Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE, SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH, DAN KOMPETENSI SDM TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH Sunarmo, Agus Sunarmo; Widianingsih, Rini Widianingsih; Pratiwi, Umi Pratiwi; Hidayat, Taufik Hidayat
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 16 No 1 (2018): Volume 16, Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.718 KB) | DOI: 10.31603/bisnisekonomi.v16i1.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh penerapan prinsip-prinsip good governmentgovernance terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah, (2) pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah, dan (3) pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah. Data tanggapan 70 responden dari 28 sampel SKPD menunjukkan bahwa Penerapan Prinsip-prinsip Good Government Governance berpengaruh secara tidak signifikan terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah. Sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah. Hal tersebut menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia diperlukan untuk meningkatkan kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah.
DESAIN SKIMMER BOAT (KAPAL PENGAMBIL SAMPAH) DAERAH PERAIRAN SUNGAI DIKALIMANTAN TIMUR wulandari, Amalia Ika Wulandari; Setiawan, Wira Setiawan; Hidayat, Taufik Hidayat; fauzi, Arman Fauzi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.284 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i1.4087

Abstract

Jumlah sampah yang dibawa ke Tempat Pembungan Akhir (TPA) Manggar Balikpapan saat ini mencapai 305 m3 perharinya. Lebih dari itu, sering pula dijumpai sampah-sampah yang masih tersebar di muara-muara sungai,pelabuhan dan kawasan perairan lain yang tidak diketahui jumlahnya salah satunya di Sungai Klandasan Hilir. Maka masalah yang muncul adalah bagaimana mendesain suatu kapal yang dapat mengatasi penumpukan sampah di perairan sungai dan berapa ukuran utama yang sesuai untuk perairan sungai diKalimantan. solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi penumpukan sampah yang ada disungai yaitu dengan menggunakan bantuan Trash Skimmer Boat. Work Boat ini adalah salah satu jenis dari kapal khusus yang difungsikan untuk melakukan pengambilan sampah perairan baik sungai, danau, laut maupun kanal. Menggunakan metode Parent Design Approach dan dengan bantuan Software Maxsurf maka diperoleh ukuran utama sebesar LOA = 3 m, B =  2 m, T = 0,37 m, H = 0,7 m, B1 = 0,962 m, dan v = 6 knots. Bentuk dasar dari Trash Skimmer Boat ini berlambung pontoon catamaran yang dilengkapi dengan bak sampah dengan kapasitas 1 m3 dan  Setelah dilakukan survey data sampah, disarankan kapal ini dioperasikan sekali dalam seminggu selama 1 jam dengan fasilitas tambahan yaitu 1 bak penampungan sampah dan 1 unit  mini portable crane dengan kapasitas angkut sebesar 300 kg yang diletakkan pada dermaga titik akhir penampungan sampah dari sungai. Kata kunci: Sampah,Sungai Klandasan Hilir, Trash Skimmer Boat
PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE, SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH, DAN KOMPETENSI SDM TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH Sunarmo, Agus Sunarmo; Widianingsih, Rini Widianingsih; Pratiwi, Umi Pratiwi; Hidayat, Taufik Hidayat
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 16 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bisnisekonomi.v16i1.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh penerapan prinsip-prinsip good governmentgovernance terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah, (2) pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah, dan (3) pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah. Data tanggapan 70 responden dari 28 sampel SKPD menunjukkan bahwa Penerapan Prinsip-prinsip Good Government Governance berpengaruh secara tidak signifikan terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah. Sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah. Hal tersebut menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah dan kompetensi sumber daya manusia diperlukan untuk meningkatkan kinerja (manajerial) aparatur pemerintah daerah.
Daur Al Takayyuf Al Lughawī Fī Al Tarjamah Bayna Al Indūnīsiyyah Wa Al ‘Arabiyyah: Dirāsah Taqābuliyyah Naḥwiyyah Muchtar, Azmy Ali; Ahabi, Ibnie Syahid; Hidayat, Taufik Hidayat; Utsman, Soraiya Utsman
Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : STIQ Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.6336

Abstract

This study examines the importance of distinguishing between genitive constructions (iḍāfah) and descriptive phrases (na‘t) in Arabic-Indonesian translation and their impact on accuracy. It highlights structural and semantic differences between the two languages, which often lead to errors when translators misinterpret the relationships between phrases. Arabic relies on clear grammatical patterns such as possession and agreement, while Indonesian depends more on context and word order. The study finds that many translation inaccuracies stem from limited understanding of these distinctions and overreliance on literal translation. It emphasises the need for comparative linguistic analysis in teaching to help learners better recognise and apply these structures. Additionally, exposure to authentic texts is recommended to improve contextual awareness and translation sensitivity. The research also discusses the role of modern technology, including machine translation and artificial intelligence, in enhancing efficiency. However, it stresses that such tools cannot replace human expertise, as grammatical and contextual knowledge remain essential for evaluating and refining outputs. Overall, improving translation quality requires a balanced approach that integrates structural understanding, semantic awareness, practical training, and effective use of technological tools.