Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria
Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati untuk Mengurangi Dosis Pupuk Anorganik N dan P pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Pamungkas, Georgius Vicky Kurnia Sateria; Tyasmoro, Setyono Yudo
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 9 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1221

Abstract

Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) atau sweet corn merupakan komoditas pertanian yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena kondisi iklim di Indonesia yang sangat mendukung untuk pertumbuhan tanaman jagung manis. Salah satu kendala dalam budidaya jagung manis adalah menurunnya produktivitas lahan yang diakibatkan oleh penggunaan pupuk anorganik seperti N dan P yang berlebihan tanpa diimbangi dengan penggunaan pupuk organik. Oleh karena itu, agar dapat meningkatkan kesuburan tanah serta mengurangi penggunaan pupuk anorganik N dan P serta untuk mencapai pertumbuhan dan hasil produksi yang optimal, maka upaya yang dapat dilakukan ialah dengan pemberian pupuk hayati. Penelitian di-laksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2018 di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali dengan dua 2 faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk hayati  100 kg ha-1 (H100) yang dikombinasikan dengan perlakuan pupuk anorganik 300 N kg ha-1 + 150 P kg ha-1 (A100) memiliki hasil panen yang lebih optimal dibandingkan dengan perlakuan lainnya, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan pupuk hayati  100 kg ha-1 (H100) yang dikombinasikan dengan perlakuan pupuk anorganik 225 N kg ha-1 + 112,5 P kg ha-1 (A75). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk hayati  100 kg ha-1 (H100) yang dikombinasikan dengan perlakuan pupuk anorganik 225 N kg ha-1 + 112,5 P kg ha-1 (A75) selain dapat mengurangi penggunaan dosis pupuk anorganik juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis.