Muhammad Arsyad Suyuti
Unknown Affiliation

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Sifat Mekanik Hasil Pengelasan SMAW dengan Akar Las Tig dan Las SMAW pada Pipa API 5L Muas M; Muhammad Arsyad Suyuti; Rasul Rasul; Patta Hajji
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.097 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i1.1590

Abstract

The purpose of this research is to know the mechanical properties of the welds due to the current variation of welding joint API 5L using TIG and SMAW welding root methods. Preparation of specimens of pipe API 5L PSL1 grade X56 (Ø 177.8 mm, length 200 mm, width 7 mm), then specimens preparation were made in a single V 600, root gap 2mm, root face 2mm. Filling the welding roots with TIG welding and SMAW using electrodes E7018 with a current variation 70A, 80A, 90A. Mechanical tests consist of tensile, bending and hard test. The results showed that the quality of a good TIG root weld at 70A, the highest tensile strength of the weld joint 52.27 kgf/mm2 (70A), the highest hardnest 164,217 HRB (90A), the bending strength 1.123,061 N/mm2 (70A) using face bend method and 1,172,959 N/mm2 with root bend. In SMAW root welding, the highest tensile strength 54.27 kgf/mm2 (70 A) , the highest hardnest  158.717 HRB (70 A), the highest bending strength 1.115,611 N/mm2 (70 A) using face bend method, and 1.161,748 N/ mm2 with root bend. 
Desain Prototipe Alat Press Tool untuk Pembuatan O-Ring Sistem Pneumatik Pria Gautama; Simon Ka’ka; Muhammad Arsyad Suyuti; Tri Agus Susanto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.961 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i2.1136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat prototipe alat press tool untuk memproduksi O-Ring dengan menggunakan sistem pneumatik yang dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Metode penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap perancangan meliputi gambar desain komponen menggunakan autodesk dan perhitungan komponen-komponennya. Tahap pembuatan yakni membuat part dari masing-masing komponen. Tahap perakitan yakni menyusun komponen-komponen sehingga menjadi alat yang utuh. Tahap pengujian yakni dengan uji coba alat dan pengambilan data. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni menghasilkan prototipe alat press tool O-ring dengan sistem pneumatik yang diberi kekuatan tekan maksimum 8 bar dan gaya penekanan selinder pneumatik sebesar 6280 N. Alat ini mampu memproduksi O-Ring Aluminium dengan ketebalan 0.5 mm rata-rata sebanyak 20. buah permenit, dalam proses produksinya tanpa memerlukan beban kerja operator yang tinggi.
Rancang Bangun Alat Cetak Material Komposit Dengan Sistem Tekan Muhammad Arsyad Suyuti; Arthur H. Razak; Pria Gautama; M. A. Murtadha; D. H. Wahyuningsi; Wiranto Wiranto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 20, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.185 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v20i1.3485

Abstract

The use of composite materials is growing rapidly because it’s have several advantages including easy to form, low density, and abundant availability. This matter encourages composites as substitute metals in various products. The purpose of this research is to make a press tool to form composite panel. The research method is carried out through several stages. The first stage, namely the design process by making sketches or drawings of press tools using Autodesk Fusion software. The second stage is the manufacturing process; components that are not standard were made by machining processes as needed refer to drawings design. The third stage, namely the assembly process, combining each component into a mutually supportive form as planned. The last stage is testing the press tool. At this stage the press tools equipment was tested by pressing eceng gondok (Eichhornia crassipes) fiber to become composite panels. Press tools can make composite panels with thicknesses ranging from 3.67 mm until 4.4 mm. The size of the composite panel follows the size of the mold.
RANCANG BANGUN AUTOMATIC PRESS TOOL UNTUK BLANKING CETAKAN KUE Muhammad Arsyad Suyuti; Ahmad Zubair Sultan; Muhammad Ardiansyah; Rezky Aryadi Mihdar; Gede Yudi Swastika
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.62 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i2.2078

Abstract

Press tools can produce products in bulk with uniform quality and short time. The automation system applied to this press tool is a system to help channel metal plates to the press tool automatically called a feeder so that it can be called an automatic press tool. The technique that will be applied in this press tool is blanking technique. Blanking is a product of forming results that is used and is produced from one single cutting process with all forms of contour being cut in full, or the result of gradual cutting with the press tool. This research aims to design and prototype an automatic press tool to produce cake mold blanking using a pneumatic system that can work more effectively and efficiently. The research method was carried out in several stages, namely the design phase, the manufacturing stage, the assembly stage and the data analysis. The results obtained from this study produce automatic press tool blanking cake molds with a pneumatic system that is given a maximum compressive strength of 8 bars and a pressure force of 6280 N. This tool is able to produce aluminum blanking results on average of 17 to 18 pieces per minute without requiring a load high operator work.
Rancang Bangun Simpel Press Tool untuk Bending V Bottoming Muhammad Arsyad Suyuti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.306 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v13i2.1150

Abstract

Perkembangan industri manufaktur sekarang ini sangat pesat sehingga berdampak pada semakin besarnya tuntutan terciptanya berbagai alat dan perkakas bantu produksi yang mempunyai kemampuan untuk menghasilkan produk secara massal. Press tool (punch dan dies) merupakan salah satu teknologi permesinan yang mampu memproduksi produk secara massal. Penggunaan press tool sangat efektif dan efisien untuk memproduksi produk secara massal dengan bentuk, ukuran dan kualitas yang seragam serta waktu produksi yang cepat tanpa mengurangi kualitas produk yang dihasilkan. Dalam aplikasinya press tool dapat menghasilkan beragam produk sesuai dengan desain punch dan dies yang diinginkan. Proses pembentukan berupa bending V merupakan salah satu aplikasi dari penggunaan press tool. Dari hasil rancang bangun press tool bending V bottoming dapat digunakan sebagai alat bantu bending V untuk produk atau komponen berukuran kecil dimana lebar garis bending maksimum 50 mm, tebal lembaran dasar material pelat 0 s.d 6 mm dan radius sudut tekuk 2, 4 dan 6 mm
Pengaruh Variasi Arah Susunan Serat Sabut Kelapa terhadap Sifat Mekanik Komposit Serat Sabut Kelapa Muhammad Arsyad; Muhammad Arsyad Suyuti; Muh Farid Hidayat; Armila Sahi Pajarrai
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.038 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i2.1128

Abstract

Serat sabut kelapa merupakan salah satu material serat alami atau biokomposit yang bersifat organik yang memiliki banyak kegunaan dan sangat mudah didapatkan di Indonesia.Penggunaan material serat sabut kelapa masih dalam kategori limbah yang belum banyak dimanfaatkan oleh skala industri sehingga perlu adanya pemanfaatan fiber berpenguat serat alami. Pemanfaatan serat alami tersebut dilakukan dengan pembuatan komposit melalui pencampuran antara resin polyester Yukalac® 157 BQTN-EX,serat sabut kelapa, dan katalis MEKPO (methyl ethyl keton peroxide). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh arah penyusunan serat terhadap sifat mekanik (kuat tarik, dan kuat lentur) komposit serat sabut kelapa, dan mengetahui kemungkinan serat sabut kelapa sebagai bahan pengisi komposit digunakan untuk pembuatan material kapal. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan komposit jenis lamina dengan melihat variasi arah serat sabut kelapa sejajar 0˚, 0˚, sejajar 0˚, 45˚, sejajar 0˚, 90˚, dan komposit tanpa serat. Setelah pembuatan komposit kemudian diuji tarik sesuai standar ASTM D 638-02, dan diuji lentur sesuai standar ASTM D 790-03 sebanyak tiga kali pengujian setiap variasi arah serat. Hasil analisa data diolah secara statistik menggunakan metode deskriptif, dimana semua data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Adapun hasil perhitunganyang telah dilakukandidapatkan nilai rata-rata tegangan uji tarik komposit serat sabut kelapa yang optimal ialah arah sejajar 0˚, 0˚ sebesar 14,34 N/mm², dan untuk tegangan lentur komposit serat sabut kelap yang optimal ialah arah sejajar 0˚, 45˚ sebesar 23,34 N/mm². Dari hasil perhitungan tersebut, nilai kekuatan sesuai standar Badan Klasifikasi Indonesia masih jauh dari nilai yang didapatkan.
Desain dan Analisis Alat Bending V Sistem Hidro Pneumatik Muhammad Jufri Dullah; Muhammad Arsyad Suyuti; Sudarman Sudarman; Mariam Mariam; Muh Azwar Arham
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 17, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.916 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v17i2.2079

Abstract

The design of the pneumatic hydro system V bending tool serves as an alternative tool for bending plates replacing the manual bending method which is widely used in the industrial community, especially machining workshop workshops today. In this design the hydraulic jack bender is driven by a pneumatic cylinder so that the workload of the operator is lighter. As for the results of this design and analysis, a V bending tool with 750 mm frame height, 650 mm frame width, 150 mm hydraulic stroke length, and 5 mm diameter spring pull wire are obtained. In addition, the punch angle is 85o and the punch radius is 1.5 mm while the die angle is 85o, the width of the V die is 33 mm and the bending line capacity is 300 mm. The punch and die material chosen is steel AISI 1045.
Analisis Keandalan Crusher pada PT. Semen Bosowa sebagai Dasar Penentuan Interval Waktu Perawatan Muhammad Arsyad Suyuti; Baso Nasrullah; M. Ali Chandra; M. Ikram Kido
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.256 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i2.1508

Abstract

Maintenance of machinery and production facilities are important things that must be done to ensurethe smooth production process. So far, PT Semen Bosowa Maros carries out regular maintenance based ontechnical instructions from machine suppliers which only show general matters without considering the actualoperating conditions. This research is aimed at planning the engine maintenance strategy of the Crusher unitbased on reliability analysis by considering the system reliability improvement target reliability. Downtime datafrom each subsystem / component is converted to time between failure data. Then the data distribution testing iscarried out to get the most appropriate distribution. Based on the data distribution parameters obtained, thereliability function of each subsystem / component can be determined so that the reliability value of eachsubsystem / component and the overall system for a certain time period can be calculated. The results showed thatthe failure or breakdown of the Crusher Unit during January 2012 - January 2014 the main causes weresubsystems / components 241.BC2 (Belt Conveyor 2), 231.BC2 (Belt Conveyor 2), 241.BC1 (Belt Conveyor 1),231 .GL1 (Grizzly Feeder Vibrating), 241.CR1 (Crusher 1) and 231.BC1 (Belt Conveyor 1) so that the allocationof reliability is focused on these subsystems / components. Next, a maintenance strategy is arranged in the form ofoptimal maintenance intervals to achieve the targeted system reliability.
ANALISIS PENENTUAN INTERVAL WAKTU PERAWATAN FINISH MILL BERDASARKAN DOWNTIME PADA PT. SEMEN TONASA Muh Rusdi; Muhammad Arsyad Suyuti; Aditya P H; Suryono Suryono
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 15, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.852 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v15i1.1174

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengolah data downtime dari masing-masing subsitem atau komponen, yang diubah menjadi data waktu antar kegagalan. Kemudian dilakukan pengujian data distribusi untuk mengetahui distribusi yang sesuai. Berdasarkan parameter yang diperoleh dapat digunakan untuk menentukan fungsi keandalan masing-masing subsistem atau komponen. Sehingga, nilai keandalan setiap komponen pada periode waktu tertentu dapat dihitung. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kegagalan utama Unit Finish Mill selama bulan Maret 2010 – Maret 2013 adalah komponen atau subsistem 419BE01, 421BE01, 419WF01, 419FM01, 419AP01, 419FG03, 419SC01, 419FA07, 419OP01, 419AS02, 419OP10, 419BC01, 419FG04, 421GA01, 419MD02, 419OP06, 418PC07. Sehingga kehandalan difokuskan pada komponen atau subsistem tersebut, selanjutnya dilakukan penyusunan interval waktu perawatan sebagai strategi perawatan secara grup untuk mencapai kehandalan sistem yang ditargetkan.
Rancang Bangun Prototipe Alat Metal Forming Sirip Roda Besi Traktor Tangan Muhammad Arsyad Suyuti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 13, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.033 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v13i1.1142

Abstract

Penggunaan teknologi mekanisasi pertanian oleh petani saat ini sangat pesat perkembangannya mulai dari pekerjaan membajak sawah sampai panen. Salah satu pengembangan penerapan mekanisasi pertanian adalah penggunaan teknologi tepat guna traktor tangan menggantikan tenaga manusia maupun ternak dalam membajak lahan kering maupun lahan basah. Dengan meningkatnya penggunaan alat mekanisasi pertanian dari petani berdampak pada adanya kubutuhan pemeliharaan dan perbaikan alat-alat mekanisasi tersebut. Hal ini memicu berkembangnya bengkel-bengkel sampai pada pelosok-pelosok pedesaan khususnya bengkel pabrikasi pengelasan dan bengkel perawatan motor diesel/bensin. Traktor tangan merupakan salah satu alat mekanisasi pertanian yang banyak membutuhkan perawatan dan perbaikan setelah dipakai beberapa lama. Salah satu komponen traktor tangan yang sering membutuhkan perawatan dan perbaikan adalah sirip roda besi. Perawatan sirip roda besi dilakukan dengan mengganti semua siripnya. Kendala yang dihadapi bengkel las adalah suku cadang sirip roda besi ini sangat sulit didapatkan di daerah-daerah pedesaan sehingga bengkel-bengkel las harus membuat dengan cara tradisional, dengan cara tradisional tersebut membutuhkan waktu pembuatan yang sangat lama dengan kualitas yang kurang baik. Tujuan khusus dalam penelitian ini yaitu untuk merancang dan membuat alat bantu produksi untuk pembentuk sirip roda besi traktor tangan. Sedangkan target yang sudah dicapai dalam penelitian ini antara lain: a) perancangan konstruksi alat metal forming, b). pembelian bahan yang dibutuhkan, c). pembuatan komponen, d) perakitan alat metal forming untuk sirip roda besi traktor tangan, e). pengecatan dan f). persiapan bahan daun sirip roda traktor untuk pengujian alat metal forming tersebut.Kesimpulan yang dapat ditarik dari kegiatan penelitian ini adalah telah dihasilkan satu unit prototipealat metal forming untuk pembentukan daun sirip roda traktor. Alat ini terdiri dari tiga sub rakitan yaitu 1). rangka 2). sumber tenaga/baban dan 3) die set pembentuk. Alat metal forming sirip roda yang dihasilkan menggunakan penekan sistem dongkrak hidrolik dengan kapasitas 50 ton. Alat ini mampu membentuk sirip roda traktor dari material pelat ketebalan 2,5 mm. Ukuran sirip roda traktor yang dihasilkan 265x80x45 mm pada tingkat kepresisian sedang. Setiap sirip roda traktor dapat dibentuk dalam waktu yang cukup singkat maksimum 34 detik.