Qomar, Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA PERSEBARAN PERMUKIMAN PENDUDUK DI KECAMATAN TALIABU BARAT LAUT KABUPATEN TALIABU Qomar, Nur; Harudu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.092 KB) | DOI: 10.36709/jppg.v4i4.9307

Abstract

Pola pemukiman penduduk di suatu daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik daerahnya. Kondisi fisik yang dimaksud antara lain meliputi iklim, kesuburan tanah, dan topografi wilayah. Tujuan utaman dalam penelitian ini adalah 1) untuk mendiskripsikan pola permukiman penduduk di Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Taliabu, 2) untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pola permukiman penduduk di Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Taliabu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus (case study). Teknik pengumpulan yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) pola Persebaran Permukiman Penduduk di Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Taliabu yaitu berpola seragam karena nilai T ≥ 1,4 yaitu nilai T = 2,54 m dan berpola memanjang mengikuti jalan atau disebut dengan pola pemukiman linear. 2) faktor pola persebaran permukiman di Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Taliabu dipengaruhi oleh topografi yaitu masyarakan lebih memilih mendirikan permukiman dikawasan pesisir sebesar 67,3% dan dekat dengan jalan sebesar 56,4%; faktor penggunaan lahan yaitu masyarakat sebagian besar memanfaatkan lahan mereka sebagai lahan perkebunan sebesar 78,2% dan lahan pertanian sebesar 20%, faktor ketersediaan sumber air yaitu sumber air berasal dari PDAM sebesar 50,9% dan berjarak >31 m sebesar 54,5% dan ketersediaan sumber daya alam yaitu ketersediaan sumber daya alam sebagian besar berasal dari pertanian/perkebunan yaitu 96,4%.