Purwanto, n/a
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM PENGENDALIAN INTENSITAS CAHAYA MENGGUNAKAN TIRAI BLIND DENGAN KONTROLER PROPORSIONAL Putra, Kevin Hefayana; Purwanto, n/a; Siswojo, Bambang
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian intensitas cahaya pada ruangan berjendela merupakan solusi terbaik untuk mengatur sirkulasi cahaya dari luar yaitu cahaya matahari yang masuk. Jika terlalu sedikit cahaya matahari yang masuk maka ruangan akan lembab dan temaram jika terlalu banyak maka silau tidak baik untuk mata dan ruangan akan sangat panas. Oleh karena itu di skripsi ini penulis akan mendesain suatu sistem pengendalian intensitas cahaya. Pada penelitian ini dibuat suatu perekayasaan kondisi lingkungan untuk pengendalian intensitas cahaya menggunakan tirai blind. Sensor intensitas cahaya BH1750 membaca nilai lux intensitas cahaya yang masuk ke plant lalu aktuator motor dc menggerakkan tirai blind membuka atau menutup menyesuaikan. Kontroler Proporsional dipilih karena sederhana dan sudah efisien dalam mengendalikan plant. kontroler P menggunakan metode pertama Ziegler Nichols dan didapatkan parameter P yaitu Kp= 0,7. Pengendalian dirancang agar intensitas cahaya pada plant sesuai dengan setpoint yaitu 140 lux. Hasil pengujian terhadap keseluruhan sistem diperoleh error steady state sebesar 0.71 %. Percobaan saat plant diberikan gangguan sensor terhalang kertas putih membutuhkan recovery time 7.4 detik, sedangkan saat diberi gangguan cahaya tambahan membutuhkan recovery time selama 6.7 detik. Setelah mengalami gangguan kontroler Proporsional mampu kembali menuju keadaan steady state. Kata Kunci: intensitas cahaya, tirai blind, kontroler Proporsional, Ziegler-Nichols 1, sensor BH1750, Arduino UNO 328p
PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM KONTROL CASCADE SUHU DAN FLOW PADA PEMBAKARAN FURNACE DI PT. ALP PETRO INDUSTRY DENGAN PENGENDALI PID L. S. E. K., Agriesa; Rusli, Mochammad; Purwanto, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 5 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses pengolahan oli bekas secara garis besar meliputi proses pre-flash, thermal deasphalting dan hydrofinishing. Pada proses thermal deasphalting, terdapat proses distilasi yang bertujuan memisahkan fraksi-fraksi yang terkandung dalam oli bekas menjadi produk-produk yang dikehendaki berdasarkan titik didihnya. Proses distilasi meliputi pemanasan awal pada heat exchanger yang kemudian masuk ke tahap pemanasan lanjut pada furnace. Dalam pengoperasian furnace, suhu furnace harus dijaga pada suhu 350-375oC. Suhu ada furnace tidak boleh melebihi 385 oC untuk menghindari terjadinya cracking pada minyak. Salah satu gangguan dalam upaya pengendalian suhu furnace adalah laju aliran bahan bakar yang tidak menentu. Oleh karena itu diperlukan sistem kontrol yang dapat mengkoreksi gangguan yang muncul agar suhu dapat terjaga dengan kontroler PID. Dengan metode Ziegler-Nichols, diperoleh parameter PID pada pengendali suhu dengan nilai Kp = 0,602, Ti = 10, dan Td = 2,5 dan pada pengendali flow bahan bakar dengan nilai Kp = 3,7, Ti = 2.34, dan Td = 0,585. Dari hasil simulasi dengan setpoint 375oC, diperoleh respon suhu dengan settling time 250 detik dan error steady state 0,5% dan respon flow bahan bakar dengan setlling time 250 detik. Kata Kunci: Furnace, Suhu, PID ABSTRACT The process of used oil processing in general includes the process of pre-flash, thermal deasphalting and hydrofinishing. In the process of thermal deasphalting, there is a distillation process which aims to separate the fractions contained in used oil into the desired products based on their boiling point. The distillation process includes preheating on the heat exchanger which then goes into the advanced heating stage of the furnace. In furnace operation, furnace temperature must be maintained at 350-375 oC. The temperature of the furnace should not exceed 385 °C to avoid cracking of oil. One of the disturbances in the effort to control the temperature of the furnace is the erratic flow rate of fuel. Therefore, a control system that corrects the disturbance is required to keep the temperature maintained with the PID controller. With Ziegler-Nichols method, PID parameter is obtained at temperature controller with value Kp = 0,602, Ti = 10, and Td = 2,5 and at control of fuel flow with value Kp = 3,7, Ti = 2.34, and Td = 0,585 . From the simulation result with setpoint 375oC, temperature response obtained with settling time 250 second and steady state error 0,5% and response of fuel flow with setlling time 250 second. Keywords: Furnace, Temperature, PID
PENGENDALIAN SUHU DAN KELEMBABAN PADA SISTEM AEROPONIK UNTUK SAYURAN BAYAM BERBASIS ARDUINO Mochtar, Rozaq Maulana; Purwanto, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam sayuran diudara tanpa penggunaan tanah, nutrisi disemprotkan pada akar tanaman, air yang berisi larutan hara atau nutrisi disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang menggantung akan menyerap larutan hara yang diberikan. Dalam proses bercocok tanam dengan metode aeroponik suhu dan kelembaban menjadi faktor yang berpengaruh. Namun suhu dan kelembaban dapat berubah-ubah karena beberapa faktor, maka dengan dirancangnya alat menggunakan kontroler diharapkan mampu menjaga kestabilan suhu dan kelembaban secara konstan. Sehingga tidak mengganggu proses pertumbuhan dan dapat digunakan di berbagai waktu agar mendapatkan hasil yang maksimal. Arduino Uno digunakan sebagai alat pengendali. Penelitian ini menggunakan kontroler PID serta ON-OFF. Suhu dan kelembaban diatur sebesar 30ºC dan 70%, Perancangan kontroler PID pada suhu menggunakan metode Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem dengan nilai Kp=5,9, Ki=0,228, Kd=38,4. Kata Kunci: suhu, kelembaban , PID, ON-OFF, aeroponik.  ABSTRACT Aeroponics is a way to farm vegetables aerial without the use of soil, nutrients sprayed on plant roots, water containing nutrients or nutrient solution where it in the form of fog until about the roots of the plant. Plant roots hanging will absorb the nutrient solution is given. In the process of farming with the method of aeroponics temperature and humidity become an influential factor. But the temperature and humidity can vary due to several factors, then drummed with the tool using the controllers expected to maintain stability in constant temperature and humidity. So as not to interfere with the growth process and can be used at various times in order to get maximum results. Arduino Uno is used as a tool of control. This research uses a PID controller as well as the ON-OFF. Temperature and humidity set of 30 º C and 70%, the design of PID controller in the temperature using the Ziegler-Nichols method, the corresponding parameter values are obtained for the system with a value of Kp = 5.9, Ki = 0,228 Kd = 38.4. Keywords: Temperature, Humidity, PID, ON-OFF, Aeroponics
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN ALIRAN UDARA PADA WIND TUNNEL DENGAN UMPAN BALIK KECEPATAN ALIRAN UDARA MENGGUNAKAN KONTROLER PID Muhammad, Randy; Siswojo, Bambang; Purwanto, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wind tunnel atau terowongan anginadalah alat riset dikembangkan untuk membantudalam menganalisis efek angin yang bergerak ataudi sekitar objek padat. Untuk membangkitkanaliran udara pada wind tunnel yaitu dengan caramengatur putaran propeller pada fan yangdigerakkan menggunakan motor penggerak yangkemudian perubahan aliran udara tersebut dapatdikontrol dengan mengatur putaran propellerdengan kecepatan tertentu. Aliran udara tersebutdialirkan menggunakan propeller yang terpasangpada sebuah saluran tertutup berbentuk silinder.Dalam sebuah plant wind tunnel kecepatanaliran udara yang dihasilkan tidak selalu sesuaidengan nilai kecepatan yang diinginkan karenaadanya gangguan yang menghalangi putaranpropeller. Sehingga kecepatan aliran udara yangdihasilkan perlu dikendalikan secara elektrikdengan mengatur putaran propeller denganmemasang sebuah sensor air flow pada windtunnel.Solusi dari hal ini yaitu dengan mengendalikankecepatan putaran propeller melalui aktuator motorinduksi 3 fasa secara otomatis menggunakankontroler PID. Diharapkan dengan adanya sistempengendalian ini, error kecepatan aliran udara yangdihasilkan pada wind tunnel dapat dikurangi,sehingga kecepatan aliran udara yang dihasilkandapat sesuai pada nilai yang diinginkan. Dari hasilperancangan dan pengujian alat yang telahdilakukan, didapatkan parameter PID denganmetode Ziegler-Nichols 1 yang paling baik yaituKp=4,67; Ki=7,78; dan Kd=0,7005 dengan settlingtime 6,1 detik.Kata kunci- wind tunnel, PID, propeller,air flow, Arduino Mega, motor induksi 3 fasa