Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tipologi Ukiran Rumah Adat Lontiok Desa Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar, Provinsi RiauTipologi Ukiran Rumah Adat Lontiok Desa Pulau Belimbing, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Setiawati, Sonia; Pratiwi, Eka Setia; Elmustian, Elmustian; Faziah, Hasnah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas tentang tipologi motif ukiran yang terdapat pada Rumah Adat Lontiok, tujuannya adalah untuk mengetahui makna yang ada pada setiap ukiran. Kemudian penulis berharap agar penelitian ini menjadi pengetahuan dasar khususnya bagi masyarakat Melayu agar mampu membangun minat generasi muda untuk mengamalkan dan menjaga nilai-nilai yang ada pada setiap makna ukiran dan membentuk karakternya. Adapun metode yang digunakan penulis pada penelitian ini yakni metode penelitian kualitatif pendekatan studi lapangan. Kemudian penulis mengamati objek yang hanya berfokus pada ukiran yang ada pada Rumah Adat Lontiok di Desa Pulau Belimbing. Pada metode penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan datanya berupa dokumentasi data, observasi, wawancara langsung. Lalu hasil yang ditemukan dari analisis ini adalah ukiran-ukiran yang ada pada objek kajian Rumah Adat Lontiok berisikan makna, hal ini juga merujuk pada ajaran syarriat islam dan juga berdasarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Pulau Belimbing.
Analysis of the Use of Standard and Nonstandard Words on Banners in Pekanbaru City, Bina Widya District Setiawati, Sonia; Pratiwi, Eka Setia; Faizah, Hasnah
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.4840-4853

Abstract

As the national language, Indonesian has rules and norms that must be followed, including the use of standard words in public media such as banners. However, in practice, many errors are still found in the use of words that do not conform to the Enhanced Spelling System (Ejaan yang Disempurnakan, EYD). This study aims to analyze the types of errors in the use of standard and nonstandard words on banners in Pekanbaru City, particularly in the Bina Widya District. This research employs a qualitative descriptive method using documentation and note-taking techniques. Data were collected by photographing and recording word errors on banners scattered throughout the research area and then analyzed based on the language rules outlined in the Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). The results of the study show that a significant number of nonstandard words are still found on banners, including errors in writing, spelling, and capitalization. A total of 18 nonstandard words were identified from 13 banners observed. These findings indicate that the public’s understanding of proper and correct use of the Indonesian language remains low. This study is expected to raise public awareness of the importance of using Indonesian accurately in public information media.