Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERUBAHAN MAKNA PADA KOMENTAR PERTANDINGAN SEPAK BOLA TIMNAS INDONESIA U19 PIALA AFF 2017 SHOHIBURRIDA, MUHAMMAD
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perubahan makna adalah peralihan makna satuan bahasa dari satu susunan ke susunan lain atau peralihan makna bahasa dalam sejarah suatu bahasa atau konteks dengan bahasa lain. Perubahan makna dapat diakibatkan oleh berbagai faktor yang mengakibatkan sebuah makna kata berubah dari makna awalnya sehingga akan muncul makna baru dari kata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis perubahan makna, (2) faktor penyebab perubahan makna, (3) konteks situasi perubahan makna. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa dan kalimat yang mengandung fenomena perubahan makna dalam komentar pertandingan Pertandingan Sepak Bola Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF 2017. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. kajian ini. Instrumen pengumpulan data adalah tabel check list. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) perubahan makna yang terjadi pada komentar pertandingan sepak bola timnas Indonesia pdi piala AFF U19 adalah perubahan makna meluas, perubahan makna total, perubahan makna pengasaran, dan perubahan makna asosiasi. perubahan makna yang paling banyak muncul adalah perubahan makna asosiasi karena penutur lebih banyak mengeluarkan kata-kata atau frasa yang mengandung sifat yang sama dengan kata atau frasa dalam konteks sepak bola; (2) faktor penyebab perubahan makna yang pada jenis perubahan makna adalah faktor perbedaan bidang pemakaian, perkembangan istilah, dan faktor asosiasi. faktor penyeban perubahan makna yang paling banyak adalah faktor perbedaan bidang pemakaian; (3) konteks situasi yang menyebabkan mumculnya kata-kata yang mengandung perubahan makna adalah konteks situasi peristiwa. . Kata kunci: jenis perubahan makna, faktor penyebab perubahan makna, konteks situasi perubahan makna.
Sinergi Perguruan Tinggi Dan Forum Kabupaten Sehat Dalam Pengembangan Pariwisata Sehat di Kabupaten Nganjuk Shohiburrida, Muhammad; Supheni, Indrian; Pratiwi, Hermin Diyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.641

Abstract

Kabupaten Nganjuk memiliki potensi pariwisata alam, budaya, dan buatan, antara lain Air Terjun Sedudo, Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL), Roro Kuning, Goa Margo Tresno, dan Kolam Renang Sri Tanjung. Namun, pengelolaan pariwisata masih menghadapi tantangan sanitasi, keterbatasan fasilitas inklusif, rendahnya penerapan kawasan tanpa rokok (KTR), serta belum meluasnya akses restoran yang memiliki SLHS. Forum Kabupaten Sehat (FKS) berperan strategis dalam mengintegrasikan konsep pariwisata sehat dan inklusif dengan penguatan kelembagaan hingga ke forum kecamatan sehat dan Pokja Desa Sehat. Metode pengabdian dilakukan melalui Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan tahapan pemetaan potensi masalah, sosialisasi konsep pariwisata sehat, pendampingan kelembagaan, advokasi kebijakan, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan FKS berkontribusi dalam peningkatan sanitasi, penerapan SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi), penguatan kelembagaan multi-level, serta pemetaan fasilitas kesehatan terdekat dengan destinasi wisata. Keberhasilan pengembangan pariwisata sehat di Nganjuk ditopang oleh kolaborasi lintas sektor, penerapan SLHS, dan pemetaan puskesmas terdekat. Rekomendasi diarahkan pada penguatan regulasi daerah, dan perluasan penerapan SLHS.
IDEOLOGI DALAM MAJALAH ANAK DIGITAL Shohiburrida, Muhammad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8306

Abstract

Digital children's magazines have now transformed into strategic socialization agents that not only entertain but also instill certain values ??and ideologies to shape children's social cognition and character. This study aims to deconstruct the ideological content of Bobo Digital magazine, focusing on identifying the ideas constructed, the mechanisms of representation, and the discursive strategies used to influence readers. Using a critical qualitative paradigm through Teun A. Van Dijk's Critical Discourse Analysis model, this study examines textual and visual data from the fiction and nonfiction sections throughout the 2020 edition. The findings indicate that the magazine consistently champions the ideology of multiculturalism, environmental conservation, health awareness (COVID-19), and social ethics. Operationally, this ideology is manifested through techniques of representation of reality and misrepresentation (such as marginalizing negative behavior) to assert moral boundaries. Discursive strategies are systematically implemented through macrostructure (thematic), superstructure (schematic), and microstructure (semantic, syntactic, stylistic, and rhetorical). It is concluded that Bobo Digital acts as a subtle instrument of hegemony that directs children's thinking patterns to align with the norms and expectations of the adult world. ABSTRAK Majalah anak digital kini bertransformasi menjadi agen sosialisasi strategis yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga menanamkan nilai dan ideologi tertentu guna membentuk kognisi sosial serta karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi muatan ideologis dalam majalah Bobo Digital, dengan fokus pada identifikasi gagasan yang dibangun, mekanisme representasi, serta strategi diskursif yang digunakan untuk memengaruhi pembaca. Menggunakan paradigma kualitatif kritis melalui pisau bedah Analisis Wacana Kritis model Teun A. Van Dijk , penelitian ini mengkaji data tekstual dan visual dari rubrik fiksi serta nonfiksi sepanjang edisi tahun 2020. Temuan menunjukkan bahwa majalah ini secara konsisten memperjuangkan ideologi multikulturalisme, pelestarian lingkungan, kesadaran kesehatan (Covid-19), serta etika sosial. Secara operasional, ideologi tersebut dimanifestasikan melalui teknik representasi realitas dan misrepresentasi (seperti marginalisasi perilaku negatif) untuk menegaskan batasan moral. Strategi pewacanaan diterapkan secara sistematis melalui elemen makrostruktur (tematik), superstruktur (skematik), dan mikrostruktur (semantik, sintaksis, stilistik, retoris). Disimpulkan bahwa Bobo Digital berperan sebagai instrumen hegemoni halus yang mengarahkan pola pikir anak agar selaras dengan norma dan ekspektasi dunia orang dewasa.