Aini, Churil
Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efektivitas Arang Sekam Padi, Jerami Bakar dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonium L.) Aini, Churil; Wardiyati, Tatik
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 12 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1058

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura berjenis umbi lapis yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi. Ketersediaan bawang merah dalam negeri masih rendah dibandingkan kebutuhan akan bawang merah yang tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil bawang merah adalah penerapan teknologi yang sesuai dengan budidaya bawang merah yaitu penambahan pupuk organik. Penggunaan pupuk organik dapat diterapkan dalam upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah melalui perbaikan sifat fisik dan kimia tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arang sekam padi, jerami bakar dan dosisi pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.) telah dilaksanakan Maret-Mei 2017 di Kelurahan. Dadaprejo Kec. Martorejo, Kota Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, yaitu: Faktor 1 kontrol, Arang sekam, jerami bakar dan faktor 2 pupuk kandang ayam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5% dan apabila hasil uji berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan Uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi yang nyata antara perlakuan pemberian dosis pupuk kandang dengan bahan organik arang sekam padi dan jerami bakar pada bobot segar tanaman umur 40 dan 50 HST. Hasil panen yang paling tinggi didapat pada perlakuan dosis pupuk kandang ayam 15 ton/ha meningkatkan hasil panen lebih baik sebesar 45,27% dari perlakuan 0 ton/ha.