Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Tensile Strength Of Round Bar A 6061 Friction Weld Joint Influenced By Changes Room Temperature Kido, Muhammad Ikram; Sugiarto, Sugiarto; Darmadi, Djarot B
SENATIK STT Adisutjipto Vol 5 (2019): Peran Teknologi untuk Revitalisasi Bandara dan Transportasi Udara [ISBN XXX-XXX-XXXXX-
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/senatik.v5i0.346

Abstract

Aluminum alloy is non-Ferro material that very difficult to amalgamate using fusion welding, so it requires friction method. Friction welding is process for connecting metals without melting (solid state process), Process merging between the rotating speeds of material forces cause heat friction and at somepoint can be able to melt the materials and melting process occurs. The study aim is to determine tensile strength results from friction weld joints due to changes in ambient temperature of room. Material test is Aluminum A6061. Friction welding uses a lathe with rotation speed of 1600 rpm. The length size of material is 80 mm and 120 mm, diameter 15 mm, Champer angle 15°, 65 bar friction force for 60 seconds, final compressive force 375 bar for 60 seconds and variations in ambient temperature namely room temperature (T0),125 °C,150°C. The A 6061 joint produces the highest tensile strength at temperature 150 oC (188 MPa).
Perubahan Sifat Mekanik Hasil Pengelasan Gesek Aluminium 6061 Akibat Perubahan Temperatur Lingkungan Kido, Muhammad Ikram; Sugiarto, Sugiarto; Darmadi, Djarot B.
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrm.2021.012.01.11

Abstract

Friction welding is a welding technique that utilizes heat due to surface friction between a rotating and pressing workpiece. This study aims to analyze the effect of environmental temperature variations on the mechanical properties of Al 6061 alloys, friction welding specimens with variations in room temperature (27ºC), 50 ºC, 75 ºC, 100 ºC, 125 ºC, and 150 ºC. Welding is carried out using a lathe with a rotation speed of 1600 rpm, a workpiece diameter of 15 mm, a champer angle of 15º, a friction force of 65 bar for 6 seconds, and a final compressive force of 325 bar for 60 seconds. Changes in mechanical properties in terms of tensile strength and hardness. The results showed that the higher working environment temperature produced greater tensile strength than Al 6061 friction weld joints. From macro-micro observations, it was found that specimens with large tensile strength (specimens welded at 100 ºC, 125 ºC, and 150 ºC) had a large area (Zpl) and finer granules when compared to specimens with small tensile strength (specimens welded at room temperature (27 ºC), 50 ºC and 75 ºC).
Analisis Keandalan Crusher pada PT. Semen Bosowa sebagai Dasar Penentuan Interval Waktu Perawatan Muhammad Arsyad Suyuti; Baso Nasrullah; M. Ali Chandra; M. Ikram Kido
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.256 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i2.1508

Abstract

Maintenance of machinery and production facilities are important things that must be done to ensurethe smooth production process. So far, PT Semen Bosowa Maros carries out regular maintenance based ontechnical instructions from machine suppliers which only show general matters without considering the actualoperating conditions. This research is aimed at planning the engine maintenance strategy of the Crusher unitbased on reliability analysis by considering the system reliability improvement target reliability. Downtime datafrom each subsystem / component is converted to time between failure data. Then the data distribution testing iscarried out to get the most appropriate distribution. Based on the data distribution parameters obtained, thereliability function of each subsystem / component can be determined so that the reliability value of eachsubsystem / component and the overall system for a certain time period can be calculated. The results showed thatthe failure or breakdown of the Crusher Unit during January 2012 - January 2014 the main causes weresubsystems / components 241.BC2 (Belt Conveyor 2), 231.BC2 (Belt Conveyor 2), 241.BC1 (Belt Conveyor 1),231 .GL1 (Grizzly Feeder Vibrating), 241.CR1 (Crusher 1) and 231.BC1 (Belt Conveyor 1) so that the allocationof reliability is focused on these subsystems / components. Next, a maintenance strategy is arranged in the form ofoptimal maintenance intervals to achieve the targeted system reliability.
SIMULASI AIR VEE-BENDING TERHADAP SPRINGBACK BERBAGAI JENIS MATERIAL Muhammad Ikram Kido; Asrul Hidayat; Muhammad Ali Chandra
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPeristiwa springback merupakan  suatu fenomena yang  terjadi akibat adanya proses relaksasi bahan yang dapat menimbulkan kerugian seperti  pengerjaan lanjut, dimensi benda kerja yang dihasilkan kurang presisi dan adanya biaya tambahan.  Oleh karena itu di perlukan simulasi komputer yang tepat untuk mempelajari peristiwa springback pada beragam jenis bahan pada teknik air vee bending. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh  springback pada baja , alumunium, dan juga stainless steel. Dimana pada penelitian ini menggunakan simulasi komputer   untuk  teknik air vee bending dengan menekuk plat secara three point bending. Set up yang dilakukan mengikuti standar ASTM E 190 (metrik) dengan Radius die, rd = 20 mm ,radius punch, rp = 12 ,die gap (w) = 21,2 mm. ukuran workpiece yakni  panjangnya 6 inchi , lebarnya 1,1⁄2 inchi dan tebalnya 3 mm. teknik pembentukan yang digunakan dalam simulasi ini yakni teknik dingin (pada room temperature). Dengan kecepatan pembebanan yakni  2.5 mm/menit. Model didesain dengan dua dies dan 1 workpiece serta memerlukan parameter proses dan desain. Berdasarkan hasil simulasi komputer diperoleh bahwa lembaran baja mengalami springback yang paling kecil dibandingkan dengan lembaran aluminium dan lembaran stainless steel.   Kata Kunci: air vee bending, deform simulation, springback.
Identifikasi Jenis Beban Listrik di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA Kota Makassar Mukhlisin, Mukhlisin; Chandra, Muhammad Ali; Kido, Muhammad Ikram; Fachrul, Muh.; Bongga, Peprianto
Joule (Journal of Electrical Engineering). Vol 5, No 1: Februari 2024
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/joule.v5i1.490

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan kegiatan industri yang pesat saat ini mengakibatkan kebutuhan dan pemakaian listrikyang terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan suatu identifikasi penggunaan beban listrik di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis kuantitatif deskriptif dengan menghitung dan mempresentasekan beban listrik yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober - Desember 2023. Teknik pengambilan data dilakukan dengan mengukur energi listrik yang digunakan dengan alat ukur KWH meter, tang ampere dan multitester digital. Data yang telah diperoleh selanjutnya dilakukan analisis secara kuantitaif kemudian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh informasi Beban listrik secara keseluruhan yang terdapat di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA diperoleh informasi sebesar 42.915,8 Watt atau 42, 9 kW. Penggunaan beban listrik yang paling besar di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA berada pada Ruang Workshop dengan persentase sebesar 47% dari total keseluruhan. Penggunaan energi Listrik di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA didominasi oleh beban mekanis sebesar 31.618 Watt atau 31, 6 kW.
Identifikasi Jenis Beban Listrik di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA Kota Makassar Mukhlisin, Mukhlisin; Chandra, Muhammad Ali; Kido, Muhammad Ikram; Fachrul, Muh.; Bongga, Peprianto
Joule (Journal of Electrical Engineering) Vol 5 No 1: Februari 2024
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/joule.v5i1.490

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan kegiatan industri yang pesat saat ini mengakibatkan kebutuhan dan pemakaian listrikyang terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan suatu identifikasi penggunaan beban listrik di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis kuantitatif deskriptif dengan menghitung dan mempresentasekan beban listrik yang digunakan. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober - Desember 2023. Teknik pengambilan data dilakukan dengan mengukur energi listrik yang digunakan dengan alat ukur KWH meter, tang ampere dan multitester digital. Data yang telah diperoleh selanjutnya dilakukan analisis secara kuantitaif kemudian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh informasi Beban listrik secara keseluruhan yang terdapat di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA diperoleh informasi sebesar 42.915,8 Watt atau 42, 9 kW. Penggunaan beban listrik yang paling besar di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA berada pada Ruang Workshop dengan persentase sebesar 47% dari total keseluruhan. Penggunaan energi Listrik di PT. Bosowa Berlian Motor Cabang KIMA didominasi oleh beban mekanis sebesar 31.618 Watt atau 31, 6 kW.
Mineral Water Cup Cap Removal Machine to Increase Productivity of plastic collector entrepreneurs: Mesin Pelepas Tutup Gelas Air Mineral untuk Meningkatkan Produktifitas  pengusaha pengepul pastik kido, muhammad ikram; Sunding, Alang; Arifin, Rukminih
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/610ag937

Abstract

Maros Limbah Solusindo merupakan pengepul limbah plastik skala mikro yang mengolah limbah kemasan gelas plastik air mineral yang dibeli dari pengepul keliling kemudian dibersihkan dengan cara melepas tutup kemasan dengan menggunakan cutter. Kapasita produsksi dengan cutter rata-rata 1.2 kg/jam sehingga belum mampu mengimbangi pasokan  bahan baku dari pengepul keliling. Untuk meningkatkan produktivitas, dirancang alat pelepas tutup gelas plastik dengan mekanisme  penggerak motor Listrik ¼ kw yang yang memutar amplas untuk melepas tutup gelas plastik. Implementasi alat ini meningkatkan kapasitas produksi  1,2 kg/jam menjadi 2,7 kg/jam sehingga setiap pekerja dapat memproduksi dari 240 kg/bulan menjadi 540 kg/bulan. Menurut mitra, alat ini sangat mudah untuk digunakan, lebih aman digunakan serta lebih cepat dalam proses produksi serta dapat meningkatkan keutungan 43,98%