avatara Vol 5, No 3 (2017): Vol 5 Nomer 3 (Oktober 2017)
Publisher : Jur. Pendidikan Sejarah FIS UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakseimbangan kekuatan persenjataan antara tentara Sekutu dengan rakyat Surabaya selama pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang menciptakan pergerakan revolusioner rakyat Surabaya. Pergerakan revolusioner ini membutuhkan seorang pemimpin pemerintahan yang mampu mengakomodir dan mengarahkan rakyat Surabaya. Gubernur Suryo sebagai pemimpin pemerintahan Jawa Timur memiliki tanggung jawab untuk menentukan sikap dan kebijakan dalam menuntun arah perjuangan rakyat Surabaya. Kepemimpinan Gubernur Suryo dalam pemerintahan ini memiliki keunikan yang khas. Gubernur Suryo bekerja secara kolektif bersama staf pemerintahannya dalam mengerahkan kekuatan gerakan revolusi rakyat Surabaya pasca kemerdekaan Republik Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini, antara lain : (1) Bagaimana upaya Gubernur Suryo memimpin pemerintahan dalam berbagai aspek di Jawa Timur? (2) Bagaimana posisi Gubernur Suryo dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya? Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan empat tahap, antara lain: (1) Tahap Heuristik yakni tahapan untuk mengumpulkan berbagai sumber sejarah baik primer maupun sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini berupa arsip wawancara pelaku pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. (2) Tahap Kritik yakni tahapan untuk membandingkan sumber yang ada untuk memperoleh informasi dan data yang relevan dengan penelitian. Tahap ini menggunakan kritik interen dengan melakukan kritik terhadap isi sumber. (3) Tahap Intepretasi yakni tahapan untuk merangkai fakta sejarah melalui sumber yang diperoleh.  (4) Tahap Historiografi yakni tahapan untuk menulis sejarah secara kronologis berdasarkan analisis data dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: posisi Gubernur Suryo dalam pertempuran 10 November 1945 memiliki keterikatan yang erat dengan pergerakan rakyat Surabaya. Gubernur Suryo memimpin pemerintahan Jawa Timur di Surabaya diantaranya mengatur, mengelola, mengurus, dan bertanggungjawab terhadap segala urusan pemerintahan daerah Indonesia di Jawa Timur khususnya wilayah Surabaya. Gubernur Suryo mampu berperan layaknya seorang agen dalam mengendalikan keadaan rakyat Surabaya yang tidak jelas saat diumumkannya ultimatum Sekutu. Karakter Gubernur Suryo tersebut memberikan dampak berupa kepercayaan rakyat Surabaya sehingga menyebabkan bersatunya rakyat Surabaya tak terkecuali kaum minoritas Tionghoa untuk ikut berjuang melawan tentara Sekutu. Kata Kunci : Gubernur Suryo,  Kepemimpinan, Pertempuran 10 November 1945.
Implementasi Program Penguatan Melalui Bimbingan Menuju Keberhasilan Di Ma Matholiul Anwar Sebagai Peningkatan Kemampuan Diri Siswa Dani, Achmad; Rahmawati, Zuli Dwi
Jurnal Murid Vol 2 No 3 (2025): September
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program penguatan melalui bimbingan menuju keberhasilan yang diterapkan di MA Matholiul Anwar merupakan bentuk layanan bimbingan dan konseling yang mendukung pengembangan potensi diri siswa, khususnya dalam perencanaan karier dan kesiapan menghadapi masa depan. Para siswa merasa kesulitan dalam memilih jenjang karir kedepannya, maka dari itu perlu adanya program bimbingan yang tepat untuk siswa agar mereka bisa menentukan karirnya dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi terhadap dua guru BK dan dua puluh siswa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini telah diimplementasikan melalui berbagai kegiatan yaitu pelatihan SNBT, seminar prakerja, dan layanan konseling individual. Dampak yang terlihat mencakup peningkatan kepercayaan diri, kemampuan mengenali minat dan bakat, serta kesiapan siswa dalam merencanakan masa depan pendidikan dan karier. Guru BK berperan aktif sebagai fasilitator yang mendampingi siswa dalam proses pengembangan diri secara menyeluruh. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pribadi dan kesiapan karier siswa. Disarankan agar program dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan lebih luas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak peserta didik.