Untuk meningkatkan kapasitas produksi kilang minyak, PT PERTAMINA RU-VI Balongan bermaksud untuk melakukan penambahan beban listrik. Terkait dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk Melakukan studi penambahan beban dan pemindahan beban pada sistem eksisting akibat dari keterbatasan bus 20 kV dalam menanggung arus hubung singkat dengan melakukan analisis terhadap berberapa konfigurasi jaringan serta melakukan studi kelayakan dan rekonfigurasi bus serta penggunaan tenaga listrik dari sumber tambahan karena adanya kekurangan daya listrik yang dibutuhkan untuk memenuhi rencana pengembangan berberapa proyek agar dapat dioperasikan dengan aman. Pada kondisi sebelum ditambahkan beban, besar gangguan hubung singkat tiga fasa pada bus 20 kV yang mempunyai nilai arus gangguan 25 kilo Ampere adalah 26,54 kilo Ampere. Setelah ditambahkan beban adalah 29,916 kilo Ampere. Oleh karena itu perlu dilakukan konfigurasi terhadap bus 20 kV untuk mengurangi besarnya gangguan arus hubung singkat. Ada 3 macam rekonfigurasi yaitu peningkatan kapasitas panel menjadi 40 kA pembagian bus menjadi 2 daerah dan pembagian 3 daerah, dengan pembagian bus ini besarnya arus gangguan hubung singkat dapat dikurangi. Selain itu dilakukan simulasi starting motor menggunakan softwere ETAP untuk mengetahui besarnya kontribusi arus pada bus 20 kV ketika sedang dilakukan start Kata kunci: Rekonfigurasi bus, arus gangguan hubung singkat, simulasi starting motor  ABSTRACT To increase the production capacity of refineries, PT PERTAMINA RU-VI Balongan want to increase the electrical loads. Therefore the purpose of this research are to find out the addition of load and load transfer on the existing system as a result of the limitations of 20 kV bus in bear the short circuit current by conducting analysis of several network configuration and to conduct feasibility and reconfiguration bus and the use of electric power from additional source because the lack of electrical power that required to develop some plans of several projects in order to operate safely. Before the loads are added the three-phase short circuit fault on a 20 kV bus which has 25 kilo Ampere of fault current is 25,54 kilo ampere. After the loads are added is 29,916 kilo Ampere. Therefore it is necessary to configure the 20 kV bus to reduce the amount of short circuit fault. There are three kinds of reconfiguration, increase the capacity of busbar into 40 kA,  the division of the bus into two section and the division of the bus into three section, with the division of this bus, the amount of fault can be reduced. Besides that there are some simulations of starting motor using ETAP softwere to know the amount of current contribution on the bus 20 kV when the motor is started. Keywords: Bus Reconfiguration, short circuit fault, simulations of starting motor