Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengenalan Dokumen Perjalanan Menggunakan Image Capture Camera pada Smartphone Android Destiyarto, Anggi; Kusumawardani, Sri Suning; Ferdiana, Ridi
Edu Komputika Journal Vol 5 No 2 (2018): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v5i2.27498

Abstract

Dokumen perjalanan merupakan syarat wajib yang harus dibawa oleh setiap orang ketika bepergian keluar negeri. Salah satu contoh jenis dokumen perjalanan antara lain paspor dan visa. Dokumen perjalanan tersebut akan selalu diperiksa oleh petugas imigrasi terkait, untuk dipastikan apakah dokumen tersebut sah dan masih berlaku. Penerbitan dokumen perjalanan itu sendiri dilakukan melalui prosedur tertentu. Pada setiap dokumen perjalanan mempunyai karakteristik yang membedakan dokumen satu dengan dokumen yang lain. Saat ini mesin pembaca dokumen yang digunakan oleh petugas untuk melakukan pengecekan adalah MRTD (Machine Readable Travel Document) yang dihubungkan dengan komputer. Mesin tersebut membaca informasi yang ada pada dokumen tersebut, antara lain nama, jenis kelamin, nomor paspor, tanggal lahir, dan sebagainya. Namun mesin tersebut tidak menyebutkan jenis dokumen apa yang dibaca. Pada penelitian ini, akan dilakukan pembacaan dokumen perjalanan dengan menggunakan smartphone android sebagai pengganti mesin MRTD. Memanfaatkan kamera pada handphone untuk menangkap citra dokumen, dan diolah dengan menggunakan text detection untuk mengetahui informasi pemegang dokumen dan jenis dokumen yang di-scan/capture. Pada penelitian ini juga menggunakan adaptive thresholding dalam mengolah citra yang ditangkap kamera. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kamera pada smartphone Android dapat digunakan untuk membaca dan menampilkan informasi pemegang dokumen perjalanan, baik itu visa maupun paspor. Penilitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif pembacaan dokumen yang lebih cepat dan dapat digunakan untuk pengawasan orang asing yang ada di Indonesia.
Pengenalan Dokumen Perjalanan Menggunakan Image Capture Camera pada Smartphone Android Destiyarto, Anggi; Kusumawardani, Sri Suning; Ferdiana, Ridi
Edu Komputika Journal Vol 5 No 2 (2018): Edu Komputika Journal
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukomputika.v5i2.27498

Abstract

Dokumen perjalanan merupakan syarat wajib yang harus dibawa oleh setiap orang ketika bepergian keluar negeri. Salah satu contoh jenis dokumen perjalanan antara lain paspor dan visa. Dokumen perjalanan tersebut akan selalu diperiksa oleh petugas imigrasi terkait, untuk dipastikan apakah dokumen tersebut sah dan masih berlaku. Penerbitan dokumen perjalanan itu sendiri dilakukan melalui prosedur tertentu. Pada setiap dokumen perjalanan mempunyai karakteristik yang membedakan dokumen satu dengan dokumen yang lain. Saat ini mesin pembaca dokumen yang digunakan oleh petugas untuk melakukan pengecekan adalah MRTD (Machine Readable Travel Document) yang dihubungkan dengan komputer. Mesin tersebut membaca informasi yang ada pada dokumen tersebut, antara lain nama, jenis kelamin, nomor paspor, tanggal lahir, dan sebagainya. Namun mesin tersebut tidak menyebutkan jenis dokumen apa yang dibaca. Pada penelitian ini, akan dilakukan pembacaan dokumen perjalanan dengan menggunakan smartphone android sebagai pengganti mesin MRTD. Memanfaatkan kamera pada handphone untuk menangkap citra dokumen, dan diolah dengan menggunakan text detection untuk mengetahui informasi pemegang dokumen dan jenis dokumen yang di-scan/capture. Pada penelitian ini juga menggunakan adaptive thresholding dalam mengolah citra yang ditangkap kamera. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kamera pada smartphone Android dapat digunakan untuk membaca dan menampilkan informasi pemegang dokumen perjalanan, baik itu visa maupun paspor. Penilitian ini diharapkan dapat dijadikan alternatif pembacaan dokumen yang lebih cepat dan dapat digunakan untuk pengawasan orang asing yang ada di Indonesia.
Pengujian Kegunaan Aplikasi APOA Menggunakan System Usability Scale untuk Mendukung Revolusi Industri 4.0 Destiyarto, Anggi; Kusumawardani, Sri Suning; Ferdiana, Ridi
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 3 No. 1 (2019): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-III Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v3i1.516

Abstract

Revolusi Industri 4.0 mengubah pola kebutuhan pengguna terhadap aplikasi. Penerapan teknologi informasi dalam kegiatan keimigrasian merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan untuk menjaga kedaulatan negara. Peningkatan sektor pariwisata dan perdagangan internasional telah membuat pengamanan orang asing menjadi lebih kompleks. Keamanan pada wilayah Indonesia menghadapi lebih banyak unsur kriminal, penyeberangan ilegal, identitas dan dokumen palsu, atau penyelundupan. Aplikasi Pengawasan Orang Asing (APOA) dibangun untuk memantau lalu lintas orang asing serta keberadaan dan kegiatannya di wilayah Indonesia. Keberadaan orang asing dapat dilaporkan dalam waktu 1x24 jam sejak orang asing tersebut mulai menginap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kegunaan dari aplikasi berbasis web yang telah diimplementasikan. Fokus survei penelitian ini adalah pengujian kegunaan aplikasi APOA yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pengujian kegunaan dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden, yang diproses menggunakan System Usability Score (SUS). Rata-rata skor SUS adalah 58,18 menunjukkan bahwa aplikasi APOA berada pada posisi marginal rendah. Ini berarti bahwa aplikasi belum dapat digunakan dan membutuhkan pengembangan lebih lanjut, namun masih diperlukan untuk responden sebagai sarana pelaporan orang asing. Skor SUS tertinggi adalah 77,5 berarti dapat digunakan dan yang terendah adalah 45,0 yang berarti tidak dapat digunakan.