Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis pengaruh financial distress, capital intensity, leverage, dan sales growth terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur tekstil tahun 2022 – 2024 Tumewu, James; Caroline, Elizabeth
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1048

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, capital intensity, leverage, dan sales growth terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur subsektor tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Desain/metodologi/pendekatan – Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik kausal-komparatif. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 12 perusahaan dengan total 36 observasi. Variabel tax avoidance diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), financial distress dengan Altman Z-Score, capital intensity dengan rasio aset tetap terhadap total aset, leverage dengan Debt to Asset Ratio (DAR), dan sales growth dengan pertumbuhan penjualan tahunan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial financial distress, capital intensity, dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan sales growth berpengaruh negatif signifikan. Secara simultan, keempat variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah sampel yang relatif kecil, periode pengamatan yang singkat, serta variabel independen yang terbatas pada aspek keuangan tanpa mempertimbangkan faktor eksternal seperti tata kelola perusahaan atau regulasi pajak. Implikasi – Implikasi penelitian memberikan masukan bagi manajemen perusahaan untuk lebih berhati-hati dalam mengelola pertumbuhan penjualan agar tidak menimbulkan praktik penghindaran pajak yang berlebihan, serta bagi regulator untuk memperhatikan faktor-faktor non-keuangan dalam merumuskan kebijakan pengawasan pajak. Kebaruan – Kebaruan penelitian terletak pada fokusnya pada subsektor manufaktur tekstil pasca-pandemi dengan data periode 2022–2024, yang mencerminkan kondisi ekonomi terkini dan kebijakan perpajakan terbaru. Penelitian ini juga mengintegrasikan empat variabel keuangan utama dalam satu model analisis, sehingga memberikan kontribusi empiris bagi literatur perpajakan dan manajemen keuangan di Indonesia.
THE INFLUENCE OF ENVIRONMENTAL PERFORMANCE, ENVIRONMENTAL COSTS, AND ENVIRONMENTAL DISCLOSURE ON FINANCIAL PERFORMANCE IN MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE (IDX) IN 2021-2023 Fatmawati, Durrotul; Tumewu, James
Income Vol 7 No 1 (2026): INCOME : Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/akuntansi.v7i1.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencermati pengaruh biaya lingkungan, kinerja lingkungan, dan pengungkapan lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor food and beverange yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis sejauh mana variabel-variabel tersebut berkontribusi terhadap keberhasilan finansial perusahaan, serta memahami hubungan antara pengungkapan informasi lingkungan dan kinerja keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi laporan keuangan tahunan dan laporan keberlanjutan selama tiga tahun terakhir (2021-2023). Data dianalisis menggunakan program statistik SPSS dengan pengujian model regresi dan pengujian hipotesis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan dan biaya lingkungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan kinerja lingkungan terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap performa keuangan perusahaan. Kinerja lingkungan juga terbukti berpengaruh positif terhadap performa keuangan perusahaan. Kesimpulannya, transparansi dalam pengungkapan lingkungan dan pengelolaan biaya lingkungan sangat penting untuk meningkatkan kinerja keuangan serta memperkuat keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini menegaskan bahwa pelaporan dan pengelolaan aspek lingkungan tidak hanya meningkatkan citra perusahaan di mata stakeholder, tetapi juga berkontribusi pada keberhasilan finansial jangka panjang.