Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Reviews in Civil Engineering

AN ANALYSIS OF DESIGN FLOOD DISCHARGE IN PARANGJOHO WATERSHED USING THE METHODS OF SYNTHETIC UNIT HYDROGRAPH (SUH) AND SOIL CONVERSATION SERVICE (SCS) ridwan abadi akbar; Adwitya Bhaskara
Reviews in Civil Engineering Vol 4, No 2 (2020): Reviews in Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v4i2.3037

Abstract

Abstract.Floods always come suddenly and unexpectedly, and lots of people living in the flood-prone area can be the victims. As happened on February 2, 2020, a number of rice fields, roads, and houses belonging to the residents in the Parangjoho watershed, Eromoko District, Wonogiri, with 9.8-km river length and 32.59-km2 area, was flooded due to heavy rain for some time which flushed the Eromoko area, therefore, the river flow could not accommodate the volume of water that entered and overflowed. This was what motivated researchers to calculate the design flood discharge to be able to carry out the flood control.The methods of calculating the design flood discharge in the Parangjoho watershed used the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph (SUH) Method and the Soil Conservation Service (SCS) Method, using the rainfall data from the Bengawan Solo Central River Region at Parangjoho Station. The rainfall data used were from 2000 to 2019.
KOMPARASI BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN TIANG PANCANG METODE HYDRAULIC STATIC PILE DRIVER DENGAN DROP HAMMER Muhammad Indra Pratama; Adwitya Bhaskara
Reviews in Civil Engineering Vol 4, No 2 (2020): Reviews in Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v4i2.3038

Abstract

Kondisi tanah di Indonesia memiliki berbagai macam jenis tanah untuk tiap wilayahnya, keanekaragaman itu menjadikan setiap wilayah memiliki sifat-sifat tanah yang berbeda dan daya dukung tanah yang berbeda. Sifat tanah dan daya dukung tanah sangat mempengaruhi dalam dunia konstruksi karena fungsi tanah sebagai pendukung fondasi dari sebuah bangunan. Fondasi merupakan bagian dari konstruksi bangunan yang penting karena berfungsi untuk meneruskan beban yang disalurkan dari stuktur atas ke tanah dasar. Fondasi yang digunakan pada proyek pembangunan Gedung Pusat Penelitian, Pendidikan, Dan Kebudayaan Pp Muhammadiyah Yogyakarta adalah fondasi tiang pancang. Tiang pancang saat ini banyak di Indonesia sebagai fondasi dalam bangunan struktur seperti jembatan, gedung bertingkat, pabrik , menara, dermaga, metode pelakasanaan tiang pancang terdapat beberapa metode. Perlu dilakukan komparasi dari segi biaya dan waktu untuk menjadi pertimbangan dalam perencanaan sebuah proyek dari komparasi tersebut diharapkan penentuan metode pancang dapat tepat sesuai dengan kondisi pada daerah proyek tersebut akan dibangun. Hasil dari penelitian ini Total semua biaya untuk metode Hydraulic Static Pile Driver adalah Rp.174.842.411,97 dan untuk metode Drop hammer adalah Rp.103.463.026,27 dengan selisih antara kedua metode tersebut adalah Rp.71.379.385,70. Total waktu pemancangan yang dibutuhkan pada alat Hydraulic Static Pile Driver membutuhkan waktu 56 jam sedangkan untuk alat Drop hammer membutuhkan waktu 119 jam selisih waktu antara keduanya adalah 63 jam.